<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-4679129560666021884</id><updated>2012-01-31T06:42:55.744+07:00</updated><category term='Terjemahan'/><category term='IWROTE'/><category term='3rd Party'/><title type='text'>s o n i c f i s t</title><subtitle type='html'>was grabbing his mic but ending up writing it</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://sonicfist.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4679129560666021884/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sonicfist.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>Sonicfist</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11178176864851064766</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>29</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4679129560666021884.post-1902562401534497287</id><published>2011-08-02T15:23:00.005+07:00</published><updated>2011-08-02T15:37:22.083+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='3rd Party'/><title type='text'>Default Amerika, Runtuhnya Sistem Kapitalisme?</title><content type='html'>&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Tulisan saya sebelumnya menyinggung &lt;a href="http://sonicfist.blogspot.com/2011/06/syaikh-imran-hosein-masa-depan-politik.html"&gt;Default (gagal bayar)&lt;/a&gt; AS. Kini kekuatan politik AS antara DPR nya yang &amp;nbsp;dikuasai republikan dan eksekutif (Obama) yang merepresentasikan demokrat, sedang tarik ulur. Kubu republik takut jika kebijakan ini menjadi keuntungan Obama untuk pemilu selanjutnya. Whatever para syetan bertengkar memperebutkan harta dan kekuasaan. Kapitalisme tetap diambang kehancuran&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jakarta - Negara adidaya itu (AS) kini terancam default atau gagal bayar utang. Wacana ini akan semakin terbukti, manakala dalam rapat parlemen AS, partai oposisi Republik tidak menyetujui kesepakatan menaikan plafon hutang AS.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi ini juga mengindikasikan bahwa nasib ekonomi AS kian di tepi jurang krisis terhebat setelah perang dunia II.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi demikian juga mempertontonkan bahwa sistem ekonomi kapitalistik yang menghambakan diri pada pasar modal dan surat berharga (spekulasi moneter) tak mampu mengakar kuat, getas dan mudah runtuh oleh keserakahan para spekualan di pasar uang.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekeroposan landasan ekonomi moneter ini, pun menunjukkan serta membuka mata khalayak dunia, bahwa pasar uang, adalah sistem ekonomi yang ter-segregasi dari sektor riil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena pilar ekonomi pasar uang, hanya mengandalkan spekulasi dan transaksi yang bersifat un-tangible (tak-berwujud).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akan tetapi, bila sedikit saja menuai gonjangan, maka sentimen negatif dari pasar uang, dapat menimbulkan sekian rupa masalah dalam sistem riil ekonomi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Krisis ekonomi 1998, krisis global 2008 dan ancaman default AS saat ini, adalah realitas yang turut menelanjangi superioritas ekonomi kapitalisme yang moneter-minded.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam pilar ekonomi pasar uang, kita sulit menemukan wujud atau implikasi nyata terhadap sektor riil, berupa investasi langsung yang berdampak pada perluasan lapangan kerja, dan penurunan tingkat kemiskinan secara sistematis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan gambaran demikian, maka kiblat ekonomi yang lebih mendalkan sektor pasar uang, tidak relevan lagi menjadi pilar ekonomi suatu negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau pun tetap dipertahankan, maka paradigma peruntukkannya harus jelas, yakni dalam bentuk investasi langsung yang berdampak riil pada ekonomi suatu negara. Bukan semata menyediakan ruang bagi para kartel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ini, seluruh bangun wacana optimisme pemerintah terhadap ekonomi Indonesia, adalah berdasarkan mengalir_derasnya modal asing ke Indonesia (capital inflow).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arus modal tersebut sudah pasti dalam bentuk surat-surat berharga negara (SBN) dan investasi asing langsung (foreign direct investment).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Derasnya arus modal portofolio global ke Indonesia jelas membawa manfaat, tetapi juga risiko.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan meningkatnya pasokan devisa, rupiah menguat dan akan menurunkan inflasi, sumber pembiayaan anggaran pemerintah lebih murah, dan tersedianya sumber pembiayaan untuk investasi di dalam negeri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun alas ekonomi yang demikian, cukup riskan, manakala sewaktu-waktu terjadi spekulasi global atau kembalinya modal asing tersebut secara mendadak (sudden reversal). Maka akan menimbulkan goncangan berarti yang tentu bisa berdampak pada sektor ekonomi lain secara masif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya, jika kiprah ekonomi pasar uang tidak terlalu besar berdampak pada riil ekonomi, maka keberadaannya dalam konstelasi perekonomian suatu negara patut ditinjau kembali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hal demikian patut dipertimbangkan, dengan melihat kondisi ekonomi Amerika saat ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Negara adidaya itu terancam bangkrut, akibat besarnya tanggungan hutang serta sentimen negatif pasar uang yang berakibat pada negara gagal atau bangkrut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kondisi demikian juga sekaligus menggambarkan bahwa, rezim kapitalisme yang selama ini dikomendani AS, terancam gagal total dalam dalam menunjukkan kemampuannya dalam memperkuat ekonomi suatu negara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan demikian, maka sudah saatnya kita kembali pada paradigma ekonomi yang lebih berkeadilan. Paradigma ekonomi yang lebih melihat aspek kesejahteraan suatu masyarakat sebagai urat dan akar ekonomi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Artinya, kita mesti bergeser dari paradigma capital-intrest ke paradigma human-intrest. Karena kebangunan ekonomi bukan modal an sich. Tapi lebih pada paradigma welfere state yang di dalamnya ada manusia sebagai suatu entitas jamak perlu disejahterakan dengan keadilan ekonomi. Semoga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tulisan&amp;nbsp;Laurens Bahang Dama / Opini Detik.com&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Komentar:&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Tidak ada pernyataan implisit sistem alternatif untuk menggantikan sistem ekonomi kapitalis ini. Kapitalisme mengalami kebuntuan justru di dalam intinya yakni sistem politik ekonomi nya yang darinya (baca: kapital) sistem setan ini mendapat istilah (baca;kapitalisme). Namun melihat geliat ekonomi syariah, walau tidak dalam bentuk implementasi yang paling puritan dari celupan kapitalisme, tahulah sistem alternatif apa yang harus dilirik semua orang. Besok generasi kita akan tahu kapitalisme sudah RIH (rest in hell).&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4679129560666021884-1902562401534497287?l=sonicfist.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sonicfist.blogspot.com/feeds/1902562401534497287/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sonicfist.blogspot.com/2011/08/default-amerika-runtuhnya-sistem.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4679129560666021884/posts/default/1902562401534497287'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4679129560666021884/posts/default/1902562401534497287'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sonicfist.blogspot.com/2011/08/default-amerika-runtuhnya-sistem.html' title='Default Amerika, Runtuhnya Sistem Kapitalisme?'/><author><name>Sonicfist</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11178176864851064766</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4679129560666021884.post-2895305612560566585</id><published>2011-06-13T14:59:00.006+07:00</published><updated>2011-06-20T14:05:53.904+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='IWROTE'/><title type='text'>Syaikh Imran Hosein: Masa Depan Politik Ekonomi Islam</title><content type='html'>11 Juni ba'da Isya di Masjid Raya Bogor, sangat singkat sekali – karena mungkin paginya sudah memberikan kuliah umum di Kampus Ibn Khaldun, Bogor – , seorang ulama kelahiran Trinidad &amp;amp; Tobago keturunan India, Syaikh Imran Hosein, berbagi ilmu soal masa depan Islam. Yang kemudian menukik ke subyek masa depan politik ekonomi Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari paparannya yang langsung point to point, disebutkan bahwa salah satu cara Zionis untuk menguasai dunia adalah dengan menciptakan kediktatoran keuangan (monetary dictatorship) yakni antara lain dengan cara memaksa negara-negara di dunia untuk tunduk terhadap lembaga keuangan internasional seperti IMF (International Monetary Fund). Dimana IMF adalah alat untuk menciptakan kediktatoran keuangan terhadap negara-negara di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IMF, dalam perkembangannya hingga saat ini, kemudian menjalankan kebijakan pelarangan penggunaan uang emas. Inilah yang beliau nyatakan sebagai salah satu bentuk kesyirikan. Dimana Alloh dan Rasul Nya mengatur dan memerintahkan penggunaan Emas dan Perak sebagai alat tukar, namun IMF melarangnya – mengharamkan apa yang Alloh halalkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih soal kesyirikan dalam konteks ekonomi ribawi, beliau menyebutkan bahwa dikarenakan uang kertas (Fiat Money) diciptakan dari ketiadaan (created from nothing), dan salah satu fungsi uang adalah sebagai alat penyimpan kekayaan (store of value), maka tidak lain bisa dikatakan uang kertas ini menciptakan kekayaan dari ketiadaan. Padahal hanya Alloh-lah yang berhak menciptakan kekayaan dari ketiadaan dan kekayaan hanyalah milik Alloh yang Alloh izinkan penggunaannya kepada manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini adalah hal yang menarik dimana beliau berhasil menggarisbawahi dimensi tauhid dalam konteks ekonomi ribawi. Dimana dari dua contoh paparan fakta uang kertas diatas secara jelas terlihat sisi syirik uang kertas. Saya kira ini cara pandang unik dan spesial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsekuensi dari fakta bahwa uang kertas diciptakan dari ketiadaan adalah mereka yang memproduksinya (bankir) menguasai kekayaan yang bukan muncul dari hasil jerih payah (keringat) karena bekerja. Sedangkan disisi lain uang kertas ini digunakan untuk memberikan nilai pada jerih payah riil dari masyarakat luas. Karena ternyata faktanya uang ini tidak bernilai secara intrinsik (terkandung nilai didalam fisik uang itu), penggunaan uang kertas sebagai pemberi nilai terhadap jerih payah kegiatan ekonomi masyarakat luas bisa dikatakan sebagai bentuk eksploitasi terhadap mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apalagi kita mengetahui bahwa para bankir (dengan otoritas Negara) mampu menurunkan nilai uang kertas (men-devaluasi) untuk kepentingan tertentu (misal untuk menjaga "kesehatan ekonomi pasar") yang akhirnya merugikan pemegangnya. Ini bisa dikatakan seolah secara tidak langsung para bankir ini tidak hanya memiliki memiliki kekuatan untuk menciptakan kekayaan dari &lt;i&gt;nothing &lt;/i&gt;tapi juga memiliki kekuatan untuk&amp;nbsp;melenyapkan &amp;nbsp;kekayaan yang mereka ciptakan (men-devaluasi nilai).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Itulah mengapa Syaikh Imran Hosein menyebutnya sebagai alat pencurian kekayaan yang dilegalkan (instrument of legalized theft of wealth). Dikatakan dilegalkan karena penggunaan uang kertas diatur oleh Undang-undang Negara; dipaksakan hukum dan penerapannya dikawal Polisi (penegak hukum); sampai perlu dinyatakan tertulis diatas nya sebagai “Alat Pembayaran Yang Sah” (cek uang rupiah di sakumu) – seperti seolah sudah mengantisipasi kemungkinan munculnya pertanyaan-pertanyaan bahwa uang ini tidak bernilai, hanya dicetak dengan angka diatasnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IMF sebagai alat yang digunakan Zionis untuk menciptakan kediktatoran moneter yang menguasai seluruh negara di dunia, tentunya dikendalikan oleh think thank Zionis yang mengetahui persis pentingnya Emas dan Perak dalam politik ekonomi sebagai alat tukar (Uang). &amp;nbsp;Nah Zionis Israel yang berada di belakang IMF sangat memiliki kepentingan untuk menguasai Emas &amp;amp; Perak. Tanpa ragu Syaikh Imran Hosein berani menyatakan bahwa Zionis Israel BESOK akan menggunakan Emas dan Perak sebagai uang!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walaupun ia tidak menjelaskan apa tanda-tandanya dengan kata kiasan besok yang saya kira digunakan untuk menandakan kesegeraan atau dalam waktu dekat, namun secara nyata kita seharusnya sudah bisa memahaminya jika sedikit mengikuti berita.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Antara lain ada kecenderungan bahwa Zionis Israel atau siapapun yang berambisi menguasai dunia, mengakusisi deposit Emas &amp;amp; Perak dalam jumlah besar. Meraka banyak berinvestasi dalam bentuk Emas. Mereka memiliki kekuasaan untuk memproduksi uang kertas, yang diciptakan dari ketiadaan (nothing), lalu mereka beli / akusisi deposit Emas &amp;amp; Perak dengan uang kertas itu! Mereka mengumpulkannya sambil menunggu saat yang tepat untuk memulai penggunaan Emas &amp;amp; Perak sebagai uang. Dan waktu yang tepat itu semakin dekat!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu alasan mengapa semakin dekat adalah soal kebangkrutan keuangan Amerika yang mana hutangnya kalau tidak salah sudah melebihi 400% dari cadangan devisanya aka harus nombok. Tidak hanya itu, baru-baru ini Cina sebagai salah satu kreditur terbesar Amerika, menyatakan bahwa Amerika gagal bayar (kebetulan baca Kompas 11 Juni 2011), alias hampir bisa dikatakan tidak akan mampu membayar hutang-hutangnya (dalam bentuk surat hutang / obligasi dsb).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tentunya fakta soal kondisi keuangaan Amerika diatas bisa dikatakan pintu kehancuran keuangan dunia juga, karena uang kertas Dollar Amerika masih dijadikan pegangan oleh sebagian besar negara di dunia. Artinya jika Amerika ambruk dengan Dollar-nya, siapapun yang terkoneksi dengan Dollar akan ambruk. Dimana kemungkinan terburuknya adalah lenyapnya kekayaan secara instan dan secara luas / masif (karena ambruknya nilai-nilai fiktif yang dikandung uang kertas Dollar). Ini &amp;nbsp;akan menciptakan kemiskinan instan yang masif pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di titik ini, mereka yang menggunakan Emas &amp;amp; Perak akan bertahan, tidak hanya bertahan tapi bisa dikatakan sekali lagi menang! Ya sekali lagi menang jika mereka yang kemudian memberlakukan Emas &amp;amp; Perak adalah mereka yang menciptakan konsep uang kertas dari awal sampai ambruknya. Yang mana pada rentang waktu ini mereka berhasil mencuri kekayaan, sombong menjadi menandingi kuasa Tuhan dengan menciptakan kekayaan dari ketiadaan. Lalu mereka mencoba menghindari malapetaka yang mereka ciptakan sendiri. Persis seperti Setan yang berlepas diri setelah menciptakan kerusakan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk melepaskan diri dari kediktatoran moneter sekaligus penjajahan politik ekonomi ini, satu solusi yang beliau kemukakan adalah soal pembentukan Pasar Mikro yang disitu secara eksklusif digunakan uang riil atau Emas &amp;amp; Perak / Dinar &amp;amp; Dirham. Di pasar tersebut masyarakat hanya membeli dan menjual barang dagangan dengan menggunakan Uang Sunnah, begitulah Imran Hosein mengistilahkan uang Dinar &amp;amp; Dirham. Konsep Pasar Mikro ini hendaknya dibangun di pedesaan dimana secara cepat harus direplikasi daru satu desa ke desa lainnya karena tentunya mereka yang menentang Quran dan Sunnah akan menghalang-halangi gerakan ini. Sebenarnya konsep ini sudah mulai dikembangkan oleh beberapa pihak semisal oleh &lt;a href="http://www.geraidinar.com/"&gt;Gerai Dinar.&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saat ditanya bagaimana jika kemudian terjadi konfrontasi antara pihak status quo pendukung ekonomi ribawi &amp;nbsp;– yang tentunya bisa diback up Negara sebagai institusi hukum yang memberlakukan uang kertas – dengan pihak gerakan Uang Sunnah dalam proyek pembangunan Pasar Mikro ini, beliau hanya menyatakan bahwa itu tidak bisa dihindari (unavoidable). Mereka yang memperjuangkan Quran &amp;amp; Sunnah akan senantiasa bentrok dengan mereka yang menentangya. Saya suka hal ini. To the point, fearless. Bisa dikatakan beliau bukan tipe ulama apologetik yang suka menutupi-nutupi dalil agar terlihat ramah dan dikategorikan "muslim moderat" walau harus mengkhianati kebenaran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal kemungkinan kekurangan Emas &amp;amp; Perak jika proyek ini dilakukan di Jawa, yang beliau katakan salah satu tempat yang termudah untuk implementasi – saya kurang tahu apa alasannya. Orang jawa bisa menggunakan bahan pokok makanan (padi) sebagai alat tukar. Padi bisa menjadi senjata!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lanjutnya, saat model Pasar Mikro ini direplikasi dari satu tempat ke tempat lain, bersamaan dengan edukasi yang luas terhadap masyarakat mengenai kejahatan sistem ribawi yang direpresentasikan oleh uang kertas dan keadilan sistem ekonomi berdasarkan Quran &amp;amp; Sunnah yang bebas riba, sistem status quo secara otomatis akan ambruk (collapse).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai penutup pada akhirnya Alloh tidak akan merubah kondisi satu kaum jika mereka tidak melakukan perubahan atas diri mereka sendiri. Artinya kembali kepada kita, bergerak dan menghidupkan konsep muamalah ekonomi bebas riba atau tidak. Banyak yang bisa kita lakukan antara lain bisa melalui edukasi untuk memahamkan ini semua kepada yang kita kenal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Bagi yang ingin mengetahui pemikiran-pemikirannya, silahkan kunjungi &lt;a href="http://www.imranhosein.org/"&gt;www.imranhosein.org&lt;/a&gt;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4679129560666021884-2895305612560566585?l=sonicfist.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sonicfist.blogspot.com/feeds/2895305612560566585/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sonicfist.blogspot.com/2011/06/syaikh-imran-hosein-masa-depan-politik.html#comment-form' title='2 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4679129560666021884/posts/default/2895305612560566585'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4679129560666021884/posts/default/2895305612560566585'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sonicfist.blogspot.com/2011/06/syaikh-imran-hosein-masa-depan-politik.html' title='Syaikh Imran Hosein: Masa Depan Politik Ekonomi Islam'/><author><name>Sonicfist</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11178176864851064766</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>2</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4679129560666021884.post-7886081070817034386</id><published>2011-04-25T12:02:00.009+07:00</published><updated>2011-04-26T10:00:50.216+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='IWROTE'/><title type='text'>Menyingkap Wajah  Kapitalisme</title><content type='html'>Bicara Kapitalisme sebenarnya bicara sebuah Ideologi.  Bicara soal Ideologi maka   kita  membelahnya  menjadi dua:  konsep dan metode.  Secara konsep, Kapitalisme bersifat menyeluruh,  berangkat dari  paham pemisahan agama dari  masalah duniawi (sekularisme)  dan juga berkaitan  dengan diskursus  soal  masalah  asasi manusia yang kemudian para pemikir barat  menyimpulkan  bahwa  masalah asasi  manusia  adalah  masalah kebebasan. Kemudian  muncullah kredo kebebasan  berkeyakinan, berpendapat, kepemilikan, bertingkah laku dst. Konsep inilah  yang dijadikan  solusi  di berbagai bidang. Namun  karena  yang menjadi penggerak utama  Ideologi  ini adalah sisi ekonominya,  dalam artian  bahwa  sisi politik ekonominya sangat  dominan,  maka  Ideologi ini disebut Kapitalisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsep tanpa  metode ibarat esensi tanpa eksistensi. Berdirinya Negara adalah  metode  pelaksanaan konsep Ideologi Kapitalisme yang akan menjalankan konsep. Dan  sudah menjadi karakter alami  sebuah Ideologi  untuk memiliki  sifat expansif  dalam arti kepentingan menyebarkan pengaruh atau propagasi keluar atau bisa disebut politik  luar negerinya yang juga bagian dari pertahanan diri. Dalam propagasi dan politik luar negeri, metode Kapitalisme  adalah penjajahan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt; Sejak masa Adam  Smith dengan bukunya &lt;i&gt;An  Inquiry  into  the  Nature and Causes of the  Wealth of Nations&lt;/i&gt;,  atau  yang terkenal &lt;i&gt;Wealth of  Nations&lt;/i&gt;,  sampai masa  Maynard  Keynes  dengan  pemikirannya soal perlunya campur tangan pemerintah untuk memperbaiki ekonomi pasar bersamaan dengan peristiwa  resesi global terbesar pertama Great Depression thn  1929 an,  lalu sampai masa Milton Friedman sosok  fundamentalis  puritan  ekonomi pasar bebas yang sama-sekali menyerukan  zero- tolerance untuk  campur tangan  pemerintah,  Kapitalisme  pada dasarnya  tetap berintisari pemikiran  yang tidak  berubah antara  lain  beberapa diantaranya adapah pasar  bebas  atau  mekanisme pasar, kekebasan kepemilikan  individu, asumsi-asumsi teori kebutuhan  ekonomis manusia. Dan ternyata beberapa intisari Kapitalisme tersebut bermasalah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Dari Kebebasan ke Pasar Bebas&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adam  Smith pernah  menyatakan  bahwa ketika  manusia mendepankan  kepentingan pribadinya,  maka   ia secara tidak  langsung mempromosikan  kebaikan masyarakat.  Ia  juga mengatakan  bahwa saat kompetisi  kepentingan  pribadi  terjadi, maka ini cenderung membawa  kebaikan untuk masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tentunya bertanya kebaikan macam  apa? Saat kepentingan pribadi  bertarung  yang terjadi hanyalah munculnya hukum rimba; yang kuat  mendominasi  atau malah  memakan  yang lemah. Itulah  makanya  kita  melihat  saat  pasar  bebas Kapitalisme diterapkan,  yang memiliki  kapital  lebih besarlah yang  menang.  Akusisi  satu perusahaan oleh perusahaan lain  atau merger nya satu  perusahaan  dengan perusahaan  lain adalah sudah menjadi fenomena umum. Karena satu-satunya cara untuk bertahan dalam kompetisi  pasar  bebas adalah menjadi kuat atau kalah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Efek dari kebebasan ini sebenarnya sudah terpikirkan Smith sendiri. Yakni perusahaan atau  korporasi  yang bersaing mungkin pada satu saat melakukan konspirasi  merugikan kepentingan publik  atau  konsumer  dengan mempengaruhi politik dan aturan yang ada. Inilah  fakta  yang sekarang terjadi. Bukan rahasia umum Kapitalis  berkonspirasi dengan elit  politik untuk  meraih  keuntungan  mereka walau merugikan publik/ rakyat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misal di Indonesia saja, tangan-tangan Kapitalis mampu  mempengaruhi produksi kebijakan atau UU  yang menguntungkan bisnis mereka, misal  kebijakan  pengurangan subsidi BBM  yang berimbas  naiknya  harga BBM  yang seterusnya berpengaruh pada naiknya berbagai  harga bahan pokok yang  menyulitkan rakyat  miskin. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di   negara  yang menerapkan  Kapitalisme  dapat dipastikan  bahwa  privatisasi,  deregulasi, dan  liberalisasi begitu digalakan. Inilah  cara-cara penyempurnaan pasar bebas. Intinya membebaskan  kepemilikan  sumber daya alam,  perdagangan  dan perindustrian. Negara sebagai  penjaga kebebasan,  membolehkan  kepemilikan oleh swasta, sekalipun sektor  strategis yang seharusnya dikuasai  Negara misalkan sektor  Migas (minyak  dan gas).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Di   sektor Migas, kita  tahu  perusahaan  Amerika seperti  ConocoPhillips,  Halliburton, Chevron,  Exxon mereka mendominasi  sektor Migas.  Begitu juga perusahaan Inggris  BP  dan  perusahaan Perancis Total.   Mereka tidak  hanya beroperasi  di  negara masing-masing, tapi  dengan  modal Globalisasi dan Perdagangan Bebas,  mereka bergerak  ke negara-negara  kaya minyak  untuk  menguasai minyak disana. Di   Indonesia, Chevron Pacific  Indonesia lah yang merupakan  produsen  minyak terbesar dari semua  kontraktor  yang ada disini termasuk Pertamina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika  di  negara asalnya,  perusahaan-perusahaan ini menikmati  berkah privatisasi,  di Indonesia  merekapun meraup keuntungan  dan berhasil mengangkangi Pemerintah  dan rakyatnya  yang harusnya  menjadi  Tuan di  negeri sendiri.  Ini adalah indikasi bahwa Indonesia  cukup radikal  dalam  menerapkan sistem  ekonomi pasar bebas Kapitalisme di sektor Migas. Lihatlah,  Chevron menguasai  Riau sudah  berpuluh tahun. Begitu pula Exxon menguasai pulau kaya Migas yakni  pulau Natuna.  Dan  di  Jawa  Tengah Blok  Cepu   juga ternyata  jatuh  ke tangan Exxon. Di Papua, BP  dalam konsorsium dengan perusahaan-perusahaan  asing  lainnya  menguasai kekayaan gas  papua  dengan proyek BP Tangguh LNG nya. Dan masih banyak sebaran  SDA Migas kita  yang dikuasasi  oleh perusahaan  asing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang   sangat kasat mata  dampak secara  langsung yang merugikan adalah  bahwa  ketika pasar  bebas  diperlakukan dimana berbagai  sektor  diswastakan/  privatisasi  adalah bahwa  rakyat mayoritas  tidak  mendapatkan  apa-apa selain  penderitaan dan ketidakadilan. Banyak kasus  dimana para  indigenous  people  (penduduk asli) satu daerah tergusur,  karena  tanah  mereka yang dibawahnya ada  minyak, emas,  batu bara  dirampas oleh  perusahaan Kapitalis  asing atau lokal.  Yang  tentunya  perampasan ini dilegalkan  oleh penguasa yang sudah dibeli  oleh para pemilik modal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pintarnya, kemudian muncul tren bagi korporasi Kapitalis  multinasional  khususnya untuk  menerapkan CSR (Corporate Social Responsibility).  Mereka berlomba-lomba  membuat program  pemberdayaan komunitas  yang terimbas operasi  perusahaan mereka.  Program-program ini  bermanfaat  bagi  komunitas sekitar seperti pemberdayaan  ekonomi dan  edukasi. Namun  program ini  jika tidak disikapi secara kritis  dapat membuat mereka  lupa  bahwa kekayaan  mereka yang  dirampas  tidaklah sebanding  dengan nilai CSR dari  perusahaan- perusahaan ini. Jika  dibandingkan  dengan keuntungan  yang mereka dapat,  porsi  anggaran CSR adalah kecil. CSR  sebenarnya bisa dikatakan hanya bagian dari "Public Relation" untuk menutupi muka  rakus perusahaan-perusahaan  ini. Akhirnya rakyat dibuat lupa bahwa kewajiban Negaralah untuk  melindungi  dan  mensejahterakan mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Negara Kapitalis&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam konsep  Kapitalisme, problem manusia adalah kebebasan. Jadi  Negara sebagai  sebuah kontrak sosial  dalam masyarakat  Kapitalis, berfungsi menjalankan  konsepsi  ini yakni  menjamin kebebasan  manusia (warganya).  Kebijakan- kebijakan  negara Kapitalis adalah bagaimana bisa  mengatur  agar warganya  bebas. Makanya  muncul beberapa  kredo kebebasan yang sakral bagi  mereka yakni kebebasan berkeyakinan,  kebebasan bertingkah laku,  kebebasan kepemilikan,  kebebasan berekspresi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara  khusus dalam  konteks politik  ekonomi, negara hanya berperan  sebagai  fasilitator  kebebasan kepemilikan  atau  mekanisme pasar. Peran negara Kapitalis  adalah  bagaimana sistem  ekonomi pasar  yang bebas bisa terjamin. Untuk tujuan ini diciptakanlah perundang-undangan  yang mendukung  liberalisasi ekonomi yang dalam konteks Indonesia antara lain ada UU  Migas, UU Penanaman  Modal Asing,  UU  Minerba dst.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya  walaupun hampir dalam setiap pendahuluan UU  ini  disebutkan bahwa kekayaan  alam  indonesia adalah milik Indonesia namun secara praktis  dalam  pasal-pasal lanjutan kekayaan ini diberikan kemudahan  untuk dikuasai  para pemilik modal.  Inilah  sejatinya peran  utama Negara secara praktis.  Kenapa  disebut  yang utama? Karena Negara  rela melakukan apa  saja  untuk kepentingan para pemilik modal, untuk kepentingan pasar.  Negara bisa  menindak pemain yang nakal  yang memainkan harga  komoditas  tertentu seperti Cabai, tapi Negara  malah  diam dan  berkilah. Karena mekanisme pasar  lebih  negara  dewakan daripada kepentingan  rakyat!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Utopia Pemerataan &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Politik ekonomi sistem Kapitalisme adalah bagaimana menciptakan alat pemuas kebutuhan dan meningkatkannya (produksi barang dan jasa) karena problem ekonomi bagi mereka adalah "kebutuhan manusia  tidak  terbatas namun barang  pemuasan kebutuhan  terbatas".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya kira  ini adalah konsep  yang  muncul dari alam bawah sadar  seorang  Kapitalis yang rakus. Dari sinilah gerigi  roda  ekonomi sistem  Kapitalis  berjalan tanpa kendali. Produksi digalakan, differensiasi produk dilakukan.  Yang  lebih tragis  ternyata kegiatan produksi yang hebat tidak  sebanding dengan nilai uang setimpal secara instrinsik yang dikeluarkan dalam proses produksi --- disinilah  latar belakang kekacauan ekosistem dan kerusakan alam karena uang yang awalnya dikaitkan dengan deposit emas, kini dilepaskan dari standard emas dan sama sekali diciptakan tanpa pembanding untuk memenuhi nafsu gila produksi sistem Kapitalis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Secara khusus konsepsi kebutuhan yang dinyatakan Kapitalisme memiliki  kesalahan  yang fatal yang mengakibatkan distribusi kekayaan secara adil hampir  tidak  mungkin. Karena politik ekonomi Kapitalis  berputar pada bagaimana memproduksi  alat pemuas kebutuhan  yakni  barang  dan jasa sebanyak-banyaknya. Dan melihat kebutuhan ini dari kacamata global. Padahal sejatinya kebutuhan-kebutuhan itu harusnya diukur secara individual. Bahwa ada masing-masing individu yang perlu memenuhi kebutuhannya dengan kaidah pembagian kebutuhan mendasar dan tambahan. Jadi produksi bisa terkendali dan fokus dalam memenuhi kebutuhan riil per-individu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, karena  nyatanya kebutuhan disini  tidak diukur secara individual melainkan secara umum,  maka   tidak salah jika mereka  mengembangkan konsep Gross National Product / GNP (produksi perusahaan lokal yang beroperasi di luar negeri masuk perhitungkan ) dan Gross Domestic Product / GDP (semua produksi yang terjadi di dalam negeri termasuk yang dilakukan perusahaan milik asing masuk perhitungkan) untuk mengukur pertumbuhan produksi. Karena pertumbuhan produksi nasional adalah hal penting untuk menyelesaikan  masalah-masalah ekonomi yakni masalah pemenuhan kebutuhan yang mereka yakini tidak terbatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak aneh jika  sistem ini  berhasil  menciptakan loncatan  luar  biasa  dalam hal  volume produksi  berbagai macam  produk dan jasa. Namun  ternyata  keuntungan  dan kekayaan  hanya dinikmati  sebagian orang.  Tragisnya, dengan  gampang ukuran  kemakmuran secara teoritis  tinggal  membagikan GNP / GDP  dengan jumlah penduduk. Padahal faktanya  secara  riil GNP/GDP  ini  hanya dibagi sejumlah kecil  penduduk yang menikmatinya (para Kapitalis &amp;amp; korporasi besar mereka yang punya modal dan akses terhadap kekuasaan dan tentunya para elit poltik sendiri yang biasanya memiliki “sayap bisnis”).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Penjajahan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekarang bicara  soal  metode Kapitalisme dalam penyebarannya  yang diawal  tulisan ini disebut  penjajahan, kita  kembali ke September 2001,  Pasca  tragedi peledakan  gedung WTC,  Amerika dengan  leluasa memaksakan Ideologi Kapitalis  pasar  bebasnya.  Sebelum serangan  itu, mungkin Amerika  harus bernegosiasi  terlebih dahulu dengan setiap negara yang menjadi target kepentingannya. Setelah  serangan  itu  Amerika dengan bebas  bisa memaksa  setiap negara  untuk tunduk kepada kepentingan  Ideologi  Kapitalisnya dengan dalih  perang  melawan terror. Amerika sudah membelah dunia: “You are with us or with the Terrorist”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari situ dimulailah kebijakan ofensif  militeristik  untuk kepentingan Ideologi  Kapitalisnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang   menjadi korban pertama pasca  11   sept  2001 adalah Afghanistan.  Setelah  diserang,  Amerika  secara koersif memaksakan Demokrasi  Kapitalis. Secara Dejure, Demokrasi ditanam bersama pemimpin boneka pilihan. Secara defacto,  kepentingan strategis Amerika  mulai mencengkram Afghanistan  yang memiliki  simpanan SDA yang cukup menjanjikan baik mineral, gas maupuan aha Poppy alias Opium. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Korban kedua adalah  Irak.  Tidak menghiraukan gelombang protes jutaan manusia turun ke jalan menolak serangan militer dengan alasan-alasan yang di kemudian hari tidak terbukti, Irak dibombardir habis. Setelah Saddam  dan pemerintahannya hancur  bersama dengan hancurnya  harta  benda kaum muslimin serta  kehormatannya dan ribuan kaum muslimin yang tak bersalah menjadi korban invasi,  Kafir  Amerika tentunya  perlu membayar  biaya  anggaran perang yang sudah dikerahkan untuk  menyerang Irak. Maka niscaya  Amerika harus  mengambil untung  pasca  serangannya.  Terjadilah privatisasi/ liberalisasi kekayaan  alam Irak, minyak dikuasai perusahan-perusahaan  Amerika.  Sampai rakyat Irak  harus  membeli  minyak mereka dengan harga  dunia.  Tidak  hanya itu  rekonstruksi juga ternyata dikerjakan oleh kontraktor Amerika.  Ini semua bersamaan  dengan  didudukannya  pemerintahan  pilihan Amerika: Pemerintahan boneka demokrasi  Kapitalis yang baru  dipaksakan.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Libya dan Kepentingan Kapitalis&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Sepak terjang  kebijakan penjajahan luar  negeri negara Kapitalis terus berlanjut hingga saat  ini. Yang paling  mutakhir adalah intervensi Kapitalis Barat dalam revolusi Libya. Amerika pada awalnya memimpin koalisi, kemudian komando dialihkan  ke pihak NATO;  dengan Amerika, Inggris dan Perancis yang paling dominan berperan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Harus kita  ketahui  bahwa Revolusi  di  timur  tengah pada umumnya, adalah satu respon masif atas kegagalan penerapan system ekonomi Kapitalis dan kepemimpinan yang menindas. Kapitalisme diterapkan secara membabi-buta oleh para pemimpin tiranik untuk menyenangkan tuan mereka (Kapitalis Barat). Pada saat yang sama mereka beserta kroninya menumpuk kekayaan pribadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Revolusi Tunisia berawal dari frustasi rakyat Tunisia akan penguasa yang menindas rakyat, yang puncaknya dipicu oleh peristiwa seorang tukang sayur yang membakar dirinya untuk memprotes pemerintah yang menindas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu juga Mesir, kegagalan penerapan ekonomi Kapitalis yang hanya membuat segelintir elit memperkaya diri ditambah dengan Negara yang menindas yang membungkam siapa saja yang mengritik pemerintah, menghasilkan turunnya ribuan orang untuk menggulingkan rezim Kapitalis Mubarak. Inilah latar belakang konteks sosial politik Mesir, tidak heran jika Ilmuwan  Politik Timothy Mitchell pernah menulis esai  tentang  wajah Kapitalisme Neoliberal Mesir dalam bukunya  "Rule of Experts". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena kebijakan Kapitalis-nyalah,  yang  hanya  membuat orang lingkaran  Ben   Ali  atau  Mubarak  menikmati geliat privatisasi dan  menimbulkan ketidakadilan, mereka  ditumbangkan oleh  rakyatnya sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun  setidaknya Amerika dan Barat  Kapitalis tidak perlu khawatir karena  Kapitalisme  setidaknya  akan tetap  hidup disana selama perubahan secara fundamental untuk merubah sistem  pemerintahan Kapitalis tidak  disuarakan dan jika Revolusi hanya berputar-putar pada penggantian rezim semata. Kapitalisme akan terus ada jika faktanya seperti itu. Yang mungkin berbeda adalah jika dulu Kapitalisme penerapannya dipaksakan melalui tangan-tangan tiranik penguasa diktator tapi nanti Kapitalisme diterapkan oleh pemerintah ‘demokratis’. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun  dalam hal  Libya,  walaupun karakter penguasanya tidak jauh berbeda dengan penguasa Tunisia atau Mesir yakni diktator otokratik yang senantiasa akan membasmi siapa saja yang melawan dan mengkritiknya (misalkan Khadafi pernah menggantung belasan anggota gerakan Islam Hizbut Tahrir setelah mereka mengkritik sikap Khadafi yang menolak hadis Rasul SAW) serta sama-sama memiliki hubungan dengan Barat baik melalui pintu depan ataupun pintu belakang (misalnya Tony Blair adalah penasihat pribadi Khadafi untuk sekian lama), namun secara simbolik kita melihat Libya adalah Negara yang selalu ditampilkan Khadafi sebagai Negara yang ‘melawan’ barat dan berpihak kepada Dunia Islam. Ini ditunjukan antara lain dengan kedekatannya dengan Hugo Chavez, menunjukan kepada Media keberpihakannya kepada rakyat Palestina, menjalin hubungan dengan negeri-negeri muslim, memberi bantuan dana pembangunan Masjid (misal Masjid Khadafi Center di Sentul Bogor yang kemudian diganti namanya saat Revolusi Libya terjadi). Apalagi sejak pengeboman Lockerbie di tahun 1988 (yang dituduhkan kepada rezim Khadafi), Libya seolah menjadi Negara benar-benar melawan Barat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi kemudian Libya yang menerapkan versi lain Sosialisme dan pemerintahan revolusioner setahap demi setahap mulai melunak ke Barat Kapitalis dengan mengaku bertanggungjawab atas pengeboman Lockerbie lalu memberikan uang ganti rugi jutaan Dollar untuk korban pengeboman pesawat itu. Dia mulai berpihak ke Barat Kapitalis dengan sama-sama mendengungkan “Perang Melawan Terorisme” a.k.a perang melawan Gerakan Islam, membuka investasi asing untuk mengolah SDA nya, dan mencoba menyakinkan Barat Kapitalis bahwa kini Libya bisa menerima Globalisasi dan Reformasi. Namun, Barat Kapitalis tidak sepenuhnya puas dengan ini semua, karena faktanya Libya dibawah Khadafi tidak sepenuhnya melakukan liberalisasi secara total dan menerapkan Laissez-Faire karena disana masih ada pendidikan gratis, rakyat masih mendapat subsidi yang besar, dan berlakunya social welfare system; beberapa hal yang diharamkan Barat Kapitalis. Oleh karena itu Barat Kapitalis tidak bisa sepenuhnya mengendalikan Libya dan memaksimalkan keuntungan darinya -- situasi ini tentunya perlu “dibereskan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Momen Penting Intervensi Kapitalis&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gerakan Protes yang berpusat di Libya Timur (kota Benghazi salah satunya) yang dipicu gelombang Revolusi Tunisia dan Mesir, direspon dengan serangan milter Khadafi. Namun ternyata mendapatkan perlawanan sengit dari para protester. Terjadilah baku hantam antara Khadafi dan para protester. Pesawat-pesawat Khadafi memborbardir Libya Timur tanpa menghiraukan kemungkinan jatuhnya korban dari rakyat biasa malah sepertinya Khadafi benar-benar membunuhi rakyatnya sendiri. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berkecamuknya perang antara Khadafi dan para protester/ rebel Libya Timur ini merupakan momen yang sangat tepat bagi para serigala Kapitalis Barat yang sudah lama mencari-cari waktu tepat untuk melakukan intervensi bagi kepentingan politik ekonominya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amerika, Inggris &amp;amp; Perancis sebagai anggota tetap Dewan Keamanan PBB tidak mau melewatkan momen yang berharga ini. Dewan Keamanan kemudian mengeluarkan Resolusi 1973 guna membolehkan aturan   No-Fly Zone atas Libya untuk mempesempit ruang gerak pesawat tempur Khadafi.  Ini tidak lain hanya Ground Preparation untuk serangan militer. Dan benar saja, dua hari kemudian Libya dibombardir oleh Koalisi Kapitalis Barat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alasan aksi militer ini untuk melindung rakyat sipil Libya dari kebrutalan militer Khadafi hanyalah alasan lipstik, sama persis seperti alasan Kafir Amerika ketika menyerang Irak untuk membebaskan Irak dari kediktatoran Saddam. Nyatanya tetap saja fasilitas sipil dan rakyat sipil menjadi korban. Tidak hanya itu jika wajah kemanusiaan mereka benar dengan memberikan alasan kemanusiaan seperti itu, kemana mereka saat 1400 jiwa warga Gaza dibantai tanpa ampun oleh senapan Zionis Israel yang juga bantuan Amerika? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Minyak Jatuh ke Tangan Islamis?&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidaklah kebetulan jika protes dan perlawanan terhadap Khadafi yang berpusat di Libya Timur  memiliki sentimen militansi Islam karena di wilayah ini khususnya kota Benghazi, Darnah, Baida banyak terdapat para veteran jihad Afghanistan dan Irak. Tercatat di Era 1990 para Veteran Afghanistan yang memanggil dirinya sebagai Libyan Islamic Fighting Group atau LIFG (Jama’ah Libiah AlMuqatilah) memulai gerakan melawan diktator Khadafi yang direspon oleh Khadafi dengan tangan besi. Gagalnya serangan LIFG yang dilaporkan melakukan usaha membunuh Khadafi ditahun 1996 semakin memperkuat pemberangusan Khadafi terhadap gerakan militan Islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bergabungnya LIFG kedalam Alqaida dimana Amir nya kemudian menjadi salah satu orang penting di Alqaida,  Syaikh Abu Laith al-Libi, membuat LIFG dicap organisasi “Teroris” oleh PBB dan Inggris di tahun 2001. Ini semakin mengentalkan sentiman militansi Islam dalam perlawanan yang dilakukan dari Libya Timur. Adalah tidak heran jika Khadafi berusaha mencari simpati Barat Kapitalis untuk membantu meredam protes/ pemberontakan dengan mengatakan bahwa Alqaida dibelakang protes/ pemberontakan ini dengan harapan bahwa Barat dengan kebijakan “War On Terrorism” nya akan melunak dan berbalik  menekan pihak pemberontak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk mencari legitimasi, serangan Koalisi Barat Kapitalis dengan pentolan Amerika, Perancis &amp;amp; Inggris di bawah payung NATO yang dari awal sudah terkesan hanya berdasar kepentingan tiga Negara ini, diadakanlah Konferensi London baru-baru ini yang melibatkan banyak Negara untuk memberi kesan bahwa intervensi militer atas Libya merupakan atas persetujuan komunitas internasional.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sangat kentara sekali bahwa intervensi Koalisi Barat Kapitalis merupakan untuk kepentingan strategis politik ekonomi. Ada beberapa hal yang dapat kita simpulkan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;&lt;i&gt;Pertama&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;, serangan-serangan  pasukan koalisi Amerika, Inggris  &amp;amp;   Perancis atas militer  Libya, dalam  hal ini  Rezim Khadafi tentunya  akan mengakibatkan melemahnya kekuatan militer  pemerintah pasca Khadafi karena banyak fasilitas militer yang dihancurkan.  Ini  tentunya  akan mengakibatkan kelemahan pemerintahan yang baru nanti dimana kekuatan militernya akan bergantung dan terikat dengan perjanjian dengan pihak eksternal dalam hal ini Kapitalis Barat (misal dalam perjanjian kontrak persenjataan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;&lt;u&gt;Kedua&lt;/u&gt;&lt;/i&gt;, setiap peluru dan atau rudal yang dimuntahkan pasukan Koalisi Barat Kapitalis tentunya tidak gratis. Seperti dalam kasus invasi Irak, dimana minyak Irak menjadi kompensasi pengganti biaya invasi, minyak Libya juga dapat dipastikan menjadi kompensasi biaya perang untuk menyingkirkan Khadafi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perusahaan minyak Perancis Total dengan kapasitas produksi hanya 55 ribu barrel per-hari dibanding  produsen terbesar saat ini ENI Itali dengan 244 ribu barrel per hari, bisa jadi pasca penggulingan Khadafi mendapat porsi yang lebih besar. Begitu pula BP plc Inggris, yang mengalami kerugian sangat besar ketika harus membayar kompensasi kepada pemerintah Amerika dalam kasus pencemaran Teluk Meksiko, tentunya memiliki kepentingan atas minyak Libya. Tidak berbeda dengan Amerika, korporasi Negara ini juga siap-siap mendapat proyek di tengah kesulitan ekonomi yang dialaminya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tidak mudah bagi mereka yang operasinya terhenti dan para pekerjanya sudah ditarik dari daerah ladang Minyak Libya dapat kembali tanpa ada kepastian back up politik dari pemerintah pasca Khadafi. Maka tentunya pemerintahan yang baru harus dipastikan tunduk kepada Koalisi Kafir ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;u&gt;&lt;i&gt;Ketiga&lt;/i&gt;&lt;/u&gt;, kentalnya sentimen militansi gerakan Islam dengan pengaruh LIFG di kantong perlawanan para rebel di daerah Libya Timur, walau tidak sepenuhnya didominasi Islamis dimana ada sebagian figur yang berfikrah liberal yang mencita-citakan penerapan Demokrasi Kapitalis, tentunya ini mengkhawatirkan Barat Kapitalis jika Libya Timur sebagai daerah dengan simpanan minyak paling besar di Libya (80%) jatuh kedalam kontrol para Islamis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh karena itu, mereka harus memastikan bahwa Libya Timur tidak jatuh ketangan Islamis. Inilah mengapa Dewan oposisi yang cenderung kearah Demokrasi Kapitalis diberi dukungan dan berhubungan dengan Koalisi Kafir.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demikianlah, metode Kapitalis untuk menyebarkan pengaruhnya, memastikan kepentingannya tercapai: Penjajahan. Bila secara diplomatis mereka tidak bisa melakukan penjajahan dengan cara halus              dengan menanamkan paket pemikiran Kapitalisme (Sekularisme, Demokrasi, Globalisasi, Pasar Bebas, Pluralisme) melalui agen mereka para intelektual yang sudah dibayar, mereka tidak akan segan menggunakan cara kasar semisal menciptakan perang atau invasi militer untuk merubah peta geo-politik bagi kepentingan politik ekonomi mereka. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya kita dapat menyimpulkan bahwa Kapitalisme sebagai sebuah Ideologi, dari Konsep dan Metodenya sudah rusak. Dan Negara manapun yang mengemban Ideologi Kapitalisme hanya menimbulkan kerusakan, siapapun yang memimpinnya --- Obama pada awalnya dipercaya sebagian orang yang berpikiran dangkal dapat membuat wajah Kapitalisme Amerika berubah, khususnya dalam hal kebijakan Luar Negeri-nya, tapi nyatanya wajah buruk Kapitalisme tetaplah sama karena Konsep dan Metodenya sudah baku, tidak mungkin berubah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masyarakat dunia sekarang sudah bisa menilai bahwa diujung eksistensinya, Kapitalisme yang sudah gagal memberikan keadilan dan kesejahteraan cepat atau lambat akan mengalami resistensi dari masyarakat dimana ia diterapkan, baik saat diterapkan oleh rezim diktator seperti Pinochet, Suharto, Ben Ali, Mubarak atau saat diterapkan oleh pemerintahan demokratis seperti Indonesia dibawah rezim SBY.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Keruntuhannya hanya soal waktu saja dan soal bagaimana pemerintahan Kapitalis bisa menutupi wajah buruk Kapitalisme dengan berbagai manipulasi untuk membohongi rakyat bahwa segalanya baik-baik saja. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika Sosialisme sudah lebih dulu gagal dan Kapitalisme sedang menggali kuburnya sendiri, apalagi selain Ideologi Islam?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wallau’alam&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4679129560666021884-7886081070817034386?l=sonicfist.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sonicfist.blogspot.com/feeds/7886081070817034386/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sonicfist.blogspot.com/2011/04/menyingkap-wajah-kapitalisme.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4679129560666021884/posts/default/7886081070817034386'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4679129560666021884/posts/default/7886081070817034386'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sonicfist.blogspot.com/2011/04/menyingkap-wajah-kapitalisme.html' title='Menyingkap Wajah  Kapitalisme'/><author><name>Sonicfist</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11178176864851064766</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4679129560666021884.post-39036283999668186</id><published>2011-04-20T19:28:00.000+07:00</published><updated>2011-04-25T19:29:13.828+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='IWROTE'/><title type='text'>Ketika Thagut Tunisia Disambut Kerajaan Saudi</title><content type='html'>&lt;div class="MsoPlainText"&gt;&lt;i&gt;Dimana Suara Mufti Saudi Ketika Thagut Tunisia Disambut dan Dilindungi Kerajaan Saudi&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoPlainText"&gt;&lt;br /&gt;Saat seorang Thagut Tunisia, Ben Ali diusir kaum muslimin yang sudah muak dengannya, ia tidak tahu kemana harus pergi. Tuannya yang dulu merupakan temannya, Perancis, menolaknya. Namun akhirnya dia diterima di tanah dimana Rasul SAW yang mulia dilahirkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa Ben Ali disebut Thagut? Karena dia menjadikan dirinya sebagai penguasa diatas kekuasaan Alloh ketika dia melegalkan yang Alloh larang dan melarang apa yang Alloh bolehkan. Itulah Thagut. Ben Ali melarang Poligami, memerangi Jilbab dan melegalisir riba. Dia memerangi Islam dan dakwah Islam. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anehnya kenapa dia sang Thagut mendapatkan tempat dan diundang oleh Kerajaan Saudi? &lt;span lang="PT-BR"&gt;Dimana suara dan fatwa para ulama mufti kerajaan saudi tentang hal ini? Keanehan dan pertanyaan ini coba dijawab oleh seorang ulama bernama Syaikh Ibrahim al-rubaish.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut yang beliau katakan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Saya secara khusus menyampaikan ini kepada Mufti al-Saud, kepada para staff ulamanya, siapa saja mereka yang membenarkan pemerintah al-Saud. Disanalah, di negeri Anda, sang Thagut Tunisia, Ben Ali, dilindungi dan disambut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi mana fatwa dan dalilnya terkait apa yang telah ia (Ben Ali) perbuat (sebagai seorang yang menandingi Alloh) jika anda (wahai Mufti al-Saud) adalah benar? Dimana mereka yang saat melihat seorang membantu mujahidin, mereka mengkritik orang ini dan menyalahkan tindakan orang ini? Kami menggunakan dalil dari hadis berikut: 'Alloh melaknat siapa yang melindungi seorang penjahat (dalam dien)' (Muslim:22/4876).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi penjahat bukanlah penjahat sepanjang dia tidak dikejar-kejar anjing-anjing al-Saud? Apa yang terjadi pada Anda? Bagaimana anda menghukumi sesuatu? Tunjukanlah dalil Anda. Buktikan kepada masyarakat bahwa anda (Mufti al-Saud) mengatakan yang haq, baik ketika yang haq itu berpihak kepada anda atau ketika ia tidak sesuai dengan Anda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh, diamnya Anda adalah bukti diantara bukti-bukti lain yang memperjelas bahwa Anda tidak lebih dari para karyawan Ibn Saud. Dia (Ibn Saud) yang membuat Anda bicara (mengeluarkan fatwa) saat dia menginginkannya dan dia membungkam anda ketika kebungkaman anda lebih dia cintai daripada Anda bicara. Tidak ada satupun dari Anda (para anggota Mufti al-Saud) memiliki hak untuk mengajukan sanggahan. Dan jawaban Anda kepada al-Saud pada setiap situasi adalah 'Kami dengar dan kami ta'at'. Ia memberi Anda jika ia senang kepada Anda, tapi jika Anda membuatnya marah, pendapatan Anda dia tahan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berhati-hatilah, janganlah Anda melakukan tindakan Bani Israel dimana jika kalangan bangsawan mereka mencuri, mereka membiarkannya. Tapi jika yang miskin mencuri mereka menghukumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ulama bagaikan bulan yang menerangi gelapnya malam-malam manusia. Tapi eksistensi bulan ini hilang saat ada pengaruh dari selain Alloh kepadanya. Inilah situasi ketika para ulama diatur oleh para penguasa."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;Al-Saud: Lodging A Criminal, syaikh Ibrahim Al-Rubaish, Inspire Magazine Edisi Maret 2011&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4679129560666021884-39036283999668186?l=sonicfist.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sonicfist.blogspot.com/feeds/39036283999668186/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sonicfist.blogspot.com/2011/04/ketika-thagut-tunisia-disambut-kerajaan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4679129560666021884/posts/default/39036283999668186'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4679129560666021884/posts/default/39036283999668186'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sonicfist.blogspot.com/2011/04/ketika-thagut-tunisia-disambut-kerajaan.html' title='Ketika Thagut Tunisia Disambut Kerajaan Saudi'/><author><name>Sonicfist</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11178176864851064766</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4679129560666021884.post-2477836111248114152</id><published>2010-06-15T21:29:00.001+07:00</published><updated>2011-04-26T08:33:18.589+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='3rd Party'/><title type='text'>What Is Not Allowed</title><content type='html'>RICHARD TILLINGHAST POEM: &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;No tinned meat is allowed, no tomato paste,&lt;br /&gt;no clothing, no shoes, no notebooks.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;These will be stored in our warehouses at Kerem Shalom&lt;br /&gt;until further notice.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bananas, apples, and persimmons are allowed into Gaza,&lt;br /&gt;peaches and dates, and now macaroni&lt;br /&gt;(after the American Senator’s visit).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;These are vital for daily sustenance.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;But no apricots, no plums, no grapes, no avocados, no jam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;These are luxuries and are not allowed.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Paper for textbooks is not allowed.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;The terrorists could use it to print seditious material.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And why do you need textbooks&lt;br /&gt;now that your schools are rubble?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;No steel is allowed, no building supplies, no plastic pipe.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;These the terrorists could use to launch rockets&lt;br /&gt;against us.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pumpkins and carrots you may have,&lt;br /&gt;but no delicacies,&lt;br /&gt;no cherries, no pomegranates, no watermelon, no onions,&lt;br /&gt;no chocolate.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;We have a list of three dozen items that are allowed,&lt;br /&gt;but we are not obliged to disclose its contents.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;This is the decision arrived at&lt;br /&gt;by Colonel Levi, Colonel Rosenzweig, and Colonel Segal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Our motto:&lt;br /&gt;‘No prosperity, no development, no humanitarian crisis.’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;You may fish in the Mediterranean,&lt;br /&gt;but only as far as three km from shore.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beyond that and we open fire.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It is a great pity the waters are polluted –&lt;br /&gt;twenty million gallons of raw sewage dumped into the sea every day&lt;br /&gt;is the figure given.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Our rockets struck the sewage treatments plants,&lt;br /&gt;and at this point spare parts to repair them are not allowed.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;As long as Hamas threatens us,&lt;br /&gt;no cement is allowed, no glass, no medical equipment.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;We are watching you from our pilotless drones&lt;br /&gt;as you cook your sparse meals over open fires&lt;br /&gt;and bed down in the ruins of houses destroyed by tank shells.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;And if your children can’t sleep,&lt;br /&gt;missing the ones who were killed in our incursion,&lt;br /&gt;or cry out in the night, or wet their beds&lt;br /&gt;in your makeshift refugee tents,&lt;br /&gt;or scream, feeling pain in their amputated limbs –&lt;br /&gt;that’s the price you pay for harbouring terrorists.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;God gave us this land.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;A land without a people for a people without a land.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4679129560666021884-2477836111248114152?l=sonicfist.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sonicfist.blogspot.com/feeds/2477836111248114152/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sonicfist.blogspot.com/2010/06/what-is-not-allowed.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4679129560666021884/posts/default/2477836111248114152'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4679129560666021884/posts/default/2477836111248114152'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sonicfist.blogspot.com/2010/06/what-is-not-allowed.html' title='What Is Not Allowed'/><author><name>Sonicfist</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11178176864851064766</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4679129560666021884.post-1323799261351237255</id><published>2010-05-31T21:20:00.002+07:00</published><updated>2011-04-26T08:33:41.049+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='3rd Party'/><title type='text'>Gaza Tidak Membutuhkanmu</title><content type='html'>&lt;i&gt; &lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;Salah satu dari 12 orang Indonesia yang ada di kapal Freedom Flotilla  yg diserang Israel adalah Santi Soekanto, mantan wartawati harian the Jakarta Post, sempat  menjadi konsultan media bagi WHO Jakarta, yg kemudian memutuskan menjadi ibu rumah  tangga sepenuhnya, istri dari Wisnu Pramudya Dizkrullah juga wartawan mantan pemimpin majalah Hidayatullah. Ia menulis email berikut:&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;From: Santi Soekanto&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sent: Sunday, May 30, 2010 8:47 AM&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Gaza Tidak  Membutuhkanmu!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di atas M/S Mavi Marmara, di Laut Tengah, 180 mil  dari Pantai Gaza.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah lebih dari 24 jam berlalu sejak kapal ini  berhenti bergerak  karena sejumlah alasan, terutama menanti datangnya  sebuah lagi kapal  dari Irlandia dan datangnya sejumlah anggota parlemen  beberapa negara  Eropa yang akan ikut dalam kafilah Freedom Flotilla  menuju Gaza. Kami  masih menanti, masih tidak pasti, sementara berita  berbagai ancaman  Israel berseliweran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada banyak cara untuk  melewatkan waktu – banyak di antara kami yang  membaca Al-Quran, berzikir  atau membaca. Ada yang sibuk mengadakan  halaqah. Beyza Akturk dari  Turki mengadakan kelas kursus bahasa Arab  untuk peserta Muslimah Turki.  Senan Mohammed dari Kuwait mengundang  seorang ahli hadist, Dr Usama  Al-Kandari, untuk memberikan kelas Hadits  Arbain an-Nawawiyah secara  singkat dan berjanji bahwa para peserta  akan mendapat sertifikat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wartawan  sibuk sendiri, para aktivis – terutama veteran  perjalanan-perjalanan ke  Gaza sebelumnya – mondar-mandir; ada yang  petantang-petenteng memasuki  ruang media sambil menyatakan bahwa dia  "tangan kanan" seorang politisi  Inggris yang pernah menjadi motor salah  satu konvoi ke Gaza.&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;Activism&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada  begitu banyak activism, heroism. Bahkan ada seorang peserta kafilah   yangmengenakan T-Shirt yang di bagian dadanya bertuliskan "Heroes of   Islam" alias "Para Pahlawan Islam." Di sinilah terasa sungguh betapa   pentingnya menjaga integritas niat agar selalu lurus karena Allah   Ta'ala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang wartawan sering merasa hebat dan powerful karena  mendapat  perlakuan khusus berupa akses komunikasi dengan dunia luar  sementara  para peserta lain tidak. Yang berposisi penting di negeri  asal,  misalnya anggota parlemen atau pengusaha, mungkin merasa diri  penting  karena sumbangan material yang besar terhadap Gaza.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau  dibiarkan riya akan menyelusup, na'udzubillahi min dzaalik, dan  semua  kerja keras ini bukan saja akan kehilangan makna bagaikan buih  air laut  yang terhempas ke pantai, tapi bahkan menjadi lebih hina  karena menjadi  sumber amarah Allah Ta'ala.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Mengerem&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari waktu ke waktu,  ketika kesibukan dan kegelisahan memikirkan  pekejaan menyita kesempatan  untuk duduk merenung dan tafakkur, sungguh  perlu bagiku untuk mengerem  dan mengingatkan diri sendiri. Apa yang kau  lakukan Santi? Untuk apa kau  lakukan ini Santi? Tidakkah seharusnya  kau berlindung kepada Allah dari  ketidakikhlasan dan riya? Kau pernah  berada dalam situasi ketika orang  menganggapmu berharga, ucapanmu patut  didengar, hanya karena posisimu di  sebuah penerbitan? And where did  that lead you? Had that situation led  you to Allah, to Allah's blessing  and pleasure, or had all those times  brought you Allah's anger and  displeasure?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau hanya sekedar  penghargaan manusia yang kubutuhkan di sini,  Subhanallah, sungguh banyak  orang yang jauh lebih layak dihargai oleh  seisi dunia di&amp;nbsp; sini. Mulai  dari Presiden IHH Fahmi Bulent Yildirim  sampai seorang Muslimah muda  pendiam dan shalihah yang tidak banyak  berbicara selain sibuk membantu  agar kawan-kawannya mendapat sarapan,  makan siang dan malam pada  waktunya. Dari para ulama terkemuka di atas  kapal ini, sampai beberapa  pria ikhlas yang tanpa banyak bicara sibuk  membersihkan bekas puntung  rokok sejumlah perokok ndableg.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kalau&amp;nbsp; hanya sekedar penghargaan  manusia yang kubutuhkan di sini,  Subhanallah, di tempat ini juga ada  orang-orang terkenal yang  petantang-petenteng karena ketenaran mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semua  berteriak, "Untuk Gaza!" namun siapakah di antara mereka yang   teriakannya memenangkan ridha Allah? Hanya Allah yang tahu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Gaza  Tak Butuh Aku&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari waktu ke waktu, aku perlu memperingatkan  diriku bahwa Al-Quds  tidak membutuhkan aku. Gaza tidak membutuhkan aku.  Palestina tidak  membutuhkan aku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masjidil Aqsha milik Allah dan  hanya membutuhkan pertolongan Allah.  Gaza hanya butuh Allah. Palestina  hanya membutuhkan Allah. Bila Allah  mau, sungguh mudah bagiNya untuk  saat ini juga, detik ini juga,  membebaskan Masjidil Aqsha. Membebaskan  Gaza dan seluruh Palestina.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akulah yang butuh berada di sini,  suamiku Dzikrullah-lah yang butuh  berada di sini karena kami ingin Allah  memasukkan nama kami ke dalam  daftar hamba-hambaNya yang bergerak -  betapa pun sedikitnya - menolong  agamaNya. Menolong membebaskan Al-Quds.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh  mudah menjeritkan slogan-slogan, Bir ruh, bid dam, nafdika ya  Aqsha.  Bir ruh bid dam, nafdika ya Gaza!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun sungguh sulit memelihara  kesamaan antara seruan lisan dengan  seruan hati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Cara Allah  Mengingatkan&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku berusaha mengingatkan diriku selalu. Namun Allah  selalu punya cara  terbaik untuk mengingatkan aku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pagi ini aku  ke kamar mandi untuk membersihkan diri sekedarnya - karena  tak mungkin  mandi di tempat dengan air terbatas seperti ini, betapa  pun gerah dan  bau asemnya tubuhku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu masuk ke salah satu bilik, ternyata  toilet jongkok yang  dioperasikan dengan sistem vacuum seperti di pesawat  itu dalam keadaan  mampheeeeet karena ada dua potongan kuning coklaaat  menyumbat  lubangnya! Apa yang harus kulakukan? Masih ada satu bilik  dengan toilet  yang berfungsi, namun kalau kulakukan itu, alangkah tak   bertanggung-jawabnya aku rasanya? Kalau aku mengajarkan kepada anak-anak   bahwa apa pun yang kita lakukan untuk membantu mereka yang fii   sabilillah akan dihitung sebagai amal fii sabilillah, maka bukankah   sekarang waktunya aku melaksanakan apa yang kuceramahkan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Entah  berapa kali kutekan tombol flush, tak berhasil. Kotoran itu  ndableg  bertahan di situ. Kukosongkan sebuah keranjang sampah dan kuisi  dengan  air sebanyak mungkin – sesuatu yang sebenarnya terlarang karena  semua  peserta kafilah sudah diperingatkan untuk menghemat air - lalu   kusiramkan ke toilet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih ndableg.&lt;br /&gt;Kucoba lagi menyiram&lt;br /&gt;Masih  ndableg.&lt;br /&gt;Tidak ada cara lain. Aku harus menggunakan tanganku sendiri&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kubungkus  tanganku dengan tas plastik. Kupencet sekali lagi tombol  flush. Sambil  sedikit melengos dan menahan nafas, kudorong tangan  kiriku ke lubang  toilet.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Blus!&lt;br /&gt;Si kotoran ndableg itu pun hilang disedot pipa  entah kemana&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lebih dari 10 menit kemudian kupakai untuk  membersihkan diriku sebaik  mungkin sebelum kembali ke ruang perempuan,  namun tetap saja aku merasa  tak bersih. Bukan di badan, mungkin, tapi di  pikiranku, di jiwaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada peringatan Allah di dalam kejadian  tadi - agar aku berendah-hati,  agar aku ingat bahwa sehebat dan  sepenting apa pun tampaknya tugas dan  pekerjaanku, bila kulakukan tanpa  keikhlasan, maka tak ada artinya atau  bahkan lebih hina daripada  mendorong kotoran ndableg tadi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Allahumaj'alni minat tawwabiin&lt;br /&gt;Allahumaj'alni  minal mutatahirin&lt;br /&gt;Allahumaj'alni min ibadikassalihin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;29 Mei  2010, 22:20&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Santi Soekanto&lt;br /&gt;Ibu rumah tangga dan wartawan yang  ikut dalam kafilah Freedom Flotilla  to Gaza Mei 2010.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4679129560666021884-1323799261351237255?l=sonicfist.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sonicfist.blogspot.com/feeds/1323799261351237255/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sonicfist.blogspot.com/2010/05/gaza-tidak-membutuhkanmu.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4679129560666021884/posts/default/1323799261351237255'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4679129560666021884/posts/default/1323799261351237255'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sonicfist.blogspot.com/2010/05/gaza-tidak-membutuhkanmu.html' title='Gaza Tidak Membutuhkanmu'/><author><name>Sonicfist</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11178176864851064766</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4679129560666021884.post-4168768265854696763</id><published>2010-01-16T21:30:00.008+07:00</published><updated>2010-05-26T17:01:56.419+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='IWROTE'/><title type='text'>Jawaban Dari Humam Khalil Abu Mulal</title><content type='html'>Sahabat saya satu saat membagi kegundahannya kepada saya tentang sepak terjang Usamah Bin Ladin. Intinya ada sedikit tanda tanya seputar apakah orang yang paling dicari Amerika ini terkait CIA atau tidak. Saya berusaha menjawab dengan sedikit hati-hati dengan jawaban antara setuju dan tidak walau saya juga hampir memiliki pertanyaan yang sama. Saya hanya mengatakan begitulah seperti apa diceritakan di sebuah artikel berbahasa inggris beberapa tahun yang lalu. Intinya dulu dalam konteks dia memiliki hubungan karena masalah kepentingan Amerika untuk mengusir Rusia dari Afghanistan –di artikel tersebut dia disebut sebagai Tim Osman (referensi lain: http://whatreallyhappened.com/WRHARTICLES/binladen_cia.html. Atau cari di Google dengan kata kunci: Osama, Tim Osman).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah, apa yang menjadi kegundahan sahabat saya sebenarnya juga kegundahan saya yakni soal apakah Usamah khususnya dan Alqaeda serta jaringannya pada umumnya adalah “alat” Barat dengan kata lain agen, misal agen CIA?&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jawabannya sendiri adalah ketika saya menimbang Usamah dengan apa yang saya dapati dari aksi HUMAM KHALIL ABU MULAL AL BALAWI dan berita soal dirinya — yang telah melakukan aksi peledakan di Khost, di markas intel CIA di Afghanistan, yang menewaskan setidaknya 7 orang CIA dan satu pejabat intel Yordania (satu aksi itu yang saya pikir mewakili aspirasi kaum muslimin untuk membalas darah-darah jutaan kaum muslimin yang ditumpahkan Amerika  yang telah dan sedang menjajah kaum muslimin).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aksi inilah dan berita seputar pelakunya yakni Humam Khalil Abu Mulal –-yang merupakan pejuang yang aksinya ia nyatakan untuk membalas kematian pemimpin gerakan perlawanan Taliban, satu gerakan jihadi yang disebut sebagai “ally” Alqaeda di Asia Selatan–- yang menjawab kegundahan sekaligus kebingungan saya dan mungkin juga sahabat saya itu. Jawaban yang sangat gamblang bagi apa yang selama ini menghantui cakrawala berpikir saya mengenai Alqaeda dan jaringannya. Maklum di era perang informasi dengan tersedianya informasi yang berlebih di internet membuat saya sulit untuk mengambil keputusan final walaupun saya banyak menghindari informasi arus utama dan menggali informasi dari sumber altenatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dimana letaknya jawaban tersebut? Antara lain terletak pada apa yang beredar di pemberitaan pers (barat dan Aljazeera) bahwa ia disebutkan sebagai agen ganda Intel Yordania dan CIA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disebutkan, Humam di masa-lalu terkait dengan Islamis yang kemudian “direkrut” oleh intel Yordan yang memiliki kerjasama erat dengan CIA. Dimana kemudian ia diprogram menjadi informan untuk masuk ke jajaran petinggi Alqaeda. Intel Yordan dan CIA sendiri percaya bahwa Humam sudah di de-radikalisasi. Namun nyatanya Humam malah memanfaatkan keleluasaan “bekerja” di dalam sistem intelijen musuh Islam ini untuk kemudian menghantamnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kesimpulannya bagi saya Humam memiliki ketinggian Iman, semangat jihad, sekaligus ketinggian kesadaran siyasiyah sehingga ia tidak mudah dimanfaatkan. Manuver Humam, sebagai contoh, untuk “mau bekerja” untuk intel musuh (intel Yordan dan CIA) justru dengan kesadaran tinggi ia menfaatkan untuk menggali informasi untuk kepentingan gerakannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus Humam ini saya pikir relevan sebagai contoh untuk menimbang sepak terjang Usamah bin Ladin sebagai orang nomor satu di Alqaeda. Tentu tokoh yang merupakan orang nomor satu dari Alqaeda dan jaringannya setidaknya memiliki kualitas karakter yang lebih tinggi; perpanduan semangat jihad, iman dan kesadaran siyasiyah. Maka sepertihalnya Humam, Usamah pun mungkin bergerak seperti Humam bergerak -–Barat berpikir dia bisa dimanfaatkan namun akhirnya justru melawan dan menghancurkannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aksi Humam itu sendiri adalah bukti nyata bahwa ia bukanlah agen intel musuh yang bekerja untuk kepentingan musuh. Dimana seperti dikuatkan oleh pernyataan istrinya, jurnalis Turki, bahwa tidak mungkin suaminya itu bekerja untuk Amerika padahal dia sangat membenci Amerika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Jakarta Post, 11 Januari kemarin dimuat sebuah artikel: &lt;span style="font-style: italic;"&gt;“Suicide bomber’s betrayal shows spy challenge for West”&lt;/span&gt;, dimana mereflesikan kesulitan yang dihadapai Amerika dalam permainan intelijennya. Seolah kasus Humam ini memperingatkan Amerika agar tidak bermain api  dengan taktik intelijennya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ya, tidak mudah bagi Amerika untuk menjebak seorang pejuang Islam yang berkarakter seperti Humam. Sekaligus memberikan satu perspektif baru bagi kita agar tidak mudah untuk menarik kesimpulan dari sepak terjang pejuang Islam seperti mereka yang tergabung ke dalam Alqaeda dan jaringannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun satu hal, bahwa kemungkinan lain tetap ada. Bisa saja pejuang jihadi dengan kesadaran siyasiyah yang rendah mengalami radikalisasi dan kooptasi oleh intel untuk kepentingan musuh atau mendapati hasil dari aksinya justru kontra produktif dengan tujuannya. Yang mungkin tidak seperti Humam –yang pada awalnya hendak dikendalikan sesuai agenda musuh malah kemudian bisa berlepas diri dan dengan kesadaran penuh serta determinasi tinggi mampu melakukan aksi menghantam musuhnya begitu juga mungkin dengan Usamah– pejuang jihadi yang memiliki kesadaran siyasiyah rendah tidak bisa memetakan diri untuk kemudian berlepas diri dari agenda intelijen/musuh.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirul kalam, mudah-mudahan kita selalu dimudahkan untuk memahami dan tidak sampai memvonis atau malah fatalnya mencela siapa saja diantara kaum muslimin, yang berjuang di garis depan dengan penuh keberanian membalaskan darah kaum muslimin di Irak, Afghan, Bosnia, Pattani, Chech, Palestina –apalagi jika kemudian tahu bagaimana kondisi akhir hayat para pejuang tersebut (banyak bukti mujahidin meninggal dengan kondisi telunjuk seperti dalam shalat, darah terus mengalir segar, raut wajah menunjukan keteduhan dll).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kenapa saya katakan di garis depan? Karena merekalah yang kontak langsung melawan musuh Islam, langsung berhadapan dengan segala resikonya. Mereka adalah orang-orang khusus yang jarang ditemui ketika banyak kaum muslimin terjangkit penyakit wahn aka cinta dunia dan takut mati. Merekalah yang disebut di dalam hadis sebagai kelompok yang terus berperang yang akan dimenangkan Alloh swt. Mereka jauh lebih baik dari para ulama yang menjadi stempel kepentingan penguasa seperti ulama yang menghalalkan pembangunan tembok baja di perbatasan Rafah untuk memuaskan Hosni Mubarak yang sudah terikat dengan uang haram Amerika yang tragisnya justru membunuh saudara kita di Gaza secara perlahan.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4679129560666021884-4168768265854696763?l=sonicfist.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sonicfist.blogspot.com/feeds/4168768265854696763/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sonicfist.blogspot.com/2010/01/jawaban-dari-humam-khalil-abu-mulal.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4679129560666021884/posts/default/4168768265854696763'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4679129560666021884/posts/default/4168768265854696763'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sonicfist.blogspot.com/2010/01/jawaban-dari-humam-khalil-abu-mulal.html' title='Jawaban Dari Humam Khalil Abu Mulal'/><author><name>Sonicfist</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11178176864851064766</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4679129560666021884.post-6764482127213420868</id><published>2009-05-19T11:40:00.002+07:00</published><updated>2011-04-26T08:34:05.530+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='3rd Party'/><title type='text'>NEOLIBERALISME</title><content type='html'>Oleh Revrisond Baswir&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NEOLIBERALISME, tiba-tiba saja mencuat menjadi wacana hangat di tengah-tengah masyarakat. Pemicunya adalah munculnya nama Boediono sebagai calon wakil presiden Susilo Bambang Yudhoyono dalam pemilihan presiden yang akan datang. Menurut para penentang mantan Gubernur Bank Indonesia tersebut, Boediono seorang ekonom yang menganut paham ekonomi neoliberal, sebab itu ia sangat berbahaya bagi masa depan perekonomian Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Tulisan ini tidak bermaksud mengupas Boediono atau paham ekonomi yang dianutnya. Tujuan tulisan ini adalah untuk menguraikan pengertian, asal mula, dan perkembangan neoliberalisme secara singkat. Saya berharap, dengan memahami neoliberalisme secara benar, silang pendapat yang berkaitan dengan paham ekonomi ini dapat dihindarkan dari debat kusir. Sebaliknya, para ekonom yang jelas-jelas mengimani neoliberalisme, tidak secara mentah-mentah pula mengelak bahwa dirinya bukan seorang neoliberalis.&lt;br /&gt;Sesuai dengan namannya, neoliberalisme adalah bentuk baru dari paham ekonomi pasar liberal. Sebagai salah satu varian dari kapitalisme yang terdiri dari merkantilisme, liberalisme, keynesianisme, neoliberalisme dan neokeynesianisme, neoliberalisme adalah sebuah upaya untuk mengoreksi kelemahan yang terdapat dalam liberalisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana diketahui, dalam paham ekonomi pasar liberal, pasar diyakini memiliki kemampuan untuk mengurus dirinya sendiri. Karena pasar dapat mengurus dirinya sendiri, maka campur tangan negara dalam mengurus perekonomian tidak diperlukan sama sekali. Tetapi setelah perekonomian dunia terjerumus ke dalam depresi besar pada tahun 1930-an, kepercayaan terhadap paham ekonomi pasar liberal merosot secara drastis. Pasar ternyata tidak hanya tidak mampu mengurus dirinya sendiri, tetapi dapat menjadi sumber malapetaka bagi kemanusiaan. Depresi besar 1930-an tidak hanya ditandai oleh terjadinya kebangkrutan dan pengangguran massal, tetapi bermuara pada terjadinya Perang Dunia II.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyadari kelemahan ekonomi pasar liberal tersebut, pada September 1932, sejumlah ekonom Jerman yang dimotori oleh Rustow dan Eucken mengusulkan dilakukannya perbaikan terhadap paham ekonomi pasar, yaitu dengan memperkuat peranan negara sebagai pembuat peraturan. Dalam perkembangannya, gagasan Rostow dan Eucken diboyong ke Chicago dan dikembangkan lebih lanjut oleh Ropke dan Simon.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana dikemas dalam paket kebijakan ekonomi ordoliberalisme, inti kebijakan ekonomi pasar neoliberal adalah sebagai berikut: (1) tujuan utama ekonomi neoliberal adalah pengembangan kebebasan individu untuk bersaing secara bebas-sempurna di pasar; (2) kepemilikan pribadi terhadap faktor-faktor produksi diakui dan (3) pembentukan harga pasar bukanlah sesuatu yang alami, melainkan hasil dari penertiban pasar yang dilakukan oleh negara melalui penerbitan undang-undang (Giersch, 1961). Tetapi dalam konferensi moneter dan keuangan internasional yang diselenggarakan oleh Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB) di Bretton Woods, Amerika Serikat (AS) pada 1944, yang diselenggarakan untuk mencari solusi terhadap kerentanan perekonomian dunia, konsep yang ditawarkan oleh para ekonom neoliberal tersebut tersisih oleh konsep negara kesejahteraan yang digagas oleh John Maynard Keynes.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagaimana diketahui, dalam konsep negara kesejahteraan atau keynesianisme, peranan negara dalam perekonomian tidak dibatasi hanya sebagai pembuat peraturan, tetapi diperluas sehingga meliputi pula kewenangan untuk melakukan intervensi fiskal dan moneter, khususnya untuk menggerakkan sektor riil, menciptakan lapangan kerja dan menjamin stabilitas moneter. Terkait dengan penciptaan lapangan kerja, Keynes bahkan dengan tegas mengatakan: ”Selama masih ada pengangguran, selama itu pula campur tangan negara dalam perekonomian tetap dibenarkan.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun kedigdayaan keynesianisme tidak bertahan lama. Pada awal 1970-an, menyusul terpilihnya Reagen sebagai presiden AS dan Tatcher sebagai Perdana Menteri Inggris, neoliberalisme secara mengejutkan menemukan momentum untuk diterapkan secara luas. Di Amerika hal itu ditandai dengan dilakukannya pengurangan subsidi kesehatan secara besar-besaran, sedang di Inggris ditandai dengan dilakukannya privatisasi BUMN secara massal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya, terkait dengan negara-negara sedang berkembang, penerapan neoliberalisme menemukan momentumnya pada akhir 1980-an. Menyusul terjadinya krisis moneter secara luas di negara-negara Amerika Latin. Departemen Keuangan AS bekerja sama dengan Dana Moneter Internasional (IMF), merumuskan sebuah paket kebijakan ekonomi neoliberal yang dikenal sebagai paket kebijakan Konsensus Washington. Inti paket kebijakan Konsensus Washington yang menjadi menu dasar program penyesuaian struktural IMF tersebut adalah sebagai berikut:&lt;br /&gt;(1) pelaksanaan kebijakan anggaran ketat, termasuk kebijakan penghapusan subsidi;&lt;br /&gt;(2) liberalisasi sektor keuangan; (3) liberalisasi perdagangan; dan&lt;br /&gt;(4) pelaksanaan privatisasi BUMN.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Indonesia, pelaksanaan agenda-agenda ekonomi neoliberal secara masif berlangsung setelah perekonomian Indonesia dilanda krisis moneter pada 1997/1998 lalu. Secara terinci hal itu dapat disimak dalam berbagai nota kesepahaman yang ditandatatangani pemerintah bersama IMF. Setelah berakhirnya keterlibatan langsung IMF pada 2006 lalu, pelaksanaan agenda-agenda tersebut selanjutnya dikawal oleh Bank Dunia, ADB dan USAID.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menyimak uraian tersebut, secara singkat dapat disimpulkan, sebagai bentuk baru liberalisme, neoliberalisme pada dasarnya tetap sangat memuliakan mekanisme pasar. Campur tangan negara, walau pun diakui diperlukan, harus dibatasi sebagai pembuat peraturan dan sebagai pengaman bekerjanya mekanisme pasar. Karena ilmu ekonomi yang diajarkan pada hampir semua fakultas ekonomi di Indonesia dibangun di atas kerangka kapitalisme, maka sesungguhnya sulit dielakkan bila 99,9 persen ekonom Indonesia memiliki kecenderungan untuk menjadi penganut neoliberalisme. Wallahua’lambishawab. (Penulis adalah Peneliti Pusat Studi Ekonomi Kerakyatan UGM)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4679129560666021884-6764482127213420868?l=sonicfist.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sonicfist.blogspot.com/feeds/6764482127213420868/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sonicfist.blogspot.com/2009/05/neoliberalisme.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4679129560666021884/posts/default/6764482127213420868'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4679129560666021884/posts/default/6764482127213420868'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sonicfist.blogspot.com/2009/05/neoliberalisme.html' title='NEOLIBERALISME'/><author><name>Sonicfist</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11178176864851064766</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4679129560666021884.post-3354756309168544144</id><published>2009-05-16T09:45:00.012+07:00</published><updated>2010-05-26T17:04:41.702+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='IWROTE'/><title type='text'>Kerapuhan Israel dan Masa Depan Milik Palestina</title><content type='html'>&lt;b&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: normal;"&gt;Mempertanyakan perayaan proklamasi sebuah negara yang dibangun diatas tanah rampasan. &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: normal;"&gt;&lt;artikel dalam="" ditulis="" memperingati="" nakhba="" rangka=""&gt;&lt;essay at="" commemoration="" in="" jepang,="" nakhba="" of&amp;nbsp;="" pusat="" studi="" ui="" written=""&gt;&lt;essay at="" commemorating="" in="" jepang,="" nakhba="" pusat="" studi="" ui="" written=""&gt; &lt;/essay&gt;&lt;/essay&gt;&lt;/artikel&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;Teror: Eskapisme Kerapuhan Inheren&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Agresifitas Israel sebagai bentuk eskapisme mental — untuk menghindari pertanyaan soal keabsahan eksistensinya yang tidak bisa Israel jawab baik secara rasional, teologis dan historis — tidak hanya berbentuk teror membabi-buta untuk melenyapkan penduduk Palestina yang Israel pikir akan menjadi batu sandungan bagi masa depan eksistensinya yang senantiasa tentu menghantuinya terkait pembantaian, perampokan dan pengusiran yang dilakukan baik padapada proses awal berdirinya atau pada saat ini dimana ia sudah mendekati jurang kehancurannya sendiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tetapi agresifitas sebagai bentuk eskapisme itu juga melibatkan propaganda yang keji dan absurd. Israel menyebut pihak yang melakukan perlawanan terhadap pendudukannya sebagai teroris. Tidak hanya itu secara menjijikan Israel mempersalahkan (&lt;i&gt;blaming to&lt;/i&gt;) pembantaian kepada yang ia bantai dengan dalih, dalam kasus Gaza misalnya, bahwa roket terus ditembakan ke wilayah yang ia rampok sebelumnya (yang kemudian mereka namai Sderot) — terlihat bahwa Israel mempermasalahkan hak perlawanan pihak yang mereka jajah, hak untuk menolak tunduk pada pembantaian, perampokan tanah dan pengusiran.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Padahal roket itu hanya bentuk penolakan untuk dibodohi oleh perjanjian-perjanjian yang Israel langgar sendiri awalnya. Sebagai contoh bahwa sebelum Israel menyerang Gaza Desember 2008, perjanjian genjatan senjata ditaati kedua belah pihak Hamas dan Israel. Lalu mengapa Israel mempersalahkan roket? Justru itu setelah Israel melanggar perjanjian dengan melakukan serangan ke Gaza pada November 2008 dimana 6 orang anggota Hamas syahid. Justru itu setelah nyata bahwa perjanjian genjatan senjata (cease-fire) tidak menghentikan blokade Israel terhadap penduduk Gaza untuk sekian lamanya. Yang kemudian ini mengakibatkan bencana kemanusiaan kekurangan bahan makanan, akses air bersih dan energi yang menyebabkan menjangkitnya malnutrisi dan lain lain.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;b&gt;Ketidakwarasan Mental&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;Mempersalahkan kejahatan kepada korban kejahatan adalah satu bentuk ketidakwarasan mental yang bersumber pada kepercayaan superioritas zionis yahudi. kita bisa lacak akar sumbernya dari Talmud soal bahwa zionis yahudi boleh menipu, boleh mengeksploitasi, boleh menjajah Goyim/ Non-Yahudi karena Goyim diciptakan untuk kepentingan Israel! Mempersalahkan kejahatan kepada korban kejahatan adalah cara Israel mencuci tangannya dari lumuran darah penduduk Palestina.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Ketidakwarasan mental yang bersumber pada Talmud itu jugalah yang membuat Israel dengan menjijikan meminta Hamas dilucuti persenjataannya dan penyelundupan senjata yang diklaim dari Iran dihentikan. Karena tidak waras, Israel tidak ingin dunia yang waras justru mempertanyakan keabsahan propaganda Israel soal &lt;i&gt;self defense&lt;/i&gt; atau &lt;i&gt;right to exist&lt;/i&gt;. padahal teror yang Israel lakukan adalah berawal dari perjanjian-perjanjian yang Israel langgar sendiri pada awalnya lalu pihak Palestina melawan itu lalu Israel balas dengan &lt;i&gt;countermeasure&lt;/i&gt; yang tidak waras dengan mengerahkan kekuatan yang tidak proporsional terhadap populasi yang sama sekali terjepit, dalam kasus Gaza kemarin.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Orang waras mana yang sanggup mengatakan bahwa itu tindakan ksatria dari militer yang memiliki moral untuk menaati konvensi-konvensi internasional mengenai perang? Disinilah lagi-lagi kelemahan inheren Zionsi Israel terlihat. Tidak hanya dengan contoh bahwa diberitakan tentara zionis ada yang memakai semacam pampers untuk menghadapi kelompok perlawanan Hamas, tapi secara fundamental Israel tidak memiliki basis pemikiran yang valid menyoal eksistensi Israel. Jika ini tidak dialihkan kepada bentuk teror eksternal, Israel akan kehilangan kerekatan nasional, sekaligus perasaan memiliki tanah yang Israel klaim sebagai milik meraka padahal ia rampok dari penduduk asli Palestina. Ini tentunya adalah ancaman laten bagi eksistensi Israel sekuat apapun militer yang diperbantukan oleh Amerika kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;b&gt;Propaganda dan Media: Pilar Pertahanan zionis Israel&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;Agresifitas propaganda Israel memutarbalikan fakta bisa dikatakan tidak lebih penting dari operasi teror Israel kepada penduduk asli Palestina. Propaganda berupaya memberikan kepercayaan, kesan bahwa Israel absah untuk melakukan apa yang ingin Israel lakukan baik di masa lalu dan masa yang akan datang.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Perang militer dan opini adalah dua sisi pedang yang Israel mainkan dengan bantuan Amerika dan Eropa serta lembaga-lembaga status quo internasional yang telah mengalami pembusukan oleh kepentingan pembelaan kepada entitas zionis Israel.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Kita memahami benar bahwa perang opini adalah front yang tidak hanya penting baik bagi rehabilitasi imej Israel di mata siapapun yang waras tapi ini juga memberikan benteng bagi kerapuhan eksistensi Israel. Dalam front perang opini ini pengalihan pertanyaan menyoal keabsahan eksistensi negara Israel bukan hanya penting tapi sebuah keniscayaan jika Israel ingin terus eksis. Disinilah relevansi kepentingan zionis Israel dalam jaringan media internsional yang notabene dimilki didominasi zionis yahudi.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;b&gt;Holocaust dan Revisionis&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;Untuk kepentingan pengalihan, Israel melalui kekuatan media dan politik melakukan pemberangusan baik kepada individu dan atau media yang dinilai mengancam Israel. Sebagai contoh terkait holocaust. Karena Holocaust merupakan satu peristiwa sejarah yang penting bagi berdirinya negara Israel dimana zionis mengambil manfaat dari politisasi peristiwa tersebut, zionis dengan berbagai cara memberangus siappun yang mencoba mempertanyakan keabsahannya khususnya soal angka 6 juta yahudi yang diklaim mati atau dokumen sejarah lainnya seperti “Anne Frank Diary” atau atau soal “Gas Chamber” - yang semuanya terbukti &lt;i&gt;hoax/fake &lt;/i&gt;atau palsu. Malah di Eropa, dimana mayoritas pemerintahannya sudah mengalami pembusukan kepentingan zionis internasional, UU terkait Holocaust sudah umum digunakan untuk membungkam para pemikir — yang kemudian banyak disebut sebagai pemikir revisionis — yang mempertanyakan validitas narasi-narasi sejarah Holocaust versi yahudi (versi ‘resmi’).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Beberapa pemikir revisionis di Eropa dicekal, diintimidasi dan malah ada pula yang coba dibungkam dengan kekerasan oleh komplotan kriminal zionis sebagai contoh Prof Robert Faurisson, seorang professor dari Sorbonne Perancis yang terkenal vokal mempertanyakan keabsahan sejarah Holocaust versi resmi pihak status quo zionis.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Tapi alhamdulillah berkat dengan adanya internet, perlawanan terhadap propaganda dan mitos-mitos yang selama ini zionis andalkan untuk dijadikan basis latar belakang keabsahan perampokan tanah Palestina tidak bisa terbendung. Kita bisa dengan bebas mengakses dan mempelajari sanggahan sejarawan revisionis di berbagai situs antara lain situs Institute for Historical Review &lt;a href="http://www.ihr.org/" target="_blank"&gt;http://www.ihr.org&lt;/a&gt; , Radio Islam &lt;a href="http://radioislam.org/"&gt;http://www.radioIslam.org&lt;/a&gt; atau Ziopedia &lt;a href="http://ziopedia.org/"&gt;http://www.ziopedia.org&lt;/a&gt; dan masih banyak lagi situs lainnya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Perlawanan terhadap propaganda Israel juga harus meliputi penolakan reduksi masalah palestina menjadi hanya masalah Arab dan malah kepentingan nasional Palestina sebab isolasi masalah Palestina menjadi masalah dalam konteks sempit adalah usaha pemisahan akar sejarah palestina dengan islam - dimana disitu ada mesjid pertama kiblat kaum muslimin dst. Yang tidak lain ini juga untuk melemahkan kesadaran dunia islam khususnya.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Overall, Barat dan medianya mereduksi dan mengalihkan inti persoalan masalah yang sebenarnya dengan sebagai contoh mereka memilih istilah ‘konflik’ dalam pemberitaan atau di forum internasional. tentu istilah ini melampaui apa yang sebenarnya harus dibahas yakni ‘keabsahan’ eksistensi israel sebagai dasar bagi semua kemelut timur tengah umumnya, palestina khususnya. dengan kata lain mempertanyakan propagandanya soal ‘the right to exist’! dengan istilah ini kita diberi kesan bahwa israel adalah sebuah entitas politik/negara yang setara dengan negara-negara lain. dimana pada nyatanya israel adalah hanyalah penjajah dan perampok.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;b&gt;Persatuan Umat: Masa Depan Pembebasan Palestina &lt;/b&gt;&lt;br /&gt;Nah, disini kita melihat dimana peluang peran aktif yang dapat kita mainkan, khususnya pihak media umat islam, yakni kita harus terus mengupayakan adalah menyebarkan fakta sesungguhnya bahwa israel hanyalah sebuah negara yang tidak absah dan fiktif. kita harus terus melawan segala bentuk public relation yang dilakukan oleh israel sendiri ataukah oleh pihak lain (Eropa, Amerika) yang memiliki tujuan untuk memberi kesan, teori, dan kesadaran bahwa eksistensi israel adalah legal dan absah.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Poin kedua, sudah jelas bahwa Eropa, Amerika dan PBB hanyalah fasilitator bagi eksistensi israel baik pada saat awal berdirinya atau sekarang saat ia sedang sekarat. Dimana mereka membantu memperlambat hancurnya negara Iblis tersebut. maka setelah secara imani umat islam dilarang untuk menyandarkan nasibnya kepada pihak musuh/ kafir, pada saat yang sama secara faktual mengatakan bahwa benar sampai kapanpun negara kafir dan lembaga internasional seperti PBB atau international crime court tidak akan berpihak kepada umat islam. Bukan karena misal markas PBB berada di new york, tetapi secara fundamental PBB secara politis adalah alat bagi penjajah dan secara historis nyatanya PBB adalah lembaga yang dibangun bagi kepentingan negara pemenang perang (WWI &amp;amp; WWII).&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Maka jangan pernah berharap kepada PBB atau International Crime Court (ICC) yang menyebutkan tidak bisa menginvestigasi isreal dalam kasus pembantaian gaza kemarin karena katanya israel bukan anggota ICC tetapi pada saat yang sama&lt;a href="http://www.icc-cpi.int/NR/exeres/0EF62173-05ED-403A-80C8-F15EE1D25BB3.htm" target="_blank"&gt; ICC memerintahkan penangkapan pemimpin sudan Omar Bashir&lt;/a&gt; padahal Sudan adalah bukan anggota ICC!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Harapan kita adalah perlawanan yang berpijak kepada kekuatan sendiri dan pertolongan dari Alloh SWT! Lebanon dan Gaza telah jadi saksi bahwa kita memiliki kekuatan yang tidak terkalahkan. itu saja dengan kondisi dimana para pemimpin negara-negara arab tidak mengerahkan pasukannya untuk menolong saudarnya di Gaza, bagaimana jika seluruh pasukan kaum muslimin dikerahkan untuk melawan israel? ketika para pemimpin pengkhianat antek Amerika itu sudah diturunkan oleh gerakan umat islam?&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Oleh karena itu ketidakpercayaan kita dengan basis fakta dan iman kepada pihak lain meniscayakan bahwa kita memerlukan sebuah institusi politik untuk menyatukan pontensi kekuatan militer kita. Disinilah letak relevansi apa yang telah menjadi fenomena bahwa umat islam sekarang diseluruh dunia sangat membutuhkan kembalinya negara Khilafah yang pernah mengayomi Palestina beberapa abad dan malah pada masa kemundurannyapun Khilafah menolak untuk memberikan sejengkal tanah Palestina kepada zionis yahudi yang menawarkan pelunasan hutang negara Khilafah pada waktu itu. Walau kemudian akhirnya negara tersebut berhasil diruntuhkan tahun 1924 melalui  konspirasi Barat.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;Pada jangka pendek kita harus terus mengupayakan perlawanan terhadap israel dan propaganda-propagandanya. secara simultan untuk tujuan jangka panjang kita harus mengupayakan terbentuknya kembali Khilafah sebagai institusi politik bagi umat Islam di dunia yang akan mengerahkan pasukan untuk melindungi tiap jengkal tanah kaum muslim, darahnya serta hartanya. Sebuah negara yang mana jumhur ulama bersepakat mengenai kewajiban penegakannya. Basis dari visi ini adalah akidah dan keniscayaan fakta akan perlunya persatuan Islam. Tentunya, disini letak urgensi melenyapkan rezim-rezim antek Amerika dan Israel di Dunia Islam sebelum gagasan pelenyapan batas nasional dan persatuan Umat di bawah satu bendera, untuk membebaskan tanah-tanah kaum Muslimin yang masih dijajah pada umumnya, Palestina pada khususnya.&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: normal;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;i&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;(Esai ditulis untuk memperingati  Nakhba, peristiwa bersejarah ketika rakyat Palestina mulai diusir dan  terusir, &lt;/span&gt;&lt;b&gt;&lt;span style="font-style: italic; font-weight: normal;"&gt;di Pusat Studi Jepang, UI)&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/i&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4679129560666021884-3354756309168544144?l=sonicfist.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sonicfist.blogspot.com/feeds/3354756309168544144/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sonicfist.blogspot.com/2009/05/kerapuhan-israel-dan-masa-depan-milik.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4679129560666021884/posts/default/3354756309168544144'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4679129560666021884/posts/default/3354756309168544144'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sonicfist.blogspot.com/2009/05/kerapuhan-israel-dan-masa-depan-milik.html' title='Kerapuhan Israel dan Masa Depan Milik Palestina'/><author><name>Sonicfist</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11178176864851064766</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4679129560666021884.post-9095825511917619231</id><published>2009-04-24T14:00:00.003+07:00</published><updated>2011-04-26T08:34:24.243+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='3rd Party'/><title type='text'>Dualisme bisa menjadi perselingkuhan intelektual. Hatinya berzikir pada Tuhan tapi fikirannya menghujatNya</title><content type='html'>&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Split personality, Hipokrisi punya landasan filosofis tersendiri dilihat dari kacamata pemikiran barat tapi bagaimana dengan kacamata Islam? Bolehkah?&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Oleh: Hamid Fahmy Zarkasyi *&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah acara talk-show di sebuah stasiun TV Inggeris tahun 90 an&lt;br /&gt;ditampilkan isu pelacuran. Panelisnya pendidik, pastur, tokoh&lt;br /&gt;masyarakat dan beberapa pelacur. Hampir semua menyoroti profesi pelacur&lt;br /&gt;dengan nada sinis. Pelacur adalah sampah masyarakat. Pelacur mesti&lt;br /&gt;dijauhkan dari anak-anak. Merusak adat kesopanan sosial, dan seterusnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi yang menarik giliran pelacur angkat bicara. "Saya memang pelacur. Dan&lt;br /&gt;saya melakukan ini karena saya janda. Saya menjalani profesi ini untuk&lt;br /&gt;menghidupi tiga orang anak saya. Kalian boleh saja mencemooh. Tapi&lt;br /&gt;siapa yang perduli jika anak-anak saya kelaparan, siapa! Siapa!" ia&lt;br /&gt;berteriak lantang. "Supaya kalian semua tahu, lanjutnya, saya memang&lt;br /&gt;pelacur tapi hati saya tetap suci". Hadirin pun bersorak.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nampaknya orang bersorak bukan karena ia pelacur, tapi karena ia dualis. Menjadi&lt;br /&gt;pelacur dan merasa suci. Dua sifat yang kontradiktif. Yang saya heran&lt;br /&gt;justru mengapa mereka bersorak. Sebab doktrin dualisme sudah lama&lt;br /&gt;berakar di dalam pemikiran Barat. Asal usul terdekatnya adalah filsafat&lt;br /&gt;akal (philosophy of mind) yang digemari Descartes, Kant, Leibniz, Christian Wolf&lt;br /&gt;dan lain-lain. Menurut Christian Wolff misalnya "The dualists (dualistae) are&lt;br /&gt;those who admit the existence of both material and immaterial substances," tapi&lt;br /&gt;wujud materi dan jiwa tepisah. Pengertian ini disepakati Pierre Bayle dan&lt;br /&gt;Leibniz.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan konon Barat mewarisinya dari kepercayaan Zoroaster (1000 SM) di Timur.&lt;br /&gt;Dunia dianggap sebagai pergulatan abadi antara kebaikan dan kejahatan.&lt;br /&gt;Thomas Hyde menemukan doktrin ini dalam sejarah agama Persia kuno (Historia&lt;br /&gt;religionis veterum Persiarum, 1700). Doktrin Zoroaster diwarisi oleh Manicheisme dan diramu dengan dualisme Yunani. Tuhan akhirnya dianggap sebagai person dan juga materi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bagi orang Mesir kuno Re adalah tuhan matahari simbol kehidupan dan&lt;br /&gt;kebenaran. Lawannya adalah Apophis lambang kegelapan dan kejahatan.&lt;br /&gt;Deva dalam agama Hindu adalah tuhan baik, musuhnya adalah asura tuhan&lt;br /&gt;jahat. Di Babylonia peperangan antara Marduk dan Tiamat adalah mitos&lt;br /&gt;yang mewarnai worldview mereka. Mitologi Yunani selalu&lt;br /&gt;menampilkan peperangan Zeus dengan Titans. Di Jerman perang antara Ases&lt;br /&gt;dan Vanes, meski berakhir damai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam filsafat, Pythagoras adalah dualis. Segala sesuatu diciptakan saling&lt;br /&gt;berlawanan: satu dan banyak, terbatas tak terbatas, berhenti-gerak,&lt;br /&gt;baik-buruk dsb. Empedocles setuju dengan Pythagoras, baginya dunia ini&lt;br /&gt;dikuasai oleh dua hal cinta dan kebencian. Plato dalam dialog-dialognya&lt;br /&gt;memisahkan jiwa dari raga, inteligible dari sensible.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi apakah dualisme itu benar-benar realitas? Atau sekedar persepsi yang&lt;br /&gt;menyimpang? Sebab nilai-nilai monistis (kesatuan) dalam realitas juga&lt;br /&gt;ada dan riel. Heraclitus dan Parmenides mengkritik dualisme Pythagoras.&lt;br /&gt;Banyak itu itupun berasal dari yang satu yang abadi. Yang dianggap&lt;br /&gt;saling berlawanan itu sebenarnya membentuk kesatuan dan tidak bisa&lt;br /&gt;dipisahkan. Aristotle ikut-ikutan. Dualisme Plato juga tidak benar.&lt;br /&gt;Jika jiwa diartikan bentuk (form) dari raga alami yang berpotensi hidup&lt;br /&gt;maka jiwa adalah pasangan raga. Jadi jiwa dan raga adalah suatu&lt;br /&gt;kesatuan. Tapi Aristotle ternyata masih dualis juga. Ia memisahkan akal&lt;br /&gt;dari jiwa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam kepercayaan kuno pun unsur monisme juga wujud. Marduk ternyata turunan&lt;br /&gt;dari Tiamat. Zeus dan Titan berasal dari moyang yang sama. Leviathan&lt;br /&gt;ternyata diciptakan Tuhan. Pemberontak Mahabharata adalah dari keluarga&lt;br /&gt;yang sama. Dalam agama Zoaraster, kebaikan selalu dinisbatkan kepada&lt;br /&gt;Ahura Mazda atau Ohrmazd sedangkan kejahatan disifatkan kepada Ahra&lt;br /&gt;Mainyu atau Ahriman. Tapi dalam kitab Gathas, kebaikan dan kejahatan&lt;br /&gt;adalah saudara kembar dan memilih salah satu karena kehendak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pemikir Kristen mulanya memilih ikut Plato, tapi mulai abad ke 13&lt;br /&gt;mereka pindah ikut Aristotle dengan beberapa modifikasi. Di zaman&lt;br /&gt;Renaissance dualisme Plato kembali menjadi pilihan. Tapi pada abad ke&lt;br /&gt;17 Descartes memodifikasinya. Baginya yang riel itu adalah akal sebagai&lt;br /&gt;substansi yang berfikir (substance that think) dan materi sebagai substansi yang&lt;br /&gt;menempati ruang (extended substance).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Teori ini dikenal dengan Cartesian dualism. Tujuannya agar fakta-fakta&lt;br /&gt;didunia materi (fisika) dapat dijelaskan secara matematis geometris dan&lt;br /&gt;mekanis. Kant dalam The Critique of Pure Reason mengkritik&lt;br /&gt;Descartes, tapi dia punya doktrin dualismenya sendiri. Pendek kata&lt;br /&gt;Neo-Platonisme, Cartesianisme dan Kantianisme adalah filsafat yang&lt;br /&gt;mencoba merenovasi doktrin dualisme. Tapi terjebak pada dualisme yang&lt;br /&gt;lain.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perang antara monisme dan dualisme, sejatinya adalah pencarian konsep&lt;br /&gt;ke-esaan-an (tawhid). Peperangan itu digambarkan dengan jelas oleh Lovejoy dalam&lt;br /&gt;bukunya The Revolt Against Dualism. Fichte dan Hegel, misalnya juga mencoba menyodorkan doktrin monisme, tapi bagaimana bentuk kesatuan kehendak jiwa dan raga, tidak jelas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nampaknya, karena arogansi akal yang tanpa wahyu (unaided reason) maka monisme&lt;br /&gt;tersingkir dan dualisme berkibar. Jiwa dan raga dianggap dua intitas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang dualis melihat fakta secara mendua. Akal dan materi adalah dua substansi&lt;br /&gt;yang secara ontologis terpisah. Jiwa-raga (mind-body) tidak saling terkait satu sama lain, karena beda komposisi. Akal bisa jahat dan materi bersifat suci. Atau sebaliknya, jiwa selalu dianggap baik dan raga pasti jahat. Padahal dari jiwalah kehendak berbuat jahat itu timbul. Dalam Islam kerja raga adalah suruhan jiwa (innama al-a'mal bi al-niyyat). Karena itu ketulusan dan kebersihan jiwa membawa kesehatan raga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dualis dikalangan antropolog pasti memandang manusia dari dua sisi: akal dan&lt;br /&gt;nafsu, jiwa dan raga, kebebasan dan taqdir (qadariyyah &amp;amp; jabariyyah).&lt;br /&gt;Dalam filsafat ilmu, dualisme pasti merujuk kepada dichotomi&lt;br /&gt;subyek-obyek, realitas subyektif dan obyektif. Kebenaran pun menjadi&lt;br /&gt;dua kebenaran obyektif dan subyektif. Bahkan di zaman postmo kebenaran&lt;br /&gt;ada dua absolut dan relatif. Dalam Islam konsep tawhid inherent dalam semua&lt;br /&gt;konsep, tentunya asalkan sang subyek berfikir tawhidi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nampaknya doktrin dualisme telah memenuhi pikiran manusia modern, termasuk&lt;br /&gt;pelacur itu. Pernyataan pelacur itu tidak beda dari dialog dua sejoli&lt;br /&gt;dalam film Indecent Proposal, "I slept with him but my heart is with you".&lt;br /&gt;Seorang dualis bisa saja berpesan "lakukan apa saja asal dengan niat&lt;br /&gt;baik". Anak muda Muslim yang terjangkiti pikiran liberal akan berkata&lt;br /&gt;`jalankan syariah sesuka hatimu yang penting mencapai maqasid syariah".&lt;br /&gt;Kekacauan berfikir inilah kemudian yang melahirkan istilah "penjahat&lt;br /&gt;yang santun", "koruptor yang dermawan", "atheis yang baik", "Pelacur&lt;br /&gt;yang moralis", dan seterusnya. Mungkin akibat ajaran dualisme pula Pak&lt;br /&gt;Kyai menjadi salah tingkah dan berkata "Hati saya di Mekkah, tapi otak&lt;br /&gt;saya di Chicago". Dualisme akhirnya bisa menjadi perselingkuhan&lt;br /&gt;intelektual. Hatinya berzikir pada Tuhan tapi fikirannya menghujatNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;*Penulis Direktur Eksekutif Institute for the Study of Islamic Thought and&lt;br /&gt;Civilization (INSISTS)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4679129560666021884-9095825511917619231?l=sonicfist.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sonicfist.blogspot.com/feeds/9095825511917619231/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sonicfist.blogspot.com/2009/04/dualisme-bisa-menjadi-perselingkuhan.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4679129560666021884/posts/default/9095825511917619231'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4679129560666021884/posts/default/9095825511917619231'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sonicfist.blogspot.com/2009/04/dualisme-bisa-menjadi-perselingkuhan.html' title='Dualisme bisa menjadi perselingkuhan intelektual. Hatinya berzikir pada Tuhan tapi fikirannya menghujatNya'/><author><name>Sonicfist</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11178176864851064766</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4679129560666021884.post-5118816519059224922</id><published>2009-04-24T13:55:00.005+07:00</published><updated>2011-04-26T08:34:42.312+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='3rd Party'/><title type='text'>Mengkritisi Konsep THEO-DEMOKRASI</title><content type='html'>&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Sepertinya tulisan ini (juga) memberikan masukan untuk tulisan Dr Nuim Hidayat di &lt;/span&gt;&lt;a href="http://nuimhidayat.blogspot.com/2009/04/demokrasi-vs-teodemokrasi.html" style="font-style: italic;"&gt;http://nuimhidayat.blogspot.com/2009/04/demokrasi-vs-teodemokrasi.html&lt;/a&gt;. &lt;span style="font-style: italic;"&gt;Yang notabene mengkritisi Azyumardi Azra yang merupakan demokrasi partisan "banget&lt;/span&gt;".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Makna Theo-Demokrasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Konsep theo-demokrasi merupakan konsep sistem politik Islam yang digagas oleh Abul A’la Al-Maududi (lahir 1903), ulama Pakistan yang mendirikan gerakan Islam Jamaat-e-Islami pada tahun 1940-an. Konsep itu dituangkan dalam bukunya yang terkenal Al-Khilafah wa al-Mulk (Khilafah dan Kerajaan) yang terbit di Kuwait tahun 1978.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seperti dapat diduga dari istilahnya, konsep theo-demokrasi adalah akomodasi ide theokrasi dengan ide demokrasi. Namun, ini tak berarti al-Maududi menerima secara mutlak konsep theokrasi dan demokrasi ala Barat. Al-Maududi dengan tegas menolak teori kedaulatan rakyat (inti demokrasi), berdasarkan dua alasan. Pertama, karena menurutnya kedaulatan tertinggi adalah di tangan Tuhan. Tuhan sajalah yang berhak menjadi pembuat hukum (law giver). Manusia tidak berhak membuat hukum. Kedua, praktik "kedaulatan rakyat" seringkali justru menjadi omong kosong, karena partisipasi politik rakyat dalam kenyataannya hanya dilakukan setiap empat atau lima tahun sekali saat Pemilu. Sedang kendali pemerintahan sehari-hari sesungguhnya berada di tangan segelintir penguasa, yang sekalipun mengatasnamakan rakyat, seringkali malah menindas rakyat demi kepentingan pribadi (Amien Rais, 1988:19-21).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Namun demikian, ada satu aspek demokrasi yang diterima Al-Maududi, yakni dalam arti, bahwa kekuasaan (Khilafah) ada di tangan setiap individu kaum mukminin. Khilafah tidak dikhususkan bagi kelompok atau kelas tertentu. Inilah, yang menurut Al-Maududi, yang membedakan sistem Khilafah dengan sistem kerajaan. Dari sinilah al-Maududi lalu menyimpulkan,"Dan ini pulalah yang mengarahkan khilafah Islamiyah ke arah demokrasi, meskipun terdapat perbedaan asasi antara demokrasi Islami dan demokrasi Barat..." (Al-Maududi, 1988:67).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai theokrasi, yang juga menjadi akar konsep theo-demokrasi, sebenarnya juga ditolak oleh Al-Maududi. Terutama theokrasi model Eropa pada Abad Pertengahan di mana penguasa (raja) mendominasi kekuasaan dan membuat hukum sendiri atas nama Tuhan (Amien Rais, 1988:22). Meskipun demikian, ada anasir theokrasi yang diambil Al-Maududi, yakni dalam pengertian kedaulatan tertinggi ada berada di tangan Allah. Dengan demikian, menurut Al-Maududi, rakyat mengakui kedaulatan tertingggi ada di tangan Allah, dan kemudian, dengan sukarela dan atas keinginan rakyat sendiri, menjadikan kekuasaannya dibatasi oleh batasan-batasan perundang-undangan Allah SWT (Al-Maududi, 1988:67).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Walhasil, secara esensial, konsep theo-demokrasi berarti bahwa Islam memberikan kekuasaan kepada rakyat, akan tetapi kekuasaan itu dibatasi oleh norma-norma yang datangnya dari Tuhan. Dengan kata lain, theo-demokrasi adalah sebuah kedaulatan rakyat yang terbatas di bawah pengawasan Tuhan. Atau, seperti diistilahkan Al-Maududi, a limited popular sovereignty under suzerainty of God (Amien Rais, 1988:23-24). Dalam bukunya yang lain, yaitu Islamic Law and Constitution (1962:138-139), Al-Maududi menggunakan istilah divine democracy (demokrasi suci) atau popular vicegerency (kekuasaan suci yang bersifat kerakyatan) untuk menyebut konsep negara dalam Islam (Asshidiqie, 1995:17).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penggunaan Istilah Theo-Demokrasi&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan kritis pertama adalah penggunaan istilah theo-demokrasi itu sendiri. Bolehkah kita menggunakan istilah Barat yang maknanya bertentangan dengan Islam, seperti theokrasi dan demokrasi, lalu diberi makna baru atau catatan-catatan agar tidak bertentangan dengan Islam?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang, Al-Maududi sendiri menolak konsep theokrasi dan demokrasi ala Barat yang sekuler. Benar pula bahwa dia pun lalu memberikan muatan makna baru yang Islami seraya menolak muatan makna yang sekuler. Namun dia sendiri tidak pernah menjelaskan argumentasi yang membolehkan pemaknaan ulang suatu istilah asing seperti yang dia lakukan. Inilah kiranya satu celah kelemahan konsep theo-demokrasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut Taqiyuddin An-Nabhani, jika suatu istilah asing mempunyai makna yang bertentangan dengan Islam, istilah itu tidak boleh digunakan. Sebaliknya jika maknanya terdapat dalam khazanah pemikiran Islam, istilah tersebut boleh digunakan (An-Nabhani, 2001: 85-86). Dalam hal ini, Islam telah melarang umatnya untuk menggunakan istilah-istilah yang menimbulkan kerancuan, apalagi kerancuan yang menghasilkan pengertian-pengertian yang bertolak belakang antara pengertian yang Islami dan yang tidak Islami. Allah SWT berfirman : "Hai orang-orang yang beriman, janganlah kamu katakan (kepada Muhammad),’Raa’ina’, tetapi katakanlah ‘Unzhurna’ dan ‘dengarlah’. Dan bagi orang-orang kafir siksaan yang pedih." (QS Al Baqarah : 104)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Raa’ina" artinya adalah "sudilah kiranya Anda memperhatikan kami." Di kala para shahabat menghadapkan kata ini kepada Rasulullah, orang Yahudi pun memakai kata ini dengan digumam seakan-akan menyebut "Raa’ina", padahal yang mereka katakan adalah "Ru’uunah" yang artinya "kebodohan yang sangat." Itulah sebabnya Allah menyuruh supaya para shahabat menukar perkataan "Raa’ina" dengan "Unzhurna" yang sama artinya dengan "Raa’ina". Oleh Ihsan Sammarah dalam kitabnya Mafhum Al-Adalah Al-Ijtimaiyah fi Al-Fikri Al-Islami Al-Mu’ashir (1991), ayat ini dijadikan dalil untuk menolak penggunaan istilah yang dapat menimbulkan kerancuan atau bias, yang pengertiannya kemungkinan berupa makna Islami atau makna yang tidak Islami. Karena itu, penggunaan istilah demokrasi, theokrasi, atau theo-demokrasi tidak dapat diterima, karena pengertiannya mengandung ambivalensi antara yang mengartikannya menurut perspektif sekular dan yang mengartikannya menurut perspektif Islami (Abdullah, 1996:10-11).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kedaulatan dan Kekuasaan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan kritis kedua, bahwa konsep theo-demokrasi tidak secara jernih membedakan "kedaulatan" dan "kekuasaan" dalam perspektif Islam. Ada semacam kerancuan. Bahkan terkesan keduanya dicampuradukkan menjadi satu, karena kata "theo" mewakili konsep kedaulatan Tuhan (theokrasi), sedang kata "demokrasi" mewakili konsep kekuasaan rakyat. Meski disayangkan, namun hal ini wajar terjadi, karena dalam pemikiran politik Barat yang dominan di seluruh dunia, kedua hal tersebut memang berasal dari satu sumber yang sama, yaitu rakyat. Sebab rakyat menurut Barat adalah sumber legislasi (source of legislation) sekaligus sumber kekuasaan (source of power).&lt;br /&gt;Meski demikian, sesungguhnya kedaulatan dan kekuasaan dapat dibedakan. Kedaulatan (as-siyadah, sovereignty) merupakan konsep yang berkaitan dengan kewenangan membuat hukum (legislasi). Sedang kekuasaan (as-sulthan, power) berkaitan dengan siapa yang berwenang menerapkan hukum itu dalam kekuasaan (Al-Khalidi, 1980:24; Al-Jawi, 2003:209-210).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berdasarkan pembedaan inilah, maka An-Nabhani (1990:38-40) merumuskan konsepnya mengenai kedaulatan dan kekuasaan dalam Islam. Kedaulatan (as-siyadah) dalam Islam, adalah di tangan syara’ (as-siyadah li asy-syar’i), bukan di tangan rakyat. Rakyat tidak berhak membuat hukum, sebab yang menjadi Pembuat Hukum (Al-Musyarri’, Law Maker) hanyalah Allah SWT (lihat misalnya QS Al-An’aam : 57). Adapun kekuasaan (as-sulthan), adalah di tangan umat (as-sulthan li al-ummah), sebab umatlah yang berhak membaiat siapa saja yang dikehendakinya untuk menjadi penguasa (khalifah). Dengan pembedaan yang tegas antara konsep kedaulatan dan kekuasaan ini, seperti dirumuskan oleh An-Nabhani, kerancuan berpikir tidak akan terjadi. Ini tentu berbeda dengan konsep theo-demokrasi yang menggabungkan konsep kedaulatan dan kekuasaan menjadi satu, sehingga masih berpeluang merancukan dan menggelincirkan pemahaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Kedaulatan Tuhan&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Catatan kritis ketiga, berkaitan dengan diakomodasinya konsep "kedaulatan Tuhan" (theokrasi) dalam konsep theo-demokrasi Al-Maududi. Dalam hal ini perlu kiranya dicermati, bahwa An-Nabhani mengusulkan konsep "kedaulatan di tangan syara’", dan bukannya konsep "kedaulatan Tuhan". Secara substansial memang tak ada perbedaan antara An-Nabhani dengan Al-Maududi mengenai maknanya, yakni bahwa yang berhak membuat hukum hanya Allah semata dan manusia tidak berhak membuat hukum. Namun di sini terlihat dengan jelas bahwa An-Nabhani berusaha dengan amat hati-hati untuk tidak menggunakan istilah "kedaulatan Tuhan" yang bisa menimbulkan kesalahpahaman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sikap An-Nabhani tersebut akan dapat dipahami karena dalam teori "kedaulatan Tuhan" terkandung konsep yang bertentangan dengan Islam. Teori "kedaulatan Tuhan" tak dapat dilepaskan dari konsep theokrasi yang berkembang di Barat pada Abad Pertengahan (abad ke-5 s/d ke-15 M). Menurut The Concise Oxford Dictionary, hal. 1321, istilah theokrasi dikaitkan dengan pemerintahan atau negara yang diperintah oleh Tuhan, baik secara langsung maupun melalui kelas kependetaan (Asshidiqie, 1995:23). Dalam theokrasi Barat ini, konsep "kedaulatan Tuhan" mempunyai arti bahwa yang memiliki kekuasaan tertinggi atau kedaulatan adalah Tuhan. Selanjutnya, Tuhan mewakilkan kekuasaan-Nya kepada raja atau Paus (Amiruddin, 2000:103-104). Oleh karena mewakili Tuhan, maka segala perilaku raja atau Paus selalu terjaga dari kesalahan atau suci (ma’shum, infellible). Jadi, negara theokrasi --yang menjalankan teori kedaulatan Tuhan-- merupakan negara yang dipimpin oleh gerejawan atau raja yang menganggap segala perilaku mereka terjaga dari kesalahan dan suci. Maka dari itu, apa yang mereka halalkan di bumi, tentu halal pula di langit. Apa yang mereka haramkan di dunia, tentu diharamkan pula di langit (lihat Dr. Yusuf Qardhawy, Fiqih Daulah, hal. 81). Bahkan menurut Imam Khomeini, tokoh kaum Syiah yang sangat terpengaruh dengan konsep theokrasi Eropa, kesucian para pemimpin/penguasa, berada pada martabat yang sangat tinggi yang bahkan tak bisa dijangkau oleh para nabi maupun malaikat muqarrabin (lihat Al-Imam Al-Khomeini, "Al-Wilayah At-Takwiniyah", Al-Hukumah Al-Islamiyah, hal. 52).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari uraian sekilas ini, nampak teori "kedaulatan Tuhan" sungguh tak dapat dilepaskan dari konsep theokrasi yang bertentangan dengan Islam. Setidaknya ada tiga poin krusial yang menunjukkan kontradiksi teori "kedaulatan Tuhan" (theokrasi) dengan Islam. Pertama, dalam teori kedaulatan Tuhan, penguasa adalah wakil Tuhan di muka bumi. Sedang dalam Islam, seorang khalifah dalam negara Khilafah adalah wakil umat -–bukan wakil Tuhan-- dalam urusan kekuasaan dan penerapan hukum-hukum Syariah Islam (An-Nabhani, 1990:48). Kedua, dalam teori kedaulatan Tuhan, penguasa bersifat ma’shum. Sedang dalam Islam seorang khalifah bukan orang ma’shum. Bisa saja dia berbuat dosa dan kesalahan. Karena itulah, amar ma’ruf nahi munkar disyariatkan (An-Nabhani, 1990:119-121). Ketiga, dalam teori kedaulatan Tuhan, penguasa atau gerejawan membuat undang-undang atau hukum yang berasal dari dirinya sendirinya, tanpa suatu acuan dan pedoman yang jelas dari wahyu Tuhan. Sedang dalam Islam, penguasa mengadopsi hukum-hukum syara’ berdasarkan ijtihad yang sahih dengan acuan dan pedoman yang jelas, yaitu Kitabullah dan Sunnah Rasul-Nya (Djaelani, 1994:86-87). Walhasil, adanya kontradiksi tajam antara "kedaulatan Tuhan" dengan Islam inilah yang kemungkinan membuat An-Nabhani berhati-hati merumuskan konsepnya sebagai "kedaulatan di tangan syara’ " (as-siyadah li asy-syar’i), bukan kedaulatan di tangan Allah (as-siyadah li-llah), demi kejernihan pemikiran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;Penutup&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari uraian di atas, jelaslah bahwa konsep theo-demokrasi lebih banyak mendatangkan masalah dan kerumitan baru, daripada mendatangkan kecemerlangan dan penyelesaian berbagai masalah. Dalam beberapa hal, konsep theo-demokrasi cukup bisa membedakan dengan kontras sistem Khilafah dan Kerajaan. Tapi konsep ini tidak bisa membedakan secara jelas perbedaan sistem republik –atau republik Islam-- dengan sistem Khilafah. Ini tentunya wajar karena konsep theo-demokrasi memang didasarkan pada sikap akomodatif antara Islam dan ide demokrasi, sebagai dasar sistem republik. Jika ini yang terjadi, maka terwujudnya sistem Khilafah akan mengalami hambatan dan akan memakan waktu lebih lama, karena bisa jadi para aktivisnya terkecoh dengan jalan perjuangan kooperatif melalui perbaikan sistem republik yang ada. Apalagi kalau namanya sedikit diganti menjadi "republik Islam", seperti misalnya Republik Islam Pakistan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah selayaknya, kejernihan dan kecemerlangan berpikir selalu dikedepankan dalam upaya menuju kebangkitan umat. Sebab umat Islam tidak akan mungkin mengalami kebangkitan pemikiran, kecuali dengan kembali mengambil pemikiran-pemikiran yang cemerlang (mustanir). Konsep yang kabur atau kurang jelas sudah selayaknya dikesampingkan, untuk menuju konsep yang lebih jernih dan cemerlang. Bukankah Nabi SAW telah bersabda : "Tinggalkan apa yang meragukanmu (untuk) menuju apa yang tidak meragukanmu." (HR. Ahmad, An-Nasa`i, dan Ath-Thabrani) [ ]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-weight: bold;"&gt;DAFTAR PUSTAKA&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Abdullah, Muhammad Husain. 1996. Mafahim Islamiyah. Juz II. Cetakan I.Beirut : Darul Bayariq.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Jawi, M. Shiddiq. 2003. "Must Islam Accept Democracy?" dalam David Bourchier &amp;amp; Vedi R. Hadiz (Editor). Indonesian Politics and Society : A Reader. London-New York : RoutledgeCurzon. hal. 207-211&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Khalidi, Mahmud Abdul Majid. 1980. Qawaid Nizham Al-Hukm fi Al-Islam. Cetakan I. Kuwait : Darul Buhuts Al-‘Ilmiyah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Al-Maududi, Abul A’la. 1988. Khilafah dan Kerajaan (Al-Khilafah wa Al-Mulk). Alih Bahasa Muhammad al-Baqir. Cetakan II. Bandung : Mizan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amiruddin, M. Hasbi. 2000."Teori Kedaulatan Tuhan". Konsep Negara Islam Menurut Fazlur Rahman. Cetakan I. Yogyakarta : UII Press. hal. 103-105.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;An-Nabhani, Taqiyuddin. 2001. Nizham Al-Islam. Cetakan VI. t.tp. : t.p.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Asshidiqie, Jimly. 1995. Islam dan Kedaulatan Rakyat. Cetakan I. Jakarta : Gema Insani Press.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Djaelani, Abdul Qadir. 1994. "Kedaulatan Tertinggi dalam Negara". Sekitar Pemikiran Politik Islam. Jakarta : Media Dakwah. Hal. 83-87.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Khomeini, Imam. Tanpa tahun. Al-Hukumah Al-Islamiyah. T.tp. : t.p.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rais, Amien. 1988. "Kata Pengantar". Khilafah dan Kerajaan (Al-Khilafah wa Al-Mulk). Alih Bahasa Muhammad al-Baqir. Cetakan II. Bandung : Mizan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sammarah, Ihsan. 1991. Mafhum Al-Adalah Al-Ijtimaiyah fi Al-Fikri Al-Islami Al-Mu’ashir. Cetakan II. Beirut : Dar An-Nahdhah Al-Islamiyah.&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4679129560666021884-5118816519059224922?l=sonicfist.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sonicfist.blogspot.com/feeds/5118816519059224922/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sonicfist.blogspot.com/2009/04/makna-theo-demokrasi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4679129560666021884/posts/default/5118816519059224922'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4679129560666021884/posts/default/5118816519059224922'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sonicfist.blogspot.com/2009/04/makna-theo-demokrasi.html' title='Mengkritisi Konsep THEO-DEMOKRASI'/><author><name>Sonicfist</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11178176864851064766</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4679129560666021884.post-1373678851379035970</id><published>2009-04-11T00:37:00.001+07:00</published><updated>2011-04-26T08:35:27.431+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='3rd Party'/><title type='text'>Mengenang Pembantaian Desa Deir Yassin</title><content type='html'>9 April 1948 Menachem Begin memimpin pasukan Irgon Israel menyerang desa Der Yasin dan melakukan pembantaian warga desa di sana. Dalam aksi ini, Zionis Israel membantai lebih 254 orang Palestina laki-laki, wanita dan anak-anak (dalam sebagian riwayat disebutkan jumlahnya lebih 360 orang dari jumlah total penduduk desa 600 jiwa) secara keji dan biadab. Sebagian besar jasad korban dibuang ke dalam sumur-sumur yang ada. Bergabung dalam pembantaian dua geng teroris Yahudi Shtern yang dipimpin oleh Yizhak Samer yang mewarisi Menachem Begin menjadi PM Israel di awal tahun 80 an dan kelompok teroris Yahudi Hagana dengan pimpinan David Ben Gorion. Geng-geng Yahudi tersebut dibentuk dengan nama “pertahanan Israel”.&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenang peristiwa pembantaian Israel di Der Yasin, Palestina meminta agar dilakukan dialog mendalam dalam skala internasional yang demokratis sebagai kunci semua lembaga HAM. Tujuannya, untuk mendokumentasikan kejahatan-kejahatan penjajah Israel juga memberikan rasa keadilan kepada semua korban Der Yasin. Disamping itu untuk menegaskan bahwa kejahatan Israel tidak akan luput dari balasan selamanya. Suatu ketika kejahatan itu harus dibalas, lama atau secepatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarah mengajarkan kepada kita bahwa kejahatan Israel tidak akan selesai dengan masa kedaluarsa. Lembaga HAM Miftah dalam edisi internetnya mengajukan pers relist dengan tajuk “kejahatan Israel tidak kenal kedaluarsa” dengan memaparkan tragedy pembantaian Israel di Der Yasin. Berikut pemaparannya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembantaian Der Yasin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengomentari pembantaian tragedy Der Yasin, Menachem Begin yang memimpin geng Irgon sejak tahun 1938 dengan tujuan mendirikan negara Israel mengatakan:”Sejarah pembantain Der Yasin dalam menjaga wilayah Thabriah dan invasi Haifa. Semua pasukan Yahudi maju menyerang melalui Haifa seperti pisau yang mengiris keju. Bangsa Arab mulai tersentak kaget dan berteriak “Der Yasin”. Kekagetan pun menguasai bangsa Arab di seluruh pelosok negeri dan lari mencari keselamatan. Irgun tidak hanya membantai warga desa Palestina, namun mereka juga membantai pasukan Inggris waktu itu. Mereka bahkan digantung di tempat-tempat umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita tengok sebentar mengingat pembantaian Der Yasin sebagai salah satu contoh terorisme Zionis Israel. Hari itu “Hayah Balbibisi” berada di sekolah bersama 15 anak murid putra dan putrid, dia rubah sekolahan itu menjadi pusat medis karena dia petugas Palang Merah (saat itu belum ada Bulan Sabit Merah karena Palestina berada di bawah pendudukan Zionis Israel) yang bertanggung jawab di Der Yasin. Dia menyangka dengan itu dapat melindungi dirinya dan juga anak-anak. Dia menampung korban luka di sana. Pada siang hari, datang Zionis Israel membunuh korban luka, membantai anak-anak tadi dan juga dirinya. Kemudian mereka meletakan seluruh korban berbentuk kemaluan yang diatasnya diletakan jasadnya. Seorang wanita muda Yahudi segera melepas bendera Palang Merah yang menempel di pintu sekolah dan menancapkannya dalam-dalam di tengah-tengah tumpukan jenazah tadi sehingga membuat semua teroris Yahudi yada ada di lokasi bertepuk tangan penuh kekaguman dengan apa yang dilakukan wanita muda tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nasib lebih tragis apa yang di alami al Haj Ismail Athiya, seorang kakek-kakek berusia 90 tahun. Setelah pasukan Zionis Israel membunuhnya, mereka menyeret kedua kakinya ke tengah-tengah jalan kemudian berjoget sambil berteriak-terian di seputar jenazahnya. Sedang istrinya tengah menggendong cucu satu-satunya di rumah. Seorang wanita muda Yahudi mendatanginya sedang ditangannya memegang kapak dan dihantamkan ke kepala sang bocah hingga sumsum otaknya muncrat ke dinding-dinding rumah. Sejurus kemudian dia buduh sang nenek terus merjoget berjingkrak-jingkrak di atas kedua jenazah tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka mendatangi seorang ibu muda Palestina, Shalahiya. Mereka membunuh anaknya yang berusia 2 tahun di depan kedua matanya. Kemudian menyeret wanita tersebut dalam lingkaran dan mulai berjoget di seputarnya sambil mencabik-cabik pakaian yang dikenakannya sedikit demi sedikit hingga tuntas. Selanjutnya beberapa wanita muda Yahudi mendekatinya dan melukainya di wajah, dada dan perut sedang dia kala itu hamil 9 bulan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka menangkap seorang kakek berusia 70 tahun. Kemudian melemparnya ke atas rumah dan menjadikannya sasaran bergerak untuk percobaan pembidikan di udara. Ketika jasadnya jatuh ke tanah mereka menginjak-injaknya dengan sepatu mereka. Mereka juga membunuh seorang wanita bernama Khalidiya yang sudah diambang melahirkan. Mereka membelah perutnya dengan pisau, namun saat para wanita desa berusaha hendak mengeluarkan bayi dari perutnya, wanita itu dibunuhnya pula.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menachem Begin (yang menjadi Perdana Menteri Zionis Israel 1977 -1983 serta mendapat hadiah Nobel perdamaian) mengungkapkan kebanggaannya dengan pembantaian ini, serta menganggapnya sebagai alasan penting dalam pendirian negera Yahudi dan pengusiran Arab (Palestina). Dia mengatakan, “…Orang-orang Arab mengalami goncangan dahsyat tanpa batas setelah berita (pembantaian) Der Yasin. Mereka mulai melarikan diri guna menyelamatkan nyawa-nyawanya…, dari 700 ribu jumlah orang Arab yang tinggal di Israel sekarang tidak tersisa kecuali 165 ribu saja” … “apa yang terjadi di Der Yasin dan apa yang diberitakan tentangnya telah membantu pelempangan jalan kita untuk menggapai kemenangan di dalam pertempuran sengit di arena perang. Legenda Der Yasin telah membantu kita secara khusus menyelamatkan perang Haifa” … “pembantaian Der Yasin memiliki dampak dan pengaruh luar biasa dalam jiwa orang-orang Arab (Palestina) yang menyamai 6 kebahagian serdadu-serdadu.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembantaian seperti di Der Yasin terjadi berulang-ulang di desa-desa Arab (Palestina) lainnya saat terjadi perang tahun 1948. Di mana telah terjadi banyak pembantaian dengan kekejian dan kebiadaban serupa sebagaimana yang terjadi di Thantura, Nashiruddin, Bet Daras dan yang lainnya. Seorang sejarawan Israel yang juga seorang peneliti dalam militer Israel kala itu, Aryeh Yeshavi telah mengakui hal itu dengan mengatakan, “Jika kita total fakta-fakta dan realita kita mengetahui bahwa pembantaian Der Yasin terjadi terlalu jauh dari tabiat yang semestinya guna menduduki desa Arab, terjadi pernghancuran terbanyak jumlah rumah di dalamnya. Dalam aksi-aksi ini telah dibunuh banyak sekali wanita, anak-anak dan orang tua.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Irgun juga pernah meledakkan bangunan hotel Raja Daud di Al Quds tahun 1946 yang memakan korban 97 orang Inggris. Sementara geng Stern yang membantai Wakil PBB di Palestina, Elkonet Bernadot di tahun 1948. Tahun 1948 juga diwarnai dengan puluhan aksi pembantaian yang dilakukan oleh pasukan dan geng teroris Israel yang menyebabkan warga Palestina meninggalkan tanah dan harta benda mereka kemudian dirampas dan dikuasai oleh mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contohnya, pembantaian Mansurat Al Khayyath di 18 Januari, Qaishariat pada 15 Februari, pembantaian Wadi Arah pada 27 Februari, hencurnya Nasher Ad Din pada 12 April, pembantaian Khaushah pada 15 April, pembantaian Wa’rah Saudah pada 18 April, pembantaian Haifa pada 21 April, pembantaian Hausiniyah pada 21 April, pembantaian balad Syaikh pada 25 April, pembantaian Ain Zaitun pada 2 Mei, pembantaian Bet Darras pada 11 Mei, pembantaian Abu Syausah pada 14 Mei, pembantaian Al Kurab pada 12 Mei dan lain-lain. Selama penjajahan Inggris di Palestina antara tahun 1922 – 1947 telah terjadi pembantaian dan pembersihan 213 desa dan kota Palestina yang dihuni oleh 413.794 orang atau 52% dari jumlah penduduk yang mengungsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama perang 1948 telah terjadi pembersihan (clensing) 264 komplek perumahan yang dihuni 339.272 orang atau 42% dari penduduk yang mengungsi. setelah dilaukan gencatan senjata telah dibersihkan 54 komplek permukiman Palestina yang jumlah penduduknya mencapai 52.000 orang atau 6% dari penduduk yang mengungsi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang pasukan Israel yang turut dalam pembantaian Duwaimah pada 29 Oktober 1948 yang dilansir harian Dafar Israel edisi 9 Juni 1979 :”Mereka membunuh 80 – 100 orang Arab, laki-laki dan anak-anak. Untuk membunuh anak-anak mereka memecahkan kepalanya dengan tongkat. Tidak ada rumah tanpa mayat. Orang laki-laki dan perempuan diikat di rumah dan diledakkan dengan dinamit. Seorang komandan Israel meminta dua orang perempuan untuk masuk rumah sebelum akhirnya diledakkan dengan dinamit. Seorang pasukan Israel lainnya dengan bangganya mengatakan telah memperkosa seorang wanita Arab sebelumnya akhirnya dibunuh dan demikianlah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Seorang sejarawan Zionis, Beny Moras dalam bukunya “Lahirnya Masalah Pengungsi” mengutip ucapan Yusuf Nakhmani, anggota senior geng teroris Israel Hagana dan ketua Bank Nasional Yahudi di Thabria dalam harian Gradient,”Pada saat masa damai dengan dikibarkan bendera putih, Israel melakukan pembantaian murni, membunuh perempuan dan laki-laki sekitar 60 hingga 70 orang melebihi kekejaman Nazi sebab kelompok geng Israel belajar dari Nazi,”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak berdirinya negara Israel hingga sekarang, ribuan rakyat Palestina baik yang ada di dalam wilayah jajahan atau di luarnya menjadi korban dari ratusan kasus pembantaian Israel yang dilakukan di depan mata dan telinga dunia yang hanya bisa diam tak berkutik…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pembantaian Kamp Jenin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Beberapa saat lalu, warga Palestina memperingati peristiwa pembantaian yang dilakukan Israel medio 3 – 12 April 2002 yang menelan sedikitnya 100 orang Palestina dari 14.000 warga kamp Jenin. Selayaknya kita ingat dengan pernyataan PM Israel sekarang, Ariel Sharon yang bertanggung jawab dalam pembantaian kamp pengungsi Shabra Shatila yang mengatakan di Lebanon tahun 1982, ia mengatakan di harian Israel Yediot Aharonot sesaat sebelum peristiwa pembantaian Jenin pada 5 Maret 2002,”Kita harus memukul Palestina dan harus dengan keras dan kasar, harus menjadikan mereka korban sehingga mereka merasakan harga yang mahal,”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun dewan penyidik yang diutus PBB ke Palestina dengan tekanan Amerika tidak memutuskan untuk menghukum pelaku pembantaian ini. Padahal sopir buldoser militer Israel, Moshe Neisim mengatakan kepada Yediot Aharonot edisi 31 Mei 2003 “Banyak sekali orang dan rumah-ruma yang kami hancurkan. Saya yakin bahwa manusia mati di rumah-rumah tersebut namun itu sulit dilihat… saya menikmati setiap rumah milik orang Yahudi… jika di sana ada sesuatu yang mengganggu saya, maka itu adalah jika kamp pengungsi tidak dihancurkan sama sekali,” dan karena ini, Moshe Nasem memperoleh medali kehormatan dari tentara Israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sepanjang sejarah pembantaian hak-hak rakyat Palestina, kebanyakan yang bertanggung jawab adalah pemimpin Israel, termasuk Ariel Sharon yang pernah menjadi komandan pasukan 101 yang melakukan pembantaian di tahun 1953 terhadap desa Al Aujah, Qabiyah melalui Gaza dan Beirut. Namun sepanjang fase-fase itu, tak penah sekalipun para penjahat Israel itu diseret ke pengadilan baik dalam tingkat local atau internasional. Sehingga para pelaku pembantaian itu justru bangga. Yang lebih menyakitkan para penjahat-penjahat Israel itu disambut di ibu-ibu kota negara-negara dunia seperti di Washington Amerika dengan sebutan “Rijalussalam” “pahlawan perdamaian”. Sungguh ironis!! (atb/COMES)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4679129560666021884-1373678851379035970?l=sonicfist.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sonicfist.blogspot.com/feeds/1373678851379035970/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sonicfist.blogspot.com/2009/04/mengenang-pembantaian-desa-deir-yassin.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4679129560666021884/posts/default/1373678851379035970'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4679129560666021884/posts/default/1373678851379035970'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sonicfist.blogspot.com/2009/04/mengenang-pembantaian-desa-deir-yassin.html' title='Mengenang Pembantaian Desa Deir Yassin'/><author><name>Sonicfist</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11178176864851064766</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4679129560666021884.post-5323601457548466615</id><published>2009-04-09T15:17:00.009+07:00</published><updated>2010-05-26T17:04:41.702+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='IWROTE'/><title type='text'>Rage Against the Monster</title><content type='html'>&lt;div style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img height="173" src="http://i.dailymail.co.uk/i/pix/2009/04/02/article-1166349-04384C59000005DC-592_636x344.jpg" width="320" /&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Demonstrasi protes G-20 summit di London berujung rusuh. Dapat dimengerti kemarahan demonstran tersebut yang antara lain dapat saya lihat berhaluan kiri -- anarki dst, bisa dilihat dari berkibarnya bendera dengan lambang A di dalam lingkaran. Bagaimana tidak pertemuan-pertemuan semisal hanya memperkuat hegemoni elit kapitalis dunia. Satu elit yang mempertahankan sistem eksploitatif dimana kita bisa melihat fakta bahwa hanya sekian persen populasi dunia memilik kekayaan dunia, a.l melalui tangan multinasional korporasi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Saya simpati atas kesadaran para demonstran yang marah atas fakta ini. Yang manifes kemarahannya sampai berani menghancurkan kaca gedung bankir, bombing tembok gedung bank -- dimana bank adalah instrumen vital dalam sistem eksploitatif kapitalis dengan uang kertas fiat sebagai salah satu alat eksploitasi, lihat "Jerat Utang IMF", Zaim Saidi et al.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kekerasan dalam demonstrasi itu adalah wujud frustasi bagaimana justru sang tiran-lah yang dilindungi bukannya yang lemah dan tertindas yang harus dilindungi dan diselamatkan. Aparatus negara semisal polisi terlihat jelas dalam posisi melindungi kepentingan kapitalis -- satu hal yang tidak perlu dipertanyakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Akhirnya, stimulus sebesar 1.1 triliun dollar, tolong cek lagi dah sy lupa, disepakati antara lain utk mendanai IMF, yang katanya tidak lagi dalam kontrol penuh USA sebagai donor utama. Tidak hanya itu, kesepakatan untuk menghapus proteksi perdagangan utk kebebasan perdagangan, penghapusan Tax haven (heaven atau haven?) bagi para tax evader. Overall, semuanya hanya tambal sulam utk mengkoreksi sakit parah kapitalisme global. Mana bisa sembuh justru dengan memproduksi lagi uang 1.1 triliun dari kertas? yang harus diimbangi dengan barang riil hasil eksploitasi bumi, manusia? Padahal jelas uang kertas sendiri adalah salah satu masalah terbesar kapitalisme -- simbol korupsi selisih nilai yang seharusnya dari tenaga dan alam yang telah dieksploitasi dibawah jargon bahwa kebutuhan manusia tidak terbatas dan alat pemenuhan kebutuhannya terbatas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudah saatnya, saya ingat kawan saya Pepei Dwipangga, kapitalisme yang sedang terhuyung-huyung sekarat seperti sekarang, kita tusuk dengan belati tepat di ulu hati nya. Biar modar sekalian!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4679129560666021884-5323601457548466615?l=sonicfist.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sonicfist.blogspot.com/feeds/5323601457548466615/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sonicfist.blogspot.com/2009/04/policia-against-change.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4679129560666021884/posts/default/5323601457548466615'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4679129560666021884/posts/default/5323601457548466615'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sonicfist.blogspot.com/2009/04/policia-against-change.html' title='Rage Against the Monster'/><author><name>Sonicfist</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11178176864851064766</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4679129560666021884.post-8903622149515737366</id><published>2009-03-21T22:04:00.009+07:00</published><updated>2010-05-26T17:04:41.703+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='IWROTE'/><title type='text'>Sudan Korban Diskriminasi ICC</title><content type='html'>International Criminal Court (ICC)? What the heck is that? Anda pasti sudah mengetahui bahwa Israel membantai kurang lebih 1500 warga Palestina. Dan saat masyarakat dunia mendesak ICC untuk mengadili para jendral dan pihak militer dan pemerintah Israel yang bertanggung jawab dalam kasus pembantaian itu, pihak ICC berdalih ia tidak bisa mengadili mereka dikarenakan Israel bukanlah anggota ICC.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun aneh, disisi lain, ICC begitu sigap bereaksi terhadap negara dengan pemerintah muslim, Sudan, yang bersikap tegas melawan hegemoni kapitalis barat, yang juga bukan anggota ICC sepertihalnya Israel. ICC diberitakan memerintahkan penangkapan pemimpin sudan! (cek kembali beritanya) Ya memerintahkan penangkapan pemimpin yang masih aktif dalam jabatannya sebagai pemimpin negara berdaulat Sudan dalam kasus Darfur.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlihat jelas diskriminasi ICC dalam perlakuannya terhadap Israel dan Sudan. ICC menolak mengadili Israel yang jelas telah membantai warga sipil yang tidak berdosa tidak kurang dari 1500 org yang mayoritas anak-anak dan perempuan, plus binatang, Gaza Zoo pun dibombardir. Pada saat yang sama ICC dengan sigap dengan arogan dan absurd memerintahkan penangkapan pemimpin Sudan!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ok. Sudan? Sudan adalah satu negara dengan pemimpin muslim yang sangat antipati terhadap hegemoni kapitalis barat. Beberapa waktu lalu &lt;a href="http://hizbut-tahrir.or.id/2009/01/30/menuju-dunia-bebas-krisis-laporan-khusus-konferensi-ekonomi-islam-internasional-%E2%80%93-khourtum/"&gt;Konferensi Ekonomi Islam&lt;/a&gt; yang diadakan di Sudan yang diadakan Partai Pembebasan mencatat bagaimana suasana di sana. Dimana terlihat pengaruh asing sangat tidak terlihat dengan tidak adanya billboard perusaahaan multinasional dari sejak delegasi dari berbagai negara tiba di Bandara. Dan mujahidin sudan pun tercatat mampu menghalau pasukan barbar Amerika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sudan dan Darfur adalah poros perebutan pengaruh kapitalis dengan kepentingan mendapatkan sumber daya alam disana. Sudan bisa dikatakan seperti Venezuela, dalam hal resistensi tehadap kekuatan kapitalis barat tapi saya berani mengatakan sudan lebih militan dari Venezuela -- sepertihalnya Iraq dan Afghan -- karena sudan secara fisik sudah pernah berkonfrontasi dan mampu mengusir pasukan arogan Amerika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kasus keluarnya perintah penangkapan oleh ICC terhadap pemimpin sudan dan pendiaman para penjagal 1500 penduduk Gaza adalah bukti jelas bahwa sudan adalah negara korban diskriminasi komunitas internasional yang berpihak pada tangan-tangan kepentingan kapitalis Global - selain Palestina, Iraq, Afghan, Chech.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi? Saya tersenyum ketika satu saat &lt;a href="http://radixwp.multiply.com/"&gt;mahasiswa liberal&lt;/a&gt; di Multiply dengan bangganya selalu mengatakan bahwa solusi masalah semisal masalah pengusiran penduduk Palestina adalah dikembalikan kepada UNHCR, badan PBB yang mengatur masalah pengungsian. Dan mungkin mahasiswa semisal itu akan juga merujuk ICC dalam masalah kejahatan internasional. Saya tidak paham kenapa mereka tidak melihat inherent bias dalam organisasi2 internasional? &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita sebagai muslim melihat tidak ada solusi yang akan kita dapatkan dari organisasi internasional semisal PBB, ICC. Karena organisasi2 tersebut dan yang semisal &lt;br /&gt;tidak lebih hanyalah kendaraan kepentingan kapitalis alias pihak yang saat ini berkuasa di dunia dengan segala bentuk hegemoninya. Kita adalah oposisi dari status quo kapitalis global. Siapkan senjata kalian dan pemikiran kalian. Lawan hegemoni kapitalis! satukan kekuatan perlawanan global dibawah satu bendera!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4679129560666021884-8903622149515737366?l=sonicfist.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sonicfist.blogspot.com/feeds/8903622149515737366/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sonicfist.blogspot.com/2009/03/bastard-absurd-icc.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4679129560666021884/posts/default/8903622149515737366'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4679129560666021884/posts/default/8903622149515737366'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sonicfist.blogspot.com/2009/03/bastard-absurd-icc.html' title='Sudan Korban Diskriminasi ICC'/><author><name>Sonicfist</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11178176864851064766</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4679129560666021884.post-2519740448491671902</id><published>2009-03-13T08:15:00.002+07:00</published><updated>2011-04-26T08:36:44.649+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='3rd Party'/><title type='text'>Konferensi Syarm asy-Syaikh Menutupi Kejahatan-kejahatan Institusi Yahudi dan Membebankan Tanggungjawab kepada Penduduk Palestina</title><content type='html'>Press Release&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hizbut Tahrir - Sebanyak delapan puluh delegasi negara-negara Arab, kaum Muslim, dan negara-negara asing berkumpul dalam “Pertemuan Syarm asy-Syaikh untuk Pembangunan Kembali Gaza.” Demi terealisasinya pembangunan (Gaza), mereka mensyaratkan penciptaan ketenangan antara institusi Yahudi dan Palestina, perwujudan perdamaian, dan pembentukan pemerintahan nasional. Husni Mubarak mengatakan: “Sesungguhnya kesuksesan aktivitas pembangunan kembali disandarkan kepada sejumlah faktor, di antaranya kecepatan realisasi peredaan ketegangan antara Israel dan orang-orang Palestina di Gaza untuk menjamin pembukaan kembali jalan-jalan lintas perbatasan, realisasi perdamaian antara penguasa nasional dan faksi-faksi, dan pembentukan pemerintahan rekonsiliasi nasional untuk mengarahkan aktivitas pembangunan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam Fayadh, mengatakan: “Akan tetapi pembangunan kembali senantiasa terikat dengan pengesahan kesepakatan yang langgeng untuk menciptakan ketenangan”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Terkait hal ini, kami mengatakan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Sesungguhnya syarat-syarat yang ditetapkan itu adalah persis sama dengan syarat-syarat yang dituntut oleh Amerika, Israel, dan Mesir sebelum dan selama terjadinya perang. Maksud dari ketenangan, perdamaian, dan pemerintahan rekonsiliasi nasional, adalah dicapainya iklim di mana institusi Yahudi dapat hidup dengan aman, tenteram, damai, serta mendapat pengakuan dari penduduk Palestina dan negara-negara kawasan.&lt;br /&gt;2. Sesungguhnya negara-negara yang berkumpul itu bekerja untuk merealisasikan apa yang tidak bisa direalisasi oleh institusi Yahudi melalui serangan brutalnya ke Gaza. Bahkan negara-negara itu membebaskan institusi Yahudi dari kesalahan dan menutupi kejahatan-kejahatannya ketika mereka menetapkan syarat-syarat yang hina dan tidak adil terhadap korban kejahatan.&lt;br /&gt;3. Sesungguhnya negara-negara yang berpura-pura menangis atas pembangunan kembali Gaza, adalah juga negara-negara yang bersikap loyo dan berkolusi dengan institusi Yahudi dalam serangannya ke Gaza. Bahkan susungguhnya Eropa dan Amerika adalah pihak yang membentuk institusi Yahudi dan mendukungnya dengan harta, persenjataan, dan ketetapan-ketetapan internasional. Sekarang mereka mengeksploitasi darah-darah suci, remukan-remukan tubuh dan kehancuran sebagai jalan untuk melindungi institusi Yahudi.&lt;br /&gt;4. Sesungguhnya umat Islam tidak akan pernah mengampuni para penguasanya yang bersikap loyo atau yang berkolusi dengan institusi Yahudi, Amerika, dan Eropa dalam menentang Palestina. Para penguasa itu sebenarnya mampu mengucurkan harta secara langsung ke penduduk Gaza tanpa menambah kehinaan dan syarat-syarat yang tidak adil tersebut.&lt;br /&gt;5. Sesungguhnya harta tidak akan bisa menyelamatkan penduduk Palestina di masa lalu dan sekarang. Penduduk Palestina membutuhkan pasukan yang akan membebaskan mereka dari cengkeraman agresor dan dari kejahatan-kejahatan yang brutal.&lt;br /&gt;6. Sedangkan institusi Yahudi, kita tidak mungkin bisa mengampuni pencaplokan mereka atas tanah yang diberkahi dan pembantain brutal terus menerus terhadap kaum Muslim, termasuk yang paling akhir di Gaza. Balasan tidak akan bisa mengobati hati, kecuali jika institusi itu dilenyapkan dari eksitensinya dan dunia dibebaskan dari keburukan-keburukannya. Kami di Hizbut Tahrir berjuang untuk mendirikan Khilafah yang akan merealisasikan hal itu dengan izin Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;وَاللَّهُ غَالِبٌ عَلَى أَمْرِهِ وَلَكِنَّ أَكْثَرَ النَّاسِ لَا يَعْلَمُونَ&lt;br /&gt;Dan Allah berkuasa terhadap urusan-Nya, tetapi kebanyakan manusia tiada mengetahuinya. (QS. Yûsuf [12]: 21)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4679129560666021884-2519740448491671902?l=sonicfist.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sonicfist.blogspot.com/feeds/2519740448491671902/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sonicfist.blogspot.com/2009/03/konferensi-syarm-asy-syaikh-menutupi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4679129560666021884/posts/default/2519740448491671902'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4679129560666021884/posts/default/2519740448491671902'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sonicfist.blogspot.com/2009/03/konferensi-syarm-asy-syaikh-menutupi.html' title='Konferensi Syarm asy-Syaikh Menutupi Kejahatan-kejahatan Institusi Yahudi dan Membebankan Tanggungjawab kepada Penduduk Palestina'/><author><name>Sonicfist</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11178176864851064766</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4679129560666021884.post-1134239294066428721</id><published>2009-03-13T08:13:00.001+07:00</published><updated>2011-04-26T08:37:27.301+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='3rd Party'/><title type='text'>Para Pemimpin Arab dan Afrika Bereaksi atas Keluarnya Surat Perintah Penangkapan al-Bashir dengan Meminta Penundaan Eksekusi</title><content type='html'>Negara-negara Arab dan Afrika bereaksi atas dikeluarkannya surat perintah penangkapan yang dikeluarkan oleh Pengadilah Pidana Internasional (ICC) terhadap Omar Hasan al-Bashir, dengan reaksi yang menunjukkan ketidakberdayaan dan ketidakmampuannya, sehingga reaksianya itu sangat mengecewakan harapan rakyatnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang sangat menarik perhatian dari perintah penangkapan ini adalah, bahwa ini merupakan surat perintah penangkapan yang pertama kali terkait seorang pemimpin yang masih menduduki kusri pemerintahan. Ini artinya, memperlihatkan dengan jelas bahwa negara-negara Barat yang ada di balik keluarnya surat perintah penagkapan itu benar-benar telah melakukan intervensi terhadap negara-negara yang menjadi bonekanya, dengan menghabisi semuanya, hingga pemimpin—yang menjadi anteknya—sekalipun mereka lemparkan juga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh dalam hal ini, Barat telah mempermainkan urusan-urusan bangsa yang lemah hingga di luar batas. Mereka mengembalikan negara-negera yang dinamakan dengan negara berkembang kembali menjadi negara-negara jajahan yang hakiki—dengan menjadikannya sebagai boneka mainnanya—sehingga negara itu kembali seperti keadaan 60 tahun sebelum negara itu mendapatkan kemerdekaan ilusi (hanya sekedar mimpi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Uni Afrika yang katanya merepresentasikan negara-negara Afrika tidak melakukan reaksi yang berarti, selain mengirim delegasi ke Dewan Keamanan Internasional, lalu memintanya dan berharap dengan sungguh-sungguh agar eksekusi penangkapan ditunda selama satu tahun saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hisam Zaki, yang berbicara atas nama kementerian luar negeri Mesir mengakui bahwa ia tidak menemukan indikasi yang menjamin keberhasilan tuntutan penangguhan eksekusi terhadap al-Bashir yang diajukan oleh bangsa Arab dan Afrika kepada Dewan Keamanan, agar Dewan Keamanan menggunakan otoritasnya sesuai pasal XVI peraturan dasar Pengadilan Pidana Internasional (ICC).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh dalam hal ini ketakutan dan kepengecutan para penguasa Arab dan Afrika benar-diperlihatkan, sehingga mereka tidak berani meminta agar mencabut kembali surat perintah penangkapan yang telah dikeluarkan, kecuali hanya meminta penangguhan eksekusi saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di samping ketidakberdayaan yang sudah begitu parah, yang diperlihatkan oleh para pemimpin Arab dan Afrika, beberapa koran Barat pun memperlihatkan besarnya kemunafikan bangsa Barat terkait dengan penegakan keadilan internasional. Koran “Jerman Baru” mengatakan: “Sesungguhnya otoritas pengadilam adalah memburu semua penjahat perang di dunia. Dalam menjalankan otoritasnya ini harus sesuai dengan undang-undang pengadilan internasional. Namun dalam kenyataannya, kami melihat bahwa mereka yang diadili hanya orang-orang di negara-negara dunia ketiga saja, seperti Sudan, atau sebelumnya, Cekoslowakia. Padahal ketika itu, seharusnya Bush dan Ramsfeld juga harus diadili dengan dakwaan yang sama, seperti yang didakwakan kepada presiden Sudan”. Koran itu justru bertanya: “Jika asas pengadilan itu adalah tidak ada seorang pun yang ada di atas hukum (tidak tersentuh hukum), semua diperlakukan sama dan sejajar. Tetapi kenapa dalam perakteknya terdapat kelas-kelas (perbedaan perlakuan) di pengadilan internasional tersebut?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Adapun koran Inggris the Guardian mengatakan: “Sesungguhnya dalam menegakkan keadilan internasional harus ditopang dan dibungkus dengan semangat persamaan (equality). Sehingga apa yang diterapkan kepada presiden Sudan juga harus diterapkan kepada presiden AS, Bush. Dengan demikian, penegakan keadilan tidak hanya difokuskan kepada—pelaku-pelaku—negara-negara miskin”.&lt;br /&gt;Sementara koran Times mengatakan: “Sesungguhnya Barat menganggap dengan dikeluarkannya surat penangkapan tersebut merupakan suatu kemenangan atas perjuangan hak-hak kemanusiaan. Sementara yang lain, melihat seharusnya penegakan keadilan itu juga dikenakan kepada pelaku berkulit putih. Sehingga penegakan keadilan dengan cara tebang pilih ini, justru menghancurkan kesempatan untuk mewujudkan perdamaian di wilayah Darfur”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sungguh, penegakan keadilan oleh Barat (bangsa berkulit putih) ini mempertegas sikap rasialisnya, kemunafikannya, dan kezalimannya terhadap bangsa-bangsa yang lemah. Dan tidak hanya itu saja yang diperlihatkan Barat, tetapi Barat juga tidak mau mengarahkan dakwaannya kepada negara Barat yang manapun, atau negara yang menjadi kaki tangannya, seperti negara Yahudi, yang telah banyak melakukan kejahatan, yang untuk membuktikanya tidak terlalu sulit. Sejak berdirinya tahun 1948, negara Yahudi banyak melakukan kejahatan, dan yang belum hilang dari ingatan kita adalah pembantaian negara Yahudi di Jalur Gaza. Apalagi, dalam pembantaian ini, negara Yahudi menggunakan berbagai senjata yang secara internasional penggunaan terhadap warga sipil dilarang, seperti fosfor putih. Kejahatan-kejahatan yang dilakukan negara Yahudi ini sangat jelas sekali, sejelas cahaya matahari di siang hari, berbagai foto dan dokumen yang membuktikan kejahatannya ada di semua media massa. Akan tetapi, Pengadilan Pidana Internasional (ICC) buta dan tuli terhadap kenyataan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengadilan Pidana Internasional (ICC) juga buta dan tuli terhadap kejahatan-kejahatan Amerika, Inggris, dan NATO di Irak dan Afganistan. Begitu juga dengan kejahatan-kejahatan Prancis di Ruwanda dan Burundi yang telah membunuh jutaan jiwa, kejahatan-kejahatan Rusia di Chechnya, kejahatan-kejahatan India di Kasymir, dan kejahatan-kejahatan Cina di Turkistan Timur. Namun, pengadilan internasional yang zalim ini tidak berbuat apa-apa, mereka buta dan tuli, sehingga mereka tidak melihat dan mendengar pembantaian-pembantaian yang dilakukan oleh negara-negara itu, sebab mereka berada di atas hukum (tidak tersentuh hukum). Dengan kata lain, pengadilan yang zalim ini tidak pernah mau mengadili, keculai jika terdakwanya negara-negara lemah dan tidak berdaya dalam pandangannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tuduhan-tuduhan yang diarahkan kepada presiden Sudan itu seharusnya diarahkan juga kepada Eropa dan Amerika, sebab mereka sumber masalahnya, dan merekalah obor yang telah mengobarkan perang saudara di Darfur. Sehingga, untuk menyelesaikan problem tersebut, tidak ada cara lain selain membumihanguskan negara-negara penjajah ini, mencegahnya dari mengobarkan api fitnah (peperangan), dan membersihkan semua pengaruhnya dari setiap negeri-negeri Islam dan dari Afrika khususnya. (mb/kantor berita ht)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4679129560666021884-1134239294066428721?l=sonicfist.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sonicfist.blogspot.com/feeds/1134239294066428721/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sonicfist.blogspot.com/2009/03/para-pemimpin-arab-dan-afrika-bereaksi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4679129560666021884/posts/default/1134239294066428721'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4679129560666021884/posts/default/1134239294066428721'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sonicfist.blogspot.com/2009/03/para-pemimpin-arab-dan-afrika-bereaksi.html' title='Para Pemimpin Arab dan Afrika Bereaksi atas Keluarnya Surat Perintah Penangkapan al-Bashir dengan Meminta Penundaan Eksekusi'/><author><name>Sonicfist</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11178176864851064766</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4679129560666021884.post-7628642263617449104</id><published>2009-02-07T16:20:00.009+07:00</published><updated>2011-04-26T08:32:32.559+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Terjemahan'/><title type='text'>Dunia perlu badan kredibel utk Memburu Penjahat Perang Israel?</title><content type='html'>&lt;a href="http://1.bp.blogspot.com/_fr7TNYZMSjA/SY54V349m8I/AAAAAAAAAIA/_vuE3_HuIrM/s1600-h/1_882270_1_34.jpg" onblur="try {parent.deselectBloggerImageGracefully();} catch(e) {}"&gt;&lt;img alt="" border="0" id="BLOGGER_PHOTO_ID_5300306128637107138" src="http://1.bp.blogspot.com/_fr7TNYZMSjA/SY54V349m8I/AAAAAAAAAIA/_vuE3_HuIrM/s320/1_882270_1_34.jpg" style="cursor: pointer; float: left; height: 254px; margin: 0pt 10px 10px 0pt; width: 320px;" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;from email: khalid amayreh &lt;amayreh@p-ol.com&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;27 Desember, israel melakukan serangan genosida terhadap 1.5 penduduk Gaza dengan menggunakan seni perang buatan Amerika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Senjata2 yang mematikan bantuan amerika yang digunakan terhadap penduduk gaza antara lain terdiri dari Jet F-16 yang dilengkapi jenis2 misil mematikan diantaranya membawa juga bom penghancur Bunker, juga terdiri dari heli Apache, bom fospor. bom flechette begitu juga DIME (Dense Inert Metal Explosive) peledak mematikan yang baru2 ini dikembangkan oleh amerika untuk menciptakan ledakan kuat dan mematikan dalam satu area kecil.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;DIME dipercaya masih dalam tahap eksperimen. namun dipercaya secara luas bahwa israel menerima lampu hijau untuk menggunakan terhadap penduduk gaza (Anjing israel, anjing amerika!) sebagai ajang percobaan (testing ground).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;disamping itu israel menggunakan senjata konvensional seperti tank dan bom artileri terhadap wilayah pada penduduk di gaza.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;menurut David Halpin, mantan spesialis trauma dan doktor bedah inggris, militer israel menggunakan gaza sebagai "laboratorium untuk mengujicoba, apa yang saya sebut, senjata dari neraka".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"saya takut bahwa ada pikiran di  pihak israel adalah kepentingannya untuk menciptakan sebanyak mungkin mutilasi (bom2 disebutkan diatas diantaranya membuat korban syahid bersepihan!) untuk menteror (terrorize) penduduk sipil dengan harapan MEREKA AKAN MEMBALIK MELAWAN HAMAS". &lt;lihat, 13="" a="" electronic="" experimental="" for="" gaza="" ground="" is="" january="" jonathan="" testing="" the=""&gt;.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;| Brother Khalid Amayreh, Gazan Journalist, his website is www.xpis.ps&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SONICFIST RESPONSE: REALLY? War tribunal in WALANDA, telah menkonfirmasi, saya baca beberapa waktu lalu, bahwa mereka tidak bisa melakukan pengadilan terhadap penjahat perang israel dalam pembantaian Gaza kemarin yang menelan korban 1300 jiwa. Siapa yang akan kita percaya wahai umat islam!!!!???? PBB moron? Liga Arab naif? Khilafah kawan! khilafah yang bisa kita percaya mengadili dan memburu dan membalaskan dendam atas pambantaian yang dilakukan musuh Islam! Khilafah kan tidak ada? ya hadirkan kawan!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/lihat,&gt;&lt;/span&gt;&lt;/amayreh@p-ol.com&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4679129560666021884-7628642263617449104?l=sonicfist.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sonicfist.blogspot.com/feeds/7628642263617449104/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sonicfist.blogspot.com/2009/02/dunia-perlu-badan-kredibel-untuk.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4679129560666021884/posts/default/7628642263617449104'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4679129560666021884/posts/default/7628642263617449104'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sonicfist.blogspot.com/2009/02/dunia-perlu-badan-kredibel-untuk.html' title='Dunia perlu badan kredibel utk Memburu Penjahat Perang Israel?'/><author><name>Sonicfist</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11178176864851064766</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://1.bp.blogspot.com/_fr7TNYZMSjA/SY54V349m8I/AAAAAAAAAIA/_vuE3_HuIrM/s72-c/1_882270_1_34.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4679129560666021884.post-7360532731788842879</id><published>2009-02-07T15:11:00.006+07:00</published><updated>2010-05-26T17:04:41.703+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='IWROTE'/><title type='text'>Why are Neocons Untoched?</title><content type='html'>ada yang cukup menarik. lagi-lagi soal kemungkinan, soal apa yang mungkin luput dari pandangan kita, soal perspektif lain atas satu fenomena atau isu. saya membaca tulisan Paul Craig Roberts, penulis buku "Supply-Side Revolution: An Insider's Account of Policymaking in Washington". dan di tulisan itu, intinya dia mempertanyakan mengapa tidak ada pembunuhan satu tokoh neokenservatif? perlu diketahui yang saya teliti neokonservatif atau neokonservatifisme adalah fenomena politik di amerika. mungkin kawan bisa sedikit menerka dari kutipan pernyataan seorang neokonservatif god father Irving Kristol -- walau untuk memahami secata tuntas tidak bisa dideduksi dari satu atau dua pernyataan -- yang mengatakan, "“the historical task and political purpose of neoconservatism would seem to be this: to convert the Republican party, and American conservatism in general, against their respective wills, into a new kind of conservative politics suitable to governing a modern democracy.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Dia juga mengatakan,"“[L]arge nations, whose identity is ideological, like the Soviet Union of yesteryear and the United States of today, inevitably have ideological interests in addition to more material concerns… That is why we feel it necessary to defend Israel today, when its survival is threatened. No complicated geopolitical calculations of national interest are necessary.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah itu dia, saya sendiri kemudian berpendapat, berdasar pengakuan dia, neokonservatifisme adalah sejenis gerakan politik yang hendak mengkonversikan massa konservatif amerika baik kubu republik ataupun umum menjadi gerakan politik konservatif baru yang tipikalnya melindungi kepentingan-kepentingan/ agenda zionis israel. demikian mungkin rangkuman dari dua paragraf pernyataan diatas. (or DIG OUT YOURSELF here http://www.google.co.id/search?hl=id&amp;amp;client=firefox-a&amp;amp;rls=org.mozilla%3Aen-US%3Aofficial&amp;amp;hs=LcN&amp;amp;q=neconservative%2C+pnac&amp;amp;btnG=Telusuri&amp;amp;meta= )&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;yang saya ketahui para nekonservatif aktif antara lain dibawah naungan PNAC (Project of New America), satu lembaga think thank yang di masa Bush kemarin memberikan manual-manual soal proyek penyerangan ke Irak, Afghan, dan War On Terror secara umum. Dan mereka juga bernaung di bawah lembaga the Heritage Foundation misalnya, yang sangat anti Islam. Heritage Foundation adalah semisal jaringan think thank neo-liberal yang mengadvokasi isu war on terror diantaranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah melihat peran pentingnya tokoh neokonservatif seperti Ms Condi Rice dsb, Paul Roberts mempertanyakan kenapa tidak ada pembunuhan atau mungkin usaha pembunuhan politik terhadap tokoh neocon? yang merupakan think thank alias otaknya invansi Irak yang ternyata semua alasannya tidak benar (Alqaeda, Nuke dsb tidak terbukti), Afghan, dan War on terror.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dia mengatakan bahwa adalah sangat umum bila Zionis israel melakukan pembunuhan politik (political assasination) atas tokoh hamas misalnya. begitu juga amerika, dia melakukan pembunuhan politik terhadap lawan2 politiknya. lalu tidak mungkin jika Alqaeda tidak paham benar siapa think thank di balik pembantaian dan agresi di dunia islam (Neocon antara lain) namun mengapa mereka tidak menjadi target  pembunuhan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Disinilah dia mengemukan pendapat bahwa War on terror hanyalah isapan jempol -- ya memang isapan jempol bung! :D. Isu terror berfungsi untuk menjustifikasi penguasaan minyak (para neocon antara lain merangkap jabatan2 advisory di korporasi2 minyak), memberikan keuntungan kepada kompleks militer yang berbisnis persenjataan (seperti Blackwater), membentuk polisi negara di amerika (pasca WTC uu anti terror adalah hantu represif bagi kebebasan publik), dan tentunya, ekspansi wilayah israel. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;NOTE: metode respon terhadap analisi dan pemberitaan kafir barat adalah meneliti terlebih dahulu. mana yang sesuai fakta, mana yang lagi2 bagian dari skema besar propaganda. Mutualisme hubungan media mainstream dan media alternatif adalah mungkin. hahahahah&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4679129560666021884-7360532731788842879?l=sonicfist.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sonicfist.blogspot.com/feeds/7360532731788842879/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sonicfist.blogspot.com/2009/02/why-neocons-untoched.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4679129560666021884/posts/default/7360532731788842879'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4679129560666021884/posts/default/7360532731788842879'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sonicfist.blogspot.com/2009/02/why-neocons-untoched.html' title='Why are Neocons Untoched?'/><author><name>Sonicfist</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11178176864851064766</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4679129560666021884.post-5590705300778529314</id><published>2009-02-06T01:15:00.003+07:00</published><updated>2010-05-26T17:04:41.704+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='IWROTE'/><title type='text'>Random Update: Palestine, Erdogan Vs Peres</title><content type='html'>update 1) kemarin bertemu teman. seorang teman sekaligus saudara saya yang pendapatnya tidak jauh beda dengan yang lain soal peristiwa mutakhir dan akar sejarahnya. cukup menarik, mengapa hampir banyak orang yang membypass begitu saja masalah akar sejarah palestina saat peristiwa mutakhir terjadi, terakhir gaza. masih ingat bagaimana Luthfi assyaukani koordinator JIL mereduksi "perebutan" tanah dengan logika bahwa saat ini tanah yang telah dirampas oleh israel sudah "maju" dalam artian sudah dibangun dan disana terlihat pemandangan kota modern. lalu dia mengatakan mana mau orang israel memberikan apa yang telah ia bangun susah payah sedangkan orang palestina tidak ikut membangun tanah2 yang dulu gurun itu? dia menjustifikasi logika ini dengan mengutip sarjana barat bahwa sebuah nasion itu apa yang telah diperbuat so far bukan soal akar sejarah, begitu kurang lebih terlihat bahwa ia berusaha menghindari pembicaraan akar sejarah dengan mencoba menguatkan logikanya dengan mengutip sarjana barat, mungkin dengan modal pretensi bahwa setiap yang berbau barat itu ilmiah. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;lebih jauh dia menyamakan zionisme sebagai nasionalisme sebagaimana setiap orang akan berperang mempertahankannya. dia tidak berpikir bahwa zionisme adalah nasionalisme yang berbasis pencurian tanah, pembantaian dan pengusiran penduduk aslinya. sy masih ingat bahwa zionis pernah berkata tidak ada negara israel berdiri sebelum tanah dikosongkan dari indigenous population (penduduk aslinya) dan tercatat menjelang pendirian, organ teror seperti haganah dll melakukan pembantaian, pengusiran terlebih dahulu. nasionalisme macam apa yang dibangun diatas tanah curian?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dia membypass debat keabsahan tanah itu secara historis dan teologis sekaligus.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dan kemarin saudara saya bilang bahwa apa yang dilakukan zionis itu sepertihalnya dilakukan tentara islam saat memenangkan satu wilayah. saya katakan jelas beda karena pembebesan tanah oleh tentara islam tidak melibatkan pengusiran atau pembantaian penduduk asli yang dibebaskan, tidak pula daerah yang dibebaskan itu ditindas dan dieksploitasi malah diberi otonomi dan dimerdekakan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;update 2) setelah israel memutuskan utk secara sepihak menarik pasukan karena perang tersebut memakan biaya tinggi denga hasil yang tidak tercapai, dimana  hamas tetap tidak tunduk melawan blokade biadab yang terus saja dilakukan menjadikan gaza seperti penjara kota yang terisolasi. pasca perang dengan kekalahan israel itu, israel keparat ini dalam konteks rekonstruksi gaza malah kemudian juga berbuat ulah dengan mendikte bahan2 apa saja yang boleh masuk ke gaza, paranoia mereka mengatakan mungkin gw harus hati2 jika ada yang nyumbang munisi! edan memang bangsa songong yang satu ini. setelah enteng menggunakan bom fosfor, membom sekolah PBB tempat para sipil perlindung dengan dalih bahwa ada tembakan dari arah sana namun terbukti tidak ada. dan anda tahu apa yang dilakukan mereka setelah membantai atau mereka klaim salah target? excuse! excuse! nyawa mereka yang mereka bantai tidak lunas dengan excuse! bastard!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;update 3) setelah kejadian PM turki debat dengan presiden israel kemarin di World economic summit di Davos, dimana si peres dikasih 25 menit mendongeng soal konflik disana dan erdogan hanya dikasih 15 menit yang kemudian erdogan walk-out tanda protes, mencuat pandangan bahwa erdogan kemudian dielukan-elukan oleh rakyat arab, termasuk palestina yang mengapresiasinya karena telah berani melawan peres dalam debat di WEC tsb. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;namun ada yang menarik. ini terkait dengan analisis Christopher Jon Bjerknes dalam arikelnya &lt;a href="http://solstudio.web.id/blog/2009/02/the-staged-conflict-between-peres-and-erdogan/"&gt;The Staged Conflict Between Peres and Erdogan&lt;/a&gt; bahwa sebenarnya debat kemarin memang sudah dipersiapkan untuk mengangkat erdogan sebagai hero baru yang berani melawan israel setelah dan masih saat ini pengaruh dan popularitas ahmadinejad menguat sebagai pengkritik/ lawan israel.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;analisis ini mengatakan bahwa erdogan dibuat sedimikian rupa agar nantinya negara2 arab dibelakang dia untuk melawan iran. dan dengan itu erdogan perlu dimunculkan sebagai tokoh penentang israel yang utama setelah ahmadinejad. nantinya dia bersama saudi dan negara arab lainnya dibuat melawan iran dengan tentunya sentimen syiah dan peran iran membantu senjata hamas. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;akhirnya, tetep saja masalah palestina tidak akan selesai bila memang ini skenario benar. karena lagi-lagi skema dibuat zionis untuk mengelabui palestina. adalah omong kosong janji palestina merdeka yang dimuntahkan dari mulut negara2 arab. solusi riil adalah turunkan rezim2 boneka, persatukan mereka dibawah satu bendera dan perang melawan israel!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4679129560666021884-5590705300778529314?l=sonicfist.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sonicfist.blogspot.com/feeds/5590705300778529314/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sonicfist.blogspot.com/2009/02/random-update-palestine-erdogan-vs.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4679129560666021884/posts/default/5590705300778529314'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4679129560666021884/posts/default/5590705300778529314'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sonicfist.blogspot.com/2009/02/random-update-palestine-erdogan-vs.html' title='Random Update: Palestine, Erdogan Vs Peres'/><author><name>Sonicfist</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11178176864851064766</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4679129560666021884.post-1227917108090601393</id><published>2009-01-26T17:20:00.002+07:00</published><updated>2011-04-26T08:37:48.992+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='3rd Party'/><title type='text'>Efek Kolektivisme</title><content type='html'>Oleh : Bob Julius Onggo&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Era 80-an Harley Davidson mempelopori geng atau kumpulan anak muda dengan motor gede berkelana dari satu tempat ke tempat lain -- jauh sebelum berkumpulnya anak muda bermotor Tiger 2000 atau pun berKarimun ria -- Umumnya mereka dipersatukan oleh satu karakter, yaitu hobi motor gede, walaupun sifat-sifat dari mereka tidak sama – seperti para tokoh yang memerankan film “Wild Hogs” -- namun karena hobi motor gede mereka dipersatukan dan saling membantu sama lain secara kolektif ketika menjumpai masalah selama di perjalanan. Apa yang mereka sukai lewat kumpul-kumpul seperti ini? Adalah sensasi kolektivisme (collectivism berbeda dengan collectivity lihat di capitalism.org).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;KATALIS KOLEKTIVISME&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salah satu yang pernah diprediksi oleh Karl Marx dulu bahwa di era kapitalis industri akan memunculkan suatu kesadaran kolektivisme baru yang bakal membakar suatu revolusi sosialis dan sekarang kenyataannya di era ekonomi internet yang hiper kapitalis suatu revolusi sosialis telah menjadi subur. Lihat saja beberapa katalis kolektivisme social yang menyulut suatu bentuk revolusi, pertama, munculnya perangkat lunak berbasis open-source – memungkinkan kelompok-kelompok pemrogram mengkontribusikan berbagai upaya intelektual sehingga kelompok-kelompok tertentu dapat berbagi ide, resource dan kiat-kiat untuk merampungkan berbagai proyek engineering digital kecil-kecilan hingga skala raksasa hanya untuk merasakan sensasi kolektivisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Ditambah lagi kesuksesan Google dalam membantu mengatasi masalah tumpukan informasi segunung yang diciptakan oleh hikmat kolektif sedunia menjadi suatu organisasi links antar situs web. Dan para pencari hikmat itu pun membantu mengorganisir relevansi tumpukan informasi hingga menjadi hikmat kolektif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum lagi Wikipedia telah menjadi suatu model open-source dari suatu produksi ensiklopedia, dan terus terang— wikipedia adalah salah satu bentuk penantang sesungguhnya (genuine challenger) terhadap eksiklopedia Britannica dalam kurun waktu singkat di masa depan, orang akan melirik wikipedia – dalam versi bahasa indonesia juga tersedia - untuk mencari jawaban dari hikmat kolektif tanpa harus membeli ensiklopedia tercetak yang mahal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maka tepat seperti yang dikatakan oleh Jaron Lanier, “apa yang kita saksikan dewasa ini” tulisnya di Edge.org, “. . . berbagai organisasi elite . . . terinspirasi oleh munculnya Wikipedia, oleh kekayaan Google dan para Googlepreneur.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENGARUHNYA PADA MORAL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun awas! Kolektivisme digital seperti ini memiliki bahaya potensial –- terlepas saya berbicara manfaatnya dalam dunia promosi dan pemasaran -- berbeda dengan kolektivisme dalam dunia fisik, semuanya terlihat dan identitas dari masing-masing individu dari suatu kelompok tidak disembunyikan, berbeda dengan kolektivisme di era hiper kapitalis di ekonomi internet, identitas para pelaku tidak terlihat dan disembunyikan, misalnya Wikipedia, secara keseluruhan adalah hasil dari upaya kolektif, tetapi banyak dari artikel dan informasi di dalamnya ditulis dan diedit oleh sedikit editor.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lanier menyebutnya, “Wikipedia tidak lebih dari realitas historis Maoism digital; suatu system yang dipropaganda dengan bahasa dan konteks kolektivisme namun sebenarnya dipengaruhi dan dikuasai oleh sekelompok kecil elite yang berkuasa. Sekelompok pikiran cerdas yang saling terkoneksi merupakan suatu resource yang fantastis untuk melacak dan troubleshooting suatu software bug atau suatu rancangan desain. Namun bila Anda ingin dikenal karena ide yang brilian dan argumen yang hebat, lebih baik Anda bertindak solo.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya yang dimaksud Lanier mencakup segala bentuk alat berbagi komunikasi mulai dari chatting, email komunikasi searah atau komunikasi satu ke banyak resipien seperti pada milis. Para pelaku di balik alat komunikasi entah untuk kepentingan individu maupun korporat kenyataannya sering menutupi jati diri yang sebenarnya entah untuk berbagai macam alasan. Alat berbagi komunikasi tersebut digunakan untuk berbagai kedok entah untuk menggapai popularitas, memburuk-burukkan nama individu atau perusahaan lain, menghancurkan suatu organisasi atau Negara lewat aktivitas teroris, fasisme, komunisme, kultus religius, hingga kasus perkosaan dan kejahatan anak-anak dalam kasus pedofilia maupun pencarian teman hidup.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Segudang kasus seperti ini muncul dalam daftar kejahatan di internet baik di Negara kita maupun di mancanegara, seperti kasus seorang pelaku pedofilia, Mr DeRosario, yang menangkap korbannya dari Internet terhadap seorang anak lelaki berusia 12 tahun di Weschester County dengan menggunakan screen name samaran BobbyD63 (Nytimes nov 7, 2006).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belum pernah sebelumnya dalam sejarah manusia, banyaknya komentar manusia ditampung tanpa di-edit, jutaan manusia di alam internet mengembangkan diri mereka sendiri, menggapai yang lain, menjadi semakin kreatif, dan teredukasi, serta menjadi mandiri dan menjadi lebih kaya secara finansial jika sebelumnya tidak ada internet. Jika sebelumnya tidak ada segala bentuk kolektivisme termasuk yang terakhir diciptakan oleh Myspace, YouTube dan SecondLife, di mana Anda dapat menciptakan avatar dari diri mereka sendiri untuk saling berbagi di dunia maya. Lihat juga DIGG, salah satu bentuk kolektif konten secara masal dan otomatis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ironis di era internet ekonomi hiperkapitalis ini, manusia menjadi semakin berekspresi lewat berbagai gadget internet, namun pada saat yang sama menjadi semakin tertutup dan takut serta menutupi diri mereka sendiri dari identitas sesungguhnya, dan kecenderungan kolektivisme ini membuat kita sudah terbiasa bercengkerama lewat kolektivisme tersamar. Banyak orang suka akan segala bentuk kolektivisme dan segala bentuk permainan dengan api ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masih ada lagi fenomena kolektivisme yang patut kita waspadai lewat kemampuan aplikasi yang dapat dibuat lewat blog yang secara praktis menganjurkan aktivitas pseudonym yang spontan yang menyulut pada posting komentar secara masal tanpa identitas asli bagaikan kerumunan massa yang tidak terkendali.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka yang cerdik memanfaatkan kolektivisme ini dapat melakukan “monetisasi” lewat promosi iklan atau pembelian online kepada kumpulan audiens Anda. Dan yang membuat saya salut dalam ide ini adalah bahwa audiens adalah value — dan mereka sendiri yang membayar value yang mereka berikan sebaliknya daripada mereka dibayar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya ya, saat Anda membeli sesuatu dari iklan, tahukah bahwa sedikit dari harga tersebut dibenamkan untuk iklan itu — Jadi lihat Anda sendiri adalah umpan untuk iklan yang Anda lihat misalnya untuk Iklan PPC milik Yahoo dan Google. Siklusnya secara keseluruhan luarbiasa efisien untuk menghasilkan keuntungan cepat dan besar dibandingkan bisnis apa pun yang ada dalam sejarah bisnis manusia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang luarbiasa perangkat lunak online ini telah merevolusi dan mendatangkan berbagai potensi baik dan buruk dalam perilaku manusia. Sekarang juga saatnya mempertimbangkan kegunaannya dalam konteks dasar moral. Bagaimana? Jadi apa yang salah dengan kolektivisme seperti di atas? Bagaimana menghentikan massa online yang anonim yang berkerumun bagaikan kerumunan orang? &lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4679129560666021884-1227917108090601393?l=sonicfist.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sonicfist.blogspot.com/feeds/1227917108090601393/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sonicfist.blogspot.com/2009/01/efek-kolektivisme.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4679129560666021884/posts/default/1227917108090601393'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4679129560666021884/posts/default/1227917108090601393'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sonicfist.blogspot.com/2009/01/efek-kolektivisme.html' title='Efek Kolektivisme'/><author><name>Sonicfist</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11178176864851064766</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4679129560666021884.post-5805075916563016803</id><published>2009-01-26T02:33:00.001+07:00</published><updated>2010-05-26T17:04:41.705+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='IWROTE'/><title type='text'>Kami Hanya Membela Diri: 1300 Martir</title><content type='html'>Again. Inertia rocks! Bukankah inersia itu sebuah penyakit? Makanya saya minta tolong beritahu obatnya. Tidak masalah generik juga. Kawan, kita punya banyak agenda. Apa yang bisa kita lakukan untuk menolak diam dan ikut serta dalam iringan manusia yang masih waras melawan ketidakwarasan dan kebastardan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baiklah. Soal Gaza, lebih 1300 jiwa terbunuh dan martyred tentunya. Mudah, murah, itulah darah saudara kita disana. Lalu masih saja arogan dan tanpa malu zionis fasis yang telah melakukan lebih daripada apa yang dilakukan oleh Hitler dengan warfare terkini sumbangan kapitalis barat, masih saja melakukan propaganda bahwa itulah hak kami untuk membela diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Lagi-lagi tanpa rasa malu mereka terus membusa soal hak membela diri. Lalu apakah setiap tanah dan mereka yang dijajah dan diduduki tidak punya hak untuk membela diri dan melawan? Zionis terus berpose seksi sebagai korban dari ancaman luar. Lalu siapa yang mengancam? Hamas dengan roket homemade?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebenarnya jika sungut mereka tidak malu plus hati mereka tidak buta, zionis fasis itu bisa melindungi penduduk mereka. Ya mereka mengklaim bahwa serangan ke Gaza adalah untuk menghentikan terbangan roket Hamas yang terus-menerus. Ini dilakukan untuk melindungi punduduk mereka yang katanya merasa terancam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;Mereka bisa menghentikan roket Hamas. Betul. Tapi mereka hanya bermain-main. Mereka suka retorika sejak jaman Nabi SAW.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika mereka mau melindungi penduduk mereka dan menghentikan serangan roket Hamas yang ternyata tidak terlalu mengancam melihat fakta bahwa roket2 itu tidak akurat (lebih kepada secara psikologis melambangkan perlawanan) dengan cara benar-benar menghormati Truce/ genjatan senjata 6 bulan kemarin. Apalagi dipihak hamas sendiri sudah ada kerjasama untuk mencegah penembakan roket antara lain hamas sendiri sudah mencoba mensudahi dan mencegah faksi lain semisal Jihad islam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tapi mereka tidak punya niat baik. tercatat 4 november 2008, di masa truce, Israeli Defense force (IDF - baca Israeli offense force) memasuki Gaza dan membunuh 4 member hamas dan hamas kemudian membalasnya dengan serangan roket. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;dapat dimengeti tipikal yahudi bermain-main dengan perjanjian. sebagaimana mereka selalu menyepelekan semua perjanjian diback-up dengan rasa arogan keterpilihan sesat sebagai anak Tuhan --- klo Lutfi koordinator komplotan JIL mau komplen ke tuhan Zionis di tembok ratapan knp katanya bodoh banget umat bontot tuhan (baca umat Islam setelah yahudi, nasrani dan Islam, saya saranin dia ngomplen entitas yang dia puja, zionis israel yang kurang ajarnya nggak ketulungan, yang dia sebut sendiri pernah nantang tuhan gulat).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bukti lain tidak ada niat mereka adalah bahwa koran Ha'aretz, koran israel, menurunkan berita pihak israel telah merencanakan Gaza Holocaust sebelum Truce ditanda-tangani. kita melihat skema yang ada menguatkan bahwa Truce hanya strategi untuk menciptakan masa tenggang dimana israel bisa mengumpulkan informasi intel untuk serangan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Balik ke soal klaim pembelaan diri, melindungi warga sendiri serta menghentikan roket Hamas. Sebenarnya apa yang didapatkan hamas dan Gaza selama genjatan senjata? Tidak ada yang baik bagi mereka. tetap mereka diblokade, diisolasi bagai satu penjara terbesar di dunia -- penjara kota. mereka menderita, kebutuhan dasar langka, sumber energi langka, malnutrisi, kelaparan dll. pada saat yang sama dengan fakta demikian pihak israel ingin hamas dan muslim Gaza menerima dan tidak melawan! roket Qasam adalah protes atas ketidak-adilan ini. jika mereka ingin melindungi penduduk mereka dan menghentikan roket hamas, maka mereka harus membuka blokade atas Gaza! bukan begitu pikiran sehatnya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun terus menerus logika motif serangan dijungkirbalikan dengan back-up media korporat milik zio fasis di barat. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Betapa media dan pemerintah barat dimana terus menerus meletakkan masalah roket hamas sebagai titik fokus isu. hingga si israel melobi USA, EU, Russia agar penyelundupan senjata ke pihak Hamas dicegah. ini juga poin yang dibahas dipertemuan boneka2 arabia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal bukan itu masalahnya, kawan! masalahnya adalah pendudukan atas tanah bangsa lain, penjajahan israel atas palestina. jadi logika mereka kafir kapitalis adalah bahwa segala bentuk perlawanan atas penjajahan israel harus dianulir semisal perlawanan Hamas dan israel dengan kamuflase hak membela dirinya bisa melakukan apa saja atas tanah yang ia jajah yang mana perbatasannya tidak mereka tentukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malah lebih bangsatnya Media barat dalam mengangkat tragedi pembunuhan 1300 muslim gaza tidak meletakkan titik berat kepada soal pendudukan israel, soal blokade gaza yang memunculkan naluri perlawanan tapi meletakkan titik tekan pada bahwa belasan israel terhadap roket2 hamas "terlalu berlebihan". Keparat kan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;lalu naif lah mereka yang melirik solusi ada di PBB, USA, EU, Russia. Naif! Dan bangsatlah mereka yang terus mempropagandakan bahwa kita harus toleran dengan israel bahwa katanya zionisme adalah semisal nasionalisme generik yang biasa diperjuangkan setiap nasion. oh naifnya. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;( Catatan: hamas mampu menunjukan ia bisa membentuk pemerintahan yang mampu menjaga ketertiban di Gaza berbeda dengan sebelumnya ketika dibawah gang Fatah. hamas sudah mengikuti keingingan mereka untuk lunak dan ikut ke ranah politik dan akhirnya menang. Bush senang pada awalnya dengan keterlibatan politis hamas krn skema yg ditanam kacung mereka fatah akan menang, namun kemudian berbalik manyun persis simpanse ketika skema tidak berjalan dan hamas menang. politik luar negeri bush, EU, kemudian berubah menentang dan mengisolasi hamas, begitu juga para kacung syaikh arab.)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Maraji: Israel’s Lies (Ziopedia.org)&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4679129560666021884-5805075916563016803?l=sonicfist.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sonicfist.blogspot.com/feeds/5805075916563016803/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sonicfist.blogspot.com/2009/01/kami-hanya-membela-diri-1300-martir.html#comment-form' title='1 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4679129560666021884/posts/default/5805075916563016803'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4679129560666021884/posts/default/5805075916563016803'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sonicfist.blogspot.com/2009/01/kami-hanya-membela-diri-1300-martir.html' title='Kami Hanya Membela Diri: 1300 Martir'/><author><name>Sonicfist</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11178176864851064766</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4679129560666021884.post-7034029065058533523</id><published>2009-01-26T00:52:00.002+07:00</published><updated>2010-05-26T17:04:41.705+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='IWROTE'/><title type='text'>After Killing 1300 You still want to protect your People?</title><content type='html'>Ok. You fascist subhuman. Enough this is enough. You have killed more 1300 people of Palestine in Gaza with the west support by the warfare they provide you. Our people have been given your white phosporous bombs, cluster bomb yet you keep on mouthing that this is what you deserver as "self-defense" huh?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;You say that you kill 1300 people and made outrageous destruction of Gaza city as to stop the Qassam missile to protect your citizen of the state in stolen land.  You lie ziofascist! During the 6 month truce you could have protected your citizen of israhell but you did not save them. You could be little cooperative with the truce. If you wanted to protect your citizen you should have give Palestine people what they deserve of their life. Still under your truce, your blockade of Gaza, your city imprisonment carried on. Gazan and Hamas did not take anything from truce, yet you wanted them to stop protesting with their homemade missile?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="fullpost"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;It's not goyim who said that you actually could have stopped the missile of Qassam by lifting the blockade after truce, Brigadier General (Res.) Shmuel Zakai, a former commander of the IDF’s Gaza Division, in an interview with Ha'aretzt, he accused Israel’s government of having made a ‘central error’ during the tahdiyeh, the six-month period of relative truce, by failing ‘to take advantage of the calm to improve, rather than markedly worsen, the economic plight of the Palestinians of the Strip . . . When you create a tahdiyeh, and the economic pressure on the Strip continues,’ General Zakai said, ‘it is obvious that Hamas will try to reach an improved tahdiyeh, and that their way to achieve this is resumed Qassam fire . . . You cannot just land blows, leave the Palestinians in Gaza in the economic distress they’re in, and expect that Hamas will just sit around and do nothing.’&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hamas could have stopped its resistance if the you and the world be loyal to their principle that the so called democracy belief gives the power to the one winning most votes, yet Hamas has won the vote democratically but then after you praised the Hamas resort to political struggle, you and the USA, UN backed off and isolate Hamas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;You want any armed resistance to end yet you want your occupation over palestine continue, your blockade over Gaza continue.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Your hypocrital disgrace! You could stop resistance. Yes you could. You could do it by taking your hands off Palestine land, lifting the Blockade and let the people choose the ruler they want t be ruled with.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So you want to protect your people? From what? From whom? You always pose yourself as the entity threatened by foreign invader yet actually this is you the threat to the Indigenous people who own the land you have stolen. Gazan have no army, no military aircraft, what you fear? You yourself just keep provoking and killing with your total sheer cowardice beyond the sophicticated armament supplied by your supported of the west capitalists.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hamas has shown the world that despite being boycotted by the democracy hypocrites capitalist state, it can build order within the Gaza city not just like before when it was under your friend, Fattah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;So, you fascist, zionist. You are shameful disgrace liar!!&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4679129560666021884-7034029065058533523?l=sonicfist.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sonicfist.blogspot.com/feeds/7034029065058533523/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sonicfist.blogspot.com/2009/01/after-killing-1300-you-still-want-to.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4679129560666021884/posts/default/7034029065058533523'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4679129560666021884/posts/default/7034029065058533523'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sonicfist.blogspot.com/2009/01/after-killing-1300-you-still-want-to.html' title='After Killing 1300 You still want to protect your People?'/><author><name>Sonicfist</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11178176864851064766</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4679129560666021884.post-4522607068063042875</id><published>2008-12-16T20:01:00.001+07:00</published><updated>2010-05-26T17:04:41.706+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='IWROTE'/><title type='text'>Siapa dibalik Mumbai (1)</title><content type='html'>&lt;div author="sonicfist" author_possessive="sonicfist's" class="bodytext" id="item_body" is_pmrepliable="1"&gt;&lt;br /&gt;Serangan  teroris yang terjadi dari tgl 26 Nov- 29 Nov 2008 di kota pusat  finansial india, Mumbai, masih menyisakan berbagai pertanyaan hingga  saat ini. Betapa tidak, serangan itu terjadi secara bersamaan di 10  tempat termasuk diantaranya Hotel Taj Mahal, Oberoi Trident, Kafe  Leopold, stasiun kereta Chhaprapati Shivaji Terminus (CST) dan  diberitakan serangan juga terjadi pada pusat gerakan Ortodoks yahudi,  Chabad Lubavitch. Para teroris diberitakan seolah hapal betul seluk  beluk kedua Hotel tersebut lebih dari apa yang diketahui pekerja hotel.  Selama hampir 60 jam, dengan senjata otomatis dan granat, mereka  melakukan penembakan, peledakan disana-sini dan mampu bertahan menghalau  pasukan khusus India. Ini semua diberitakan dilakukan oleh 10 orang -  yang saya tangkap dari narasi pemberitaan paling mutakhir dimana 9  teroris tewas dan 1 orang tertangkap. Dan setidaknya serangan ini  menewaskan 188, dimana mayoritas adalah penduduk sipil india, sebagian  besar korban penembakan membabi-buta di CST termasuk muslim, 17 polisi  dan 30 warga asing.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a name='more'&gt;&lt;/a&gt;Ada dua arus opini yang  beredar dalam merespon peristiwa tersebut. Pertama adalah opini tentang  keterlibatan Pakistan yang didukung narasi-narasi media barat dan media  mainstream India. Opini ini bertumpu pada&amp;nbsp; tuduhan keterlibatan Lashkar e  Thaiba, yang diberitakan dibantu pihak ISI (badan intelijen&amp;nbsp; Pakistan) -  setelah sebelumnya tuduhan terhadap Deccan Mujahideen, yang mengklaim  bertanggung jawab dengan mengirim email ke berbagai media, tidak begitu  meyakinkan dikarenakan tidak diketahui sebelumnya dan sinyalir fiktif  (siapapun bisa mengirim imel ke berbagai media dan mengklaim tanggung  jawab termasuk).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Update terakhir tuduhan keterlibatan Lashkar  e Thaiba diperkuat oleh pengakuan seorang teroris yang tertangkap.  Menurut berita dialah yang memakai gelang khas hindu yang mana  gerakannya tertangkap oleh CCTV CST. Hasil interogasi terungkap, teroris  isi bernama Muhamad Azmal Amir atau Azam Amir Kasav atau Ajmal Qasab  dan seterusnya, seperti ditulis di Wikipedia ( di dua link berbeda:&lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Azam_Amir_Kasav" target="_blank"&gt;  http://en.wikipedia.org/wiki/Azam_Amir_Kasav &lt;/a&gt;dan &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Muhamad_Azmal_Ami" target="_blank"&gt;http://en.wikipedia.org/wiki/Muhamad_Azmal_Ami&lt;/a&gt;)  dan mangaku anggota Lashkar e Thaiba, berasal dari daerah Pakistan,  Faridkot - yang ironisnya kenapa memakai gelang khas militan hindu yang  dalam kepercayaan hindu itu dapat membawa keberuntungan? Dan anehnya  teroris ini &lt;a href="http://abcnews.go.com/Blotter/Story?id=6385015&amp;amp;page=2"&gt;tidak  hapal sama sekali satu ayat dari Qur'an dan konsepsi jihad?&lt;/a&gt;  Validitas identitas teroris ini masih diperdebatkan. Kontradiksi,  simpang siur soal identitasnya memunculkan keraguan salah satunya &lt;a href="http://aangirfan.blogspot.com/2008/12/lies-about-captured-mumbai-gunman-ajmal.html" target="_blank"&gt;dibahas dalam sebuah blog.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;Opini  pertama ini berujung pada kemungkinan operasi militer Amerika terhadap  wilayah Pakistan yang dituduh berstandar-ganda, disatu sisi terlihat  menjadi partner kuat dalam ‘perang melawan terror', seperti diketahui  ISI sudah sejak lama dekat CIA a.l juga membantu serangan terhadap  Thaliban pasca 9/11, disisi lain justru ISI dituduh juga membantu  militan. Apalagi diberitakan adanya pendapat pemerintahan Bush, yang  bocor ke media barat, bahwa ISI terkait pengeboman kedutaan besar india  di kabul beberapa minggu sebelumnya yang menewaskan seorang diplomat dan  seorang pejabat pertahanan senior&amp;nbsp; yang dihormati (Times of India,  November 27, 2008).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan kedua adalah opini keterlibatan pihak  intelijen Mossad, CIA, militan hindu. Opini ini didukung oleh temuan  fakta sejak awal pemberitaan perisitiwa serangan tersebut dan beredar  diantara outlet berita alternatif (blog, situs, forum diskusi).  Pemberitaan sebagian besar merujuk kepada berita-berita media India pada  awal-awal setelah peristiwa terjadi antara lain seputar temuan-temuan  dari wawancara langsung dengan penduduk setempat -&amp;nbsp; pemberitaan langsung  pada awal-awal peristiwa bersifat "mentah" dengan sedikit kemungkinan  manipulasi dari pihak media, berbeda dengan pemberitaan belakangan yang  berkembang yang sudah bercampur dengan narasi-narasi pihak yang memiliki  kepentingan untuk menutupi apa yang terjadi, termasuk pemerintah india  yang mencari alibi dari kelemahan militer dan intelijennya yang  dikatakan gagal mengantisipasi peristiwa tersebut.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Opini  kedua ini diberkuat juga oleh analisis-analisis latar belakang catatan  aksi kekerasan pihak militan hindu sayap kanan dengan dukungan otoritas  militer dan pemerintah india. Apalagi adanya fakta bahwa kepala ATS  (Anti Terror Squad) Hemant Karkare adalah korban dalam 5 menit pertama  serangan dimana Karkare adalah orang yang berhasil membongkar sel teror  hindu dalam serangan Malegaon, September 2006. Karkare dapat membuktikan  keterlibatan pejabat intelijen militer antara lain Lt Kolonel Srikant  Purohit yang berperan dalam penyediaan bahan peledak RDX. Karkare juga  menangkap Praggya Singh, pejabat militer dari pihak sayap kanan  BJP-RSS-Bajrang Dal-VHP dan tokoh militer hindu lainnya. Jelas konteks  keberanian Karkare ini memiliki relevansi sangat&amp;nbsp; besar dalam serangan  Mumbai kemarin dimana indikasi kemungkinan pihak sayap kanan militan  hindu ada dibelakangnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Narasi fakta kedekatan militan hindu  sayap kanan dengan israel juga memperkuat opini kedua ini. Salah  satunya&amp;nbsp; dimana pihak konter terorisme israel pernah melakukan kunjungan  ke india di tahun 2002 atas undangan menteri dalam negeri india waktu  itu, Lal Krishna Advani, yang merupakan calon Perdana Menteri pada  pemilu 2009 mendatang dari partai oposisi sayap kanan militan Bharatiya  Janata Party (BJP). Kunjungan tersebut terkait kerjasama seputar  penanganan terorisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada beberapa catatan relevan untuk diungkap  disini untuk menguji kedua arus opini yang berlawanan tersebut. Catatan  ini antara lain berita dan analisis yang beredar di media baik korporat  maupun alternatif.&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Masuknya Teroris&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;Koran  Telegraph, berbasis Kalkuta, &lt;a href="http://www.telegraphindia.com/1081209/jsp/frontpage/story_10226360.jsp"&gt;memberitakan  9 Desember dengan Headline, "Polisi Mengklaim ID dari Gang 10"&lt;/a&gt;.  Disitu diungkap bagaimana Komisioner Polisi Mumbai, Rakesh Maria  mengatakan, "Gang 10 memulai perjalanan dari Karachi menggunakan kapal  (besar /ship), Al Husaini, kemudian membajak perahu nelayan, Kuber, yang  membawa mereka sampai tiga mil dari Mumbai. Lalu mereka menggunakan  perahu karet yang telah bawa dan berlayar menuju Cuffe Parade. Ia  menambahkan bahwa korek api, alat medis, paket nasi, paket deterjen  (washing powder packets) yang ditemukan diatas perahu nelayan, Kuber,  sepertinya buatan Pakistan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pernyataan Polisi ini sama sekali  seperti cerita fiktif yang tidak bisa dipercaya, &lt;a href="http://www.independent.co.uk/opinion/commentators/fisk/robert-fiskrsquos-world-whenever-im-in-tajikistan-my-mobile-phone-says-im-in-dubai-1054448.html"&gt;demikian  menurut Robert Fisk&lt;/a&gt;. Dimana 10 teroris yang disebut pihak polisi,  mampu lolos dari patroli Angkatan Laut (Navy) India dalam perjalanan 500  mil Karachi-Mumbai.Menurut Fisk saat ini Navy India memiliki 55.000  personil yang aktif, dimana 5000 diantaranya adalah anggota penerbang  pesawat, 2000 komando marinir, dan memiliki 155 kapal pemantau, termasuk  kapal -yang satu-satunya di Asia- pembawa pesawat Jet tempur, INS  Viraat. AL India juga memiliki 16 kapal selam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AL India juga  memiliki 29 titik Penjaga pantai yang mengoperasikan 48 kapal pemantau  dan pertahanan, yang membuatnya menjadi AL terbesat kelima di dunia.  Penjaga pantai bertumpu pada kapal-kapal patroli yang berfasilitas  pendeteksian moderen. Namun anehnya dengan aset AL India yang besar ini,  mereka tidak mampu mendeteksi satu perahu kecil curian dalam perjalanan  Karachi-Mumbai melewati perairan perbatasan yang dipersengketakan oleh  pihak india dan pakistan antara lain perbatasan tanpa demarkasi yang  desebut Sir Creek yang membentang sepanjang laut arab dan Rann kutch  yang dijaga ketat - Agustus 1999, pesawat pemantau Pakistan ditembak  jatuh oleh Angkatan udara India di Rann Kutch.&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Chabad  Lubavitch Center (Nariman House / Chabad House)&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut  adalah catatan pemberitaan seputar &lt;a href="http://www.wakeupfromyourslumber.com/node/9390"&gt;sinyalemen  keterlibatan Chabad House ---&lt;/a&gt; ada berita beredar bahwa mereka  setelah turun dari perahu langsung melakukan serangan, namun beberapa  kumpulan berita berikut justru menguatkan bahw a mereka terlebih dahulu  datang ke Nariman House sebelum kemudian melakukan serangan&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.cbc.ca/world/story/2008/11/28/mumbai-attacks.html"&gt;Canadian  &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Broadcasting Corporation memberitakan&lt;/a&gt;, "Dalam wawancara &amp;nbsp;&amp;nbsp;  &amp;nbsp;telepon dengan CBC News dari luar Chabad House, Jurnalis lepas Arun &amp;nbsp;&amp;nbsp;  &amp;nbsp;Asthhna mengatakan bahwa ada laporan2 bahwa para militan telah &amp;nbsp;&amp;nbsp;  &amp;nbsp;tinggal di satu "Guest House" disana selamat 15 hari &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;sebelum  serangan". Asthhna menambahkan, "Mereka memiliki &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;banyak persediaan  amunisi, senjata dan makanan disana."&lt;/li&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;li&gt;&lt;a href="http://timesofindia.indiatimes.com/Mumbai_locals_helped_us_terrorist_tells_cops/articleshow/3774106.cms"&gt;Kepolisian  &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;India menyelidiki mengapa Chabad Center memberikan akomodasi&lt;/a&gt;  kepada &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;militan tersebut.&lt;/li&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.mid-day.com/news/2008/nov/281108-Nariman-House-terror-hub.htm"&gt;Mid-Day  &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;News, satu media yang dihormati yang telah 28 tahun berdiri  berbasis &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;di Mumbai memberitakan&lt;/a&gt;, "Peran Nariman House dalam  drama &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;serangan ini penuh teka-teki. Malam tadi, penghuni (Nariman  House) &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;memesan 100 KG daging dan makanan lain, cukup memberi makan  satu &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;pasukan atau beberapa orang untuk 20 hari. Tidak lama setelah  itu, &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;para militan masuk, jelas, bahwa pemesanan daging dan makanan  dengan &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;pikiran bahwa mereka akan datang. Demikian ditambahkan  seorang &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;polisi". Mid-Day juga mengutip saksi mata, seorang nelayan,  &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Vitthal Tandel, "Saya melihat 6 hingga 8 perahu datang pada &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;rabu  petang dan sekitar 10 orang turun membawa banyak tas yang &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;kemudian  mereka bawa ke bangunan itu (Nariman House)". Mid-Day &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;juga  memberitakan, "Seorang dari para militan menelepon satu &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;TV Channel  dan menyuarakan tuntutannya, namun, menariknya, saat ia &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;ditanya  dimana mereka bersembunyi, ia menjawab di Nariman House &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;milik orang  Israel dan mereka (militan) terdiri dari 6 orang".&lt;/li&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.dnaindia.com/report.asp?newsid=1209852"&gt;DNA &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;India,  media mapan lainnya memberitakan&lt;/a&gt;, "Para teroris &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;datang ke Colaba  (daerah sekitar pesisir Mumbai) Rabu petang", &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;demikian menurut  penjaga "Grocery Shop", Mukund Shelke. &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;"Sebelum masuk ke Nariman  House mereka membeli makanan yang &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;cukup untuk 3 hari", tambahnya.  Penduduk setempat lainnya, &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Joseph D'Mello mengatakan, "Mereka telah  membeli dua krat &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;daging ayam dan minuman beralkohol (liqour) senilai  Rs25000, dari &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;dua toko di Colaba."&lt;/li&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.guardian.co.uk/world/2008/nov/27/mumbai-terror-attacks-terrorism2"&gt;The  &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Guardian, UK, memberitakan,&lt;/a&gt; "Mereka &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;datang lewat laut  dengan perahu kecil kemudian berjalan melalui &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;jalan sempit Colaba  lama menuju bangunan apartemen berlantai enam &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;yang disebut 'Nariman  House' ".&lt;/li&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.nytimes.com/2008/11/29/world/asia/29tock.html?bl=&amp;amp;ei=5087&amp;amp;en=c7382f26209af6ce&amp;amp;ex=1228194000&amp;amp;pagewanted=all"&gt;New  &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;York Times memberitakan&lt;/a&gt;, "Ketika para teroris mendarat di &amp;nbsp;&amp;nbsp;  &amp;nbsp;depan perahu Pak Dhanur, mereka hanya 3 blok satu terhalang jalan &amp;nbsp;&amp;nbsp;  &amp;nbsp;sempit dari Nariman House yang merupakan bangunan pusat yahudi &amp;nbsp;&amp;nbsp;  &amp;nbsp;dijalankan oleh Rabbi muda,Gavriel Holtzberg dan istrinya Rivka yang &amp;nbsp;&amp;nbsp;  &amp;nbsp;pindah dari New York".&lt;/li&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.dnaindia.com/report.asp?newsid=120985"&gt;DNA &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;India  memberitakan bahwa penghuni Chabad House seperti merayakan &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;berita  kematian&lt;/a&gt; pejabat tinggi kepolisian (yang utama kematian &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Hemant  Karkare, kepala ATS investigator kasus Malegaon), "Ketika &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;berita  terbunuhnya beberapa pejabat tinggi kepolisian diberitakan di &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;TV,  kami mendengar bunyi gaduh dari flat tersebut. Mereka seperti &amp;nbsp;&amp;nbsp;  &amp;nbsp;merayakan..", demikian menurut saksi mata, Anand Raorare, &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;penghuni  satu bangunan yang berhadapan dengan Nariman House. DNA &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;juga  memberitakan, "Beberapa penduduk setempat menyatakan &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;bahwa teroris  mengikuti informasi gerakan polisi dari TV (perlu &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;dicatat, media TV  India dikritik karena menayangkan pergerakan &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;pasukan khususu India,  Commando, yang diturunkan melaui helikopter &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;keatas chabad House!)".&lt;/li&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  &amp;nbsp;&lt;li&gt;Diberitakan &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;seorang "pejabat keamanan" dari konsulat Israel,  yang &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;letaknya dekat Nariman House, ditangkap ketika ia berlari  kearah &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Chabad House. Jerussalem Post memberitakan, "Pejabat keamanan  &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;di konsulat Israel Mumbai ditangkap oleh polisi india ketika dia &amp;nbsp;&amp;nbsp;  &amp;nbsp;berlari ke arah Chabad House rabu kemarin setelah Rabbi gavriel &amp;nbsp;&amp;nbsp;  &amp;nbsp;Holtzberg menelepon untuk memberitahu bahwa ia sedang dalam serangan &amp;nbsp;&amp;nbsp;  &amp;nbsp;(under attack)". Nah, apakah "attack" disini &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;merujuk kepada  serangan teroris atau merujuk kepada serangan komando &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;pasukan khusus  india masih menyisakan tanda tanya.&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Apakah para sandera Yahudi  di Nariman House benar2 sandera ataukah mereka bagian dari para  komplotan teroris penyerang itu sendiri? Ini masih simpang siur. Ketika  adu tembak mulai mereda antara para penyerang di dalam Nariman House dan  komando pasukan khusus india, seorang perempuan muda, yang kemudian  diketahui sebagai pengasuh, lari keluar bersama anak pasangan Rabbi  Holtzberg-Rivka, Moshe. Sandra Samuel, pengasuh tersebut, &lt;a href="http://news.yahoo.com/s/time/20081128/wl_time/08599186266100"&gt;seperti  diberitakan Yahoo News&lt;/a&gt;, mengatakan bahwa saat ia keluar pada awal  kamis sandera yang tersisa tinggal pasangan Rabbi dan istrinya. Menurut  Yahoo News tidak pasti apakah empat atau lima tersangka penyerang di  dalam Nariman House telah terbunuh atau tertangkap. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun  kemudian setelah gedung dikuasai ditemukan enam mayat sandera  diantaranya Rabbi Holtzberg dan istrinya, Rivka, seorang Rabbi lain  warga Israel, Leibish Teitelbaum, Bentzion Chroman, warga israel dengan  dua kewarganegaraan, seorang wanita warga israel dan seorang wanita  tidak dikenal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Anti Defamation League [ADL], kelompok rasis yang  mengadvokasi superioritas yahudi, mengeluarkan pertanyaan seolah ingin  menutupi sinyalemen keterlibatan zionis dengan mengatakan bahwa yahudi  menjadi target (korban) dalam serangan. Direktur ADL, Abraham Foxman,  mengatakan, "Serangan brutal ini sekali lagi menunjukan bahwa para  teroris selalu menargetkan yahudi. Serangan itu adalah satu pengingat  bahwa dunia harus berdiri melawan semua terorisme karena akhirnya tidak  seorangpun aman sampai terorisme dilawan dalam semua bentuknya" --  termasuk terorisme ADL yang memiliki sepak terjang teror a.l pengeboman,  pembunuhan pihak2 yang ia sebut "anti-semit".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kunci informasi  apakah yahudi di Nariman house teroris itu sendiri atau bukan ada pada  Komando pasukan khusus india dan seorang pengasuh yang selamat.  Kesimpangsiuran ini akan sedikit terbantu dengan informasi dari Komando  andai bicara ke media begitu juga dari keterangan Sandra samuel. Nariman  sepertinya Israel punya kepentingan untuk mengisolasi Sandra samuel  dimana &lt;a href="http://www.telegraphindia.com/1081202/jsp/nation/story_10193938.jsp"&gt;diberitakan  dia diberi izin imigrasi tinggal di Israel&lt;/a&gt;.&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jumlah  dan Penampilan Teroris&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;li&gt;Hingga &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;saat ini  pemberitaan yang sudah "established/ mapan" &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;mengatakan bahwa teroris  yang mengepung kota Mumbai dengan serangan &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;di 10 titik hanya  berjumlah 10 orang, dimana 9 mati dan satu orang &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;tertangkap masih  diperdebatkan validitas identitasnya. Namun laporan &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;polisi  mengatakan 15 teroris. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.timesonline.co.uk/tol/news/world/asia/article5265938.ece"&gt;TIMES  &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;ONLINE [TO]memberitakan&lt;/a&gt;, "15 jaket musim dingin ditemukan, &amp;nbsp;&amp;nbsp;  &amp;nbsp;15 sikat gigi", demikian keterangan dari seorang polisi. &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;"Bahwa ada  lebih banyak teroris berkeliaran itu mungkin", &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;tambahnya. TO juga  memberitakan, dengan asumsi ada 15 teroris, &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;"Paling tidak 5 teroris  mungkin telah melarikan diri ajang &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;pembantian Mumbai dan dapat  menyerang kembali, sepertinya demikian &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;sebagaimanakemarin &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Video  muncul menunjukan satu-satunya anggota gang teroris &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;tertangkap".&lt;/li&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;  &amp;nbsp;&lt;li&gt;Setidaknya &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;beberapa dari teroris adalah berwajah orang asing.  Seorang polisi &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;yang memasuki Nariman House/ Chabad House melihat  para teroris &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;berwajah orang asing "white" seperti diberitakan &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;a href="http://www.guardian.co.uk/world/2008/nov/27/mumbai-terror-attacks-india4"&gt;Guardian  &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;UK memberitakan&lt;/a&gt;, "Saya memasuki bangunan itu kemarin &amp;nbsp;&amp;nbsp;  &amp;nbsp;malam", polisi itu berkata. "Saya terkejut karena mereka &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;orang  kulit putih. Saya pikir mereka berwajah seperti kami. Mereka &amp;nbsp;&amp;nbsp;  &amp;nbsp;menembak tiga kali, saya menembak balik sepuluh kali".&lt;a href="http://news.bbc.co.uk/2/low/south_asia/7752625.stm"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BBC &amp;nbsp;&amp;nbsp;  &amp;nbsp;memberitakan&lt;/a&gt;, mengutip saksi mata, Mr Mishra, "Berpenampilan &amp;nbsp;&amp;nbsp;  &amp;nbsp;orang asing (foreign looking)". Saksi mata lain, Mr Amir, &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;berkata,  "Mereka tidak terlihat seperti orang india, mereka &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;terlihat seperti  orang asing (eropa dll). Satu diantara mereka, saya &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;pikir, memiliki  rambut pirang. Yang lain rambutnya bergaya Punk &lt;span style="font-weight: bold;"&gt;(the other had a punkish hairstyle)&lt;/span&gt;.  Mereka berpakaian rapih.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Orang india mengetahui pasti rata-rata  wajah india dan pakistan karena mereka bertemu tiap hari, khususnya &amp;nbsp;&amp;nbsp;  &amp;nbsp;di Mumbai, dimana orang India kelas atas bisa berkumpul. Dan orang &amp;nbsp;&amp;nbsp;  &amp;nbsp;india tahu pasti orang asing, mereka memanggil orang Amerika dan &amp;nbsp;&amp;nbsp;  &amp;nbsp;Eropa sebagai "orang asing" "white" "kulit &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;putih".&lt;br /&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;&lt;b&gt;Seputar  Teroris yang Tertangkap&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cukup banyak temuan keanehan  seputar teroris yang tertangkap yang menurut &lt;a href="http://www.thehindu.com/2008/12/06/stories/2008120656401200.htm"&gt;The  Hindu, 6 Desember 2008&lt;/a&gt;, sebuah koran presitisius berbasis di  Chennai, media dunia belum sepakat dengan nama sebetulnya. Media cetak  dan televisi diantara menyebutnya sebagai Muhammad Amin Kasab, Azam Amir  Kasav dan Azam Amir Kasab, yang mana ini, menurut pihak pengkritik  pakistan, fiktif. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Malah kemudian &lt;a href="http://www.hindu.com/2008/12/09/stories/2008120960421100.htm"&gt;koran  yang sama pada 9 Desember&lt;/a&gt; menyebutnya dengan nama baru, Mohammad  Azmal Amir Iman, dimana ia mengaku katanya telah "ditipu" oleh kelompok  itu (Lashkar e Thaiba).Koran lain, berbasis di Mumbai, Times of India, &lt;a href="http://timesofindia.indiatimes.com/I_want_to_see_my_mother_says_Kasab/rssarticleshow/3810533.cms"&gt;pada  9 Desember memberitakan&lt;/a&gt; Mohammed Ajmal Amir Kasab menyesali  perbuatannya dan berkata dalam bahasa Hindi "Mujhe maaf kar do, mujhe  apne desh Pakistan jana hai, meri emmi ke paas'' (mohon ampuni saya,  saya ingin menemui ibu saya, saya ingin kembali ke negeri saya  Pakistan).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.independent.co.uk/opinion/commentators/fisk/robert-fiskrsquos-world-whenever-im-intajikistan-my-mobile-phone-says-im-in-dubai-1054448.html"&gt;Menurut  Robert Fisk&lt;/a&gt;, jurnalis yang telah lama meliput wilayah Timur Tengah  dan Asia Selatan, orang Pakistan tidak biasa menggunakan kata "Desh"  untuk menyebut tanah kelahiran (asal / Fatherland) tapi mereka  menggunakan kata "Vatan". Robert Fisk kemudian mengingatkan kita satu  adagium, "Orang selalu melebih-lebihkan ketika ia hendak menipu".  Menurutnya Polisi India dan Mesin Propaganda India terlibat dalam usaha  penipuan untuk menyesatkan dunia dan terbukti melebih-lebihkan yang  justru membuatnya begitu kentara.&lt;a href="http://aangirfan.blogspot.com/2008/12/lies-about-captured-mumbai-gunman-ajmal.html"&gt;  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Melihat berbagai kontradiksi seputer pemberitaan&lt;/a&gt;, teroris  yang tertangkap disinyalir digunakan untuk menutupi kecendurangan  operasi yang terlihat seperti False Flag.Kontradiksi, ketidakcocokan,  kesimpangsiuran pemberitaan itu antara lain:&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.ndtv.com/convergence/ndtv/processarchive.aspx?id=NEWEN20080074625"&gt;Diberitakan  &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;dia tinggal di Taj Hotel untuk beberapa hari&lt;/a&gt;, disisi lain &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;a href="http://silverscorpio.com/mumbai-attack-terrorists-came-in-boats-and-then-%20spread-out-in-mumbai-hotels/%20"&gt;diberitakan  &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;dia langsung memulai operasi setelah turun dari perahu.&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;li&gt;&lt;a href="http://online.wsj.com/article/SB122834446748477265.html?mod=googlenews_wsj#"&gt;Satu  &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;berita mengatakan dia tertambak&lt;/a&gt;, disi lain &lt;a href="http://www.indianexpress.com/news/No-bullet-hit-Kasab--no-active-treatment-on--says-hospital-s-dean/393116"&gt;diberitakan  &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;tidak memiliki luka tembak.&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.twocircles.net/2008nov29/mumbai_attack_terrorists_spoke_marathi.html"&gt;Maharashtra  &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Times memberitakan teroris yang menembak kepala ATS, Hemant  Karkare, &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;komisioner polisi, Ashok Kamte dan ahli konter terorisme,  Vijay &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;Salaskar bicara fasih bahasa Marathi (bahasa non-pakistan).&lt;/a&gt;  Disisi lain &lt;a href="http://en.wikipedia.org/wiki/Azam_Amir_Kasav"&gt;dimana  &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;dia (Ajmal Amir Kasav dst) dikatakan sang penembak, adalah asli &amp;nbsp;&amp;nbsp;  &amp;nbsp;Pakistan.&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;&lt;li&gt;&lt;a href="http://www.independent.co.uk/news/world/asia/four-mumbai-terrorists-had-links-with-britain-1040233.html"&gt;Dikatakan  &amp;nbsp;&amp;nbsp; &amp;nbsp;8 teroris ditangkap&lt;/a&gt;. Namun kemudian &lt;a href="http://news.bbc.co.uk/2/hi/south_asia/7754438.stm"&gt;diberitakan &amp;nbsp;&amp;nbsp;  &amp;nbsp;hanya satu yang tertangkap.&lt;/a&gt;&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Kesangsian apakah dia bisa  dipercaya juga muncul diperkuat dengan pemberitaan bahwa dia tidak  konsisten dengan "pengakuannya". New York Times, Dec. 1, 2008, mengutip  pernyataan seorang pejabat yang tidak ingin disebutkan karena tidak  memiliki otoritas untuk berbicara ke media bahwa Ajmal Amir Kasav dsb  memberikan jawaban inkonsisten terkadang dia bahwa ada 10 teroris  terkadang dia mengatakan 15 teroris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fakta ini memunculkan  kecurigaan bahwa sebenarnya bukan dia yang melakukan penembakan terhadap  kepala ATS, Hemant Karkare. Apalagi saksi mata teroris di CST memakai  gelang khas hindu yang berdasar perkembangan pemberitaan justru dialah  Ajmal Amir sang tertangkap? Hal ini sebagaimana dicurigai bahwa  interogasi sudah disiapkan pertanyaan dan jawabannya yang kemudian  diklaim sebagai "pengakuan". &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kenapa sulit untuk percaya bahwa  (pertanyaan dan jawaban) interogasi itu sudah dipersiapkan? - &lt;span style="font-style: italic;"&gt;"Why is it so difficult to believe that he  has his lines ready and scripted?&lt;/span&gt;",&lt;a href="http://www.sacw.net/article363.html"&gt; demikian seperti ditulis  dalam sebuah artikel&lt;/a&gt;, menyangsikan validitas "pengakuan" Ajmal.&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Be  continued&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Next tags: &lt;br /&gt;&lt;b&gt;Timing Serangan, &lt;/b&gt;&lt;b&gt;Kematian  Orang Nomor 1 ATS&lt;/b&gt;&lt;b&gt;, Ada apa dengan Keamanan Hotel Taj?  Motif Amerika, Proyek Gaspipeline Iran-Pakistan-India, Hindutva, Sangh  Parivar, &lt;/b&gt;&lt;b&gt;Mossad&lt;/b&gt;  &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4679129560666021884-4522607068063042875?l=sonicfist.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sonicfist.blogspot.com/feeds/4522607068063042875/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sonicfist.blogspot.com/2008/12/siapa-dibalik-mumbai-1.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4679129560666021884/posts/default/4522607068063042875'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4679129560666021884/posts/default/4522607068063042875'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sonicfist.blogspot.com/2008/12/siapa-dibalik-mumbai-1.html' title='Siapa dibalik Mumbai (1)'/><author><name>Sonicfist</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11178176864851064766</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4679129560666021884.post-1845495355575418679</id><published>2008-12-04T19:59:00.002+07:00</published><updated>2010-05-26T17:04:41.707+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='IWROTE'/><title type='text'>Penyebutan Fasis: Stigma</title><content type='html'>&lt;i&gt;"Fasis siah! Maneh fasis!"&amp;nbsp;&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang adakalanya satu istilah menjadi berkembang maknanya dari makna awalnya yang biasanya memiliki latar belakang historis tertentu. Sepertihalnya kata ‘fasis’ yang merupakan kata benda untuk merujuk kepada seseorang yang menganut fasisme. Secara historis fasisme terkait dengan negara ultranasionalis yang secara militer agresif — yang juga bisa dikatakan chauvinis ekstrim. Disini kita bisa lihat secara historis yang fasis itu berbentuk negara (Jerman under Fuehrer Hitler, Itali under Mussolini) atau pemimpin negara (Hitler, Mussolini, lately Bush). Saya kira sangat relevan jika saat ini kata ‘fasis’ disematkan kepada Amerika. Saya yakin siapapun secara objektif akan sepakat baik kiri, liberal atau islamis. Namun bagaimana jadinya jika sedikit2 menyebut fasis kepada siapapun?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Jangan-jangan fasis adalah mereka yang dengan mudah menyebut fasis terhadap pihak lain”, demikian sahabat saya berujar ketika kami berbincang-bincang tentang fenomena penyebutan fasis oleh elemen-elemen kiri (individual atau organisasi).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Fasis siah! Maneh fasis!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya masih ingat kelompok keagamaan seperti FPI biasa disebut fasis. Dan akhir-akhir ini saya juga menemukan satu tulisan (sayapimaji.multiply.com) menyebut UU (anti) Parnografi sebagai fasis – atau saya salah menyimpulkan maksudnya mungkin orang-orang yang mengusahakan UU sebagai fasis. Saya melihat penyebutan fasis sudah menjadi senjata stigma buruk terhadap siapapun yang berlawanan dengan mereka. Mungkin awalnya ada titik berat kepada tindak kekerasan yang biasa dilakukan oleh korban penyebutan fasis itu seperti FPI misalnya. Namun tidak menutup kemungkinan menjadi generalisasi terhadap semua organisasi, individual yang tidak mereka sukai.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika mereka bisa objektif sebenarnya masalah kekerasan FPI yang biasa merusak tempat hiburan, mabok, prostitusi dll tidak bisa dilepaskan dari disfungsi aparatus negara untuk menertibkan tempat2 tsb yang notabene konsensus publik dan secara legal terkait dengan ‘penyakit masyarakat’ yang harus dilawan bersama oleh siapapun yang masih waras termasuk mereka yang mengklaim humanis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;FPI faktanya mengikuti prosedur legal antara lain melakukan pelaporan dan pelimpahan masalah yang terkait dengan penyakit masyarakat ini ke pihak berwajib namun terkesan responnya lambat dan atau kadang berkelit-kelit – karena mungkin takut ketahuan bolongnya. Dan faktanya justru ironis dimana terkadang ditemukan aparat pun terlibat memback-up operasional tempat2 tsb atau dalam kasus lain para preman yang melakukan back-up – yang tentu menjadi lebih provokatif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semestinya pihak2 yang terkait seperti pemerintah haruslah mendapat kritik yang sepadan malah bisa disebut pemerintahlah yang memiliki tanggungjawab utama untuk mengeliminasi penyakit2 masyarakat. Namun kenapa justru hanya salah satu pihak yang menjadi sorotan?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“Fasis siah!”, begitulah kefrustasian terungkap bila diterjemahkan dalam kata2 semisal ketika sebuah diskusi dihentikan secara paksa oleh elemen nasionalis pancasilais (Ultimus, bandung) – saya kurang tahu katanya juga elemen Islam juga terlibat. Memang sebenarnya ketika era keterbukaan lahir setelah runtuhnya rezim orba – secara simbolis dengan lengsernya Suharto, berbagai pihak dengan latar belakang ideologi berbeda berusaha menyebarkan pemikirannya apakah itu kapitalis-liberal, yang biasanya didanai oleh yayasan2 kepanjangan negara kapitalis seperti Asia Foundation, atau sosialis dan terakhir Islam – nasionalis tidak disebutkan karena bukan ideologi yang memiliki ide dasar dan metode penerapan yang darinya diturunkan solusi2 hidup diberbagai aspek kehidupan. Namun ketika berhadapan dengan sosialis, masyarakat, khususnya para nasionalis dan muslim, – tidak harus disamakan – cukup trauma akan kekerasan2 di masa lalu yg dilakukan kekuasaan kiri seperti pembantaian para ulama dan lawan politik yang biasa mereka sebut sebagai musuh kontra-revolusi (revolusi versi mereka).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi saya kira cukup dimengerti mengapa masyarakat begitu antipati dengan gejala menyeruaknya aktivisme kelompok kiri. Namun saya sendiri berpendapat memang harusnya lebih santun dalam menyikapi perbedaan. Fenomena yang terkait pemikiran harusnya dilawan dengan pemikiran juga tidak dengan kekerasan. Bukan begitu?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun saya juga tidak percaya bahwa jika misalnya kelompok kiri berhasil meraih kekuasaan lalu menerapkan apa yang mereka yakini, mereka bisa mentolerir kelompok atau pemikiran yang kontra terhadap pemikiran mereka. Ini tidak dikarenakan saya menggunakan fakta sejarah dimana negara kiri pun tercatat melakukan tindak kekerasan, pembunuhan lawan politik dan pemberangusan terhadap musuh-musuh mereka. Tapi dikarenakan sumber pemikiran, sumber doktrin merekapun mengabsahkan kekerasan terhadap lawan politik mereka. Saat itulah saya kira justru mereka yang benar2 fasis!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang penyebutan fasis sebagai stigma diperlukan antara lain untuk mengisolasi apa yang tidak mereka sukai agar dijauhi masyarakat pada saat yang sama melakukan propaganda bahwa mereka lebih humanis, altruis, ramah, tolerir agar sebaliknya diterima masyarakat — yang kemudian akan memudahkan penetrasi pemikiran (1).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Note:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(1) Persis seperti agen kapitalis-liberal bicara kemanusiaan, humanisme, toleransi pada saat yang sama mencibir musuh mereka, yang melawan hegemoni tuan mereka (amerika), dengan penyebutan ektrimis. Ironisnya justru merekapun melakukan tindakan kerekasan. Masih ingat bagaimana AKKBB yang terdiri dari elemen nasionalis dan liberal memprovokasi FPI –  berawal dari pelanggaran rute aksi AKKBB yang diizinkan polisi untuk menghindari bentrok dengan elemen Islam yang pada saat yang sama berdemonstrasi menolak kenaikan BBM — kemudian berhasil memprovokasi Negara, dengan bantuan media, ditandai dengan munculnya reaksi Negara dalam bentuk pernyataan ‘Negara tidak boleh kalah’ dari mulut SBY. Akhirnya memang negara tidak kalah dengan menunjukan kejantanannya dengan memvonis penjara pemimpin FPI. Kejantanan yang memalukan — salah ambil obat kejantanan mungkin. Kenapa asapnya ditangani tapi apinya (AKKBB) tidak tersentuh sama sekali?&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4679129560666021884-1845495355575418679?l=sonicfist.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sonicfist.blogspot.com/feeds/1845495355575418679/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sonicfist.blogspot.com/2008/12/written-on-december-4-2008-at-316-pm-by.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4679129560666021884/posts/default/1845495355575418679'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4679129560666021884/posts/default/1845495355575418679'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sonicfist.blogspot.com/2008/12/written-on-december-4-2008-at-316-pm-by.html' title='Penyebutan Fasis: Stigma'/><author><name>Sonicfist</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11178176864851064766</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4679129560666021884.post-5082064292337242182</id><published>2008-08-28T19:49:00.003+07:00</published><updated>2011-04-25T16:53:20.711+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Terjemahan'/><title type='text'>Melawan Pengendalian Pikiran</title><content type='html'>&lt;span style="font-style: italic;"&gt;Fighting Mind Control' oleh Peter  Chamberline untuk Ziopedia.org&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span style="font-style: italic;"&gt;(terjemahan oleh sonicfist)&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;David  Rockefeller menulis di halaman 405 dalam memoarnya:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Sebagian  orang percaya kami adalah bagian dari sebuah kabal global yang &lt;br /&gt;bekerja  melawan kepentingan-kepentingan Amerika, dan mengatakan bahwa &lt;br /&gt;keluarga  kami dan saya sebagai internasionalis yang berkonspirasi dengan &lt;br /&gt;pihak  lain dari seluruh dunia untuk membangun struktur politik dan &lt;br /&gt;ekonomi  yang lebih terintegrasi - satu dunia, begitulah. Jika demikian &lt;br /&gt;tuduhannya,  saya berdiri bersalah dan saya bangga akan hal tersebut" (1).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Kedaualatan  supra-nasional (lintas negara), dari bankir-bankir dunia &lt;br /&gt;dan elit  intelektual tentunya lebih menarik daripada oto-determinasi &lt;br /&gt;nasional  (kedaulatan nasional) yang dipraktikan beberapa abad &lt;br /&gt;belakangan"&amp;nbsp;  (2).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rockefeller dan para partner elitnya, dalam  rencana-rencananya untuk &lt;br /&gt;melakukan kejahatan melawan kemanusiaan,  sering tertawa saat &lt;br /&gt;tuduhan-tuduhan seperti demikian disebut diatas  muncul ke permukaan - &lt;br /&gt;bahwa ia adalah salah satu dari para ahli yang  tergabung dalam sebuah &lt;br /&gt;grup elit intelektual yang menjalankan  rencana rahasia yang terperinci &lt;br /&gt;untuk mengeliminasi bangsa-bangsa  dan menundukan dunia dengan Tata Dunia &lt;br /&gt;Baru. Media Barat dan Amerika  dengan patuhnya menjejalkan &lt;br /&gt;penyangkalan-penyangkalan sarkastik  Rockefeller ke setiap kesadaran yang &lt;br /&gt;ada melaui unit cuci otak TV  yang addiktif.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ia adalah penyumbang dana penting bagi sebagian  besar riset &lt;br /&gt;teknik-teknik modifikasi perilaku di Amerika dan Eropa.  Media yang &lt;br /&gt;dimiliki korporasi adalah komponen yang sangat penting  dalam &lt;br /&gt;persekongkolan terhadap semua bangsa ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Rencana elit  kuat ini bagi kediktaktoran dunia bersandar pada kemampuan &lt;br /&gt;ilmuwan  sosial/psikologi untuk mencuci otak ras manusia untuk menyerah. &lt;br /&gt;Dipercaya  bahwa kediktaktoran ilmiah (scientific dictactorship) dapat &lt;br /&gt;dikonstruksi  dengan menggunakan teknik-teknik ini dalam satu skala &lt;br /&gt;global. Kunci  utama dari rencana-rencana mereka adalah kedunguan kita &lt;br /&gt;sebagai ras  manusia. Dengan perhitungan-perhitungan (estimasi) rahasia &lt;br /&gt;mereka  saat proses pembodohan terhadapa Amerika mencapai titik jenuh &lt;br /&gt;yang  telah ditetapkan, perlawanan terhadap rencana-rencana mereka akan &lt;br /&gt;berakhir  dan Amerika secara sukarela akan berbaring dibawah marching boots.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ini  adalah penyesatan yang penuh tujuan ataukah kebodohan sederhana dari &lt;br /&gt;mereka  yang mengatakan bahwa tidak ada apa yang disebut rencana elit &lt;br /&gt;untuk  dominasi dunia, berdasar pada penundukan total ras manusia, karena &lt;br /&gt;faktanya  ada kertas yang sangat nyata merekam jejak bukti yang &lt;br /&gt;mendokumentasikan  penciptaannya. Sebuah porsikecil darinya terdiri dari &lt;br /&gt;dokumen-dokumen  yang bocor, namun sebagian besar darinya ditemukan dalam &lt;br /&gt;kutipan-kutipan  (quotations) dari para elit sendiri dan dalam &lt;br /&gt;dokumen-dokumen yang  telah mereka rilis ke dunia (tergoda oleh ego &lt;br /&gt;mereka bahwa mungkin  mereka pikir aman untuk melakukannya). Bukti-bukti &lt;br /&gt;ini tersedia bagi  tiap orang yang peduli untuk mencarinya, atau bagi &lt;br /&gt;tiap orang yang  tahu katakunci-katakunci dalam menemukannya. Nah, saya &lt;br /&gt;bermaksud  membicarakan beberapa diantaranya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jurubicara elitis  internasional (mereka menyebut diri mereka sendiri &lt;br /&gt;sebagai  "futuris") dengan berani memproklamasikan tujuan-tujuan para &lt;br /&gt;penguasa  kepada dunia. Mereka berbangga dengan rencana-rencana mereka &lt;br /&gt;untuk  menghancurkan kehendak bebas umat manusia (free will of mankind), &lt;br /&gt;yang  bertujuan untuk menjadikannya binatang liar bagi Tata Dunia Baru. &lt;br /&gt;Mereka  yang ragu (para skeptis / sceptics) mencoba menjatuhkan siapa &lt;br /&gt;saja  yang mencoba memperingatkan akan rencana-rencana yang akan datang &lt;br /&gt;untuk  Tata Dunia Baru, dengan menyebutnya sebagai "teorikus konspirasi" &lt;br /&gt;(seolah  itu satu hal buruk).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut adalah beberapa kutipan-kutipan  dari beberapa jurubicara mereka &lt;br /&gt;yang merangkum poin penting apa yang  ada dalam pikiran futuris untuk &lt;br /&gt;kita semua, para skeptis harus  meneliti riset yang disuguhkan berikut &lt;br /&gt;untuk mereka:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1.  Edward Bernays, keponakan sigmund freud, dalam bukunya tahun 1928, &lt;br /&gt;"Propaganda"  berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Manipulasi sadar dan cerdas akan kebiasan-kebiasan  teroganisir dan &lt;br /&gt;opini-opini dari massa adalah satu elemen penting  dalam masyarakat &lt;br /&gt;demokratis. Mereka yang memanipulasi mekanisme tak  terlihat dari &lt;br /&gt;masyarakat menyusun satu pemerintahan tak terlihat  yang merupakan &lt;br /&gt;kekuatan yang berkuasa yang sebenarnya di negeri  kita".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2.Bertrand Russell dalam bukunya tahun 1953, "The Impact  of Science on &lt;br /&gt;Society", halaman 49-50 (3), mengatakan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Khalayak  ramai tidak akan diizinkan mengetahui bagaimana &lt;br /&gt;keyakinan-keyakinan  dibuat. Ketika teknik ini telah sempurnakan, setiap &lt;br /&gt;pemerintahan  yang bertanggungjawab untuk pendidikan satu generasi akan &lt;br /&gt;mampu  menguasai subyek-subyeknya dengan aman tanpa perlu polisi dan &lt;br /&gt;tentara."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Pendidikan  harus bertujuan untuk menghancurkan kehendak bebas (free &lt;br /&gt;will),  sehingga, setelah siswa meninggalkan sekolah, mereka tidak akan &lt;br /&gt;mampu,  selama hidupnya, berpikir atau berbuat selain apa yang telah &lt;br /&gt;didiktekan  oleh kepala sekolahnya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Diet, injeksi, perintah-perintah akan  berkombinasi, sejak usia dini, &lt;br /&gt;untuk menghasilkan satu karakter dan  kepercayaan yang diinginkan oleh &lt;br /&gt;otoritas-otoritas, dan kritisisme  serius terhadap kekuatan yang berkuasa &lt;br /&gt;menjadi tidak mungkin."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Secara  bertahap, dengan pembiakan selektif, perbedaan-perbedaan bawaan &lt;br /&gt;(congenital)  antara penguasa dan yang dikuasai akan meningkat sampai &lt;br /&gt;mereka  hampir menjadi spesies yang berbeda. Pemberontakan rakyat akan &lt;br /&gt;mustahil,  tak terpikirkan seperti seperti tak terpikirkannya &lt;br /&gt;pemberontakan  kambing melawan praktik pemakanan daging kambing."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;[Pengamatan-pengamatan  Russel mendengungkan apa yang dikatakan oleh &lt;br /&gt;futuris sebelumnya,  seorang sosialis internasional yang menjadi icon &lt;br /&gt;popular, H.G.  Wells, seperti diungkapkan dalam cerita fiksi ilmiahnya, &lt;br /&gt;"Time  Machine". Karakter "Eloi" dan "Morlocks" (dalam cerita itu) &lt;br /&gt;mewakili  hasil akhir yang diharapkan&lt;br /&gt;dari campur tangan manusia terhadap  hukum alam melalui pembusukan &lt;br /&gt;(abomination) seperti "eugenics" --  bayi tabung -- dan manipulasi &lt;br /&gt;psikologis dan Farmasikologis.]&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3.  Bertrand Russell, dalam bukunya tahun 1931, "The Scientic Outlook" &lt;br /&gt;berkata:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dalam  perilaku seperti biasa, penguasa-penguasa ilmiah akan menyediakan &lt;br /&gt;satu  bentuk pendidikan bagi perempuan dan lelaki biasa, dan bentuk yang &lt;br /&gt;lainnya  bagi mereka yang diseting menjadi pemegang kekuatan ilmiah. &lt;br /&gt;Perempuan  dan lelaki biasa akan diharapkan menjadi orang yang mudah &lt;br /&gt;dikuasai  dan ditundukan, rajin, teliti, kurang pemikiran, dan berpuas &lt;br /&gt;diri.  Dari karakter-karakter ini rasa puas akan dianggap yang paling &lt;br /&gt;penting.  Untuk menghasilkannya, semua riset psikoanalisis, behaviorisme, &lt;br /&gt;dan  biochemistri akan dimainkan. Semua anak laki-laki dan perempuan akan &lt;br /&gt;belajar  dari usia dini untuk memiliki apa yang disebut sebagai karakter &lt;br /&gt;"co-operative"  yaitu melakukan persis apa yang dilakukan setiap orang &lt;br /&gt;(trend).  Sikap penuh inisiatif tidak akan didorong tumbuh dalam diri &lt;br /&gt;anak-anak  ini. Dan ketidakpatuhan, dengan tanpa hukuman, akan &lt;br /&gt;dihilangkan  dari mereka."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Dalam kesempatan-kesempatan langka, seperti ketika  seorang anak kecil, &lt;br /&gt;yang telah melewati umur tertentu dimana saat  itu telah biasa untuk &lt;br /&gt;menentukan status sosialnya, menunjukan  kemampuan yang tidak biasa &lt;br /&gt;seperti satu kemampuan intelektual yang  sebanding dengan para &lt;br /&gt;penguasanya. Pada titik ini situasi sulit akan  muncul dan ini memerlukan &lt;br /&gt;perlakuan serius. Jika anak muda itu puas  untuk meninggalkan rekan-rekan &lt;br /&gt;sebelumnya dan berbakti kepada para  penguasanya, dia mungkin akan &lt;br /&gt;dipromosikan melalui beberapa tes.  Namun jika dia menunjukan solidaritas &lt;br /&gt;yang disesalkan dengan  rekan-rekan sebelumnya, para penguasa akan &lt;br /&gt;menyimpulkan bahwa tidak  ada mesti dilakukan dengannya (selain &lt;br /&gt;membersihkannya)... sebelum  kecerdasannya yang lancang memiliki &lt;br /&gt;kesempatan untuk menyebarkan  semangat pemberontakan. Ini akan menjadi &lt;br /&gt;tugas yang menyakitkan bagi  para penguasa, tapi saya berpikir mereka &lt;br /&gt;tidak akan menarik diri  untuk tidak melakukannya."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Aldous Huxley mengatakan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Akan  ada di generasi mendatang, satu metode farmasikologis untuk &lt;br /&gt;membuat  orang-orang mencintai sikap pelayanannya dan untuk membuat &lt;br /&gt;kediktaktoran  tanpa air mata, begitulah. Menghasilkan sebuah kamp &lt;br /&gt;konsentrasi  tanpa kepedihan untuk seluruh masyarakat sehingga &lt;br /&gt;orang-orang akan  pada nyatanya kehilangan&amp;nbsp; kebebasannya namun malah &lt;br /&gt;menikmatinya  karena pikiran mereka akan dialihkan dari hasrat perlawanan &lt;br /&gt;apapun  memalui propaganda, atau pencucian otak atau (lebih tepatnya) &lt;br /&gt;pencucian  otak dengan metode farmasikologis (melalui obat-obatan dll). &lt;br /&gt;Dan  ini sepertinya menjadi revolusi pamungkas."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Usaha-usaha  pemerintah dan riset yang didanai swasta telah meluncurkan &lt;br /&gt;usaha  intensif untuk melakukan hal-hal buruk yang dijelaskan oleh para &lt;br /&gt;intelektual  tadi (Russel dkk). Program untuk menciptakan metodelogi &lt;br /&gt;ilmiah  untuk mengubah sifat alamiah manusia yang telah dimulai dalam &lt;br /&gt;eksperimenn-eksperimen  dalam terror massif yang dilakukan di akhir &lt;br /&gt;perang dunia 2, dalam  proyek "the Operations Research" yang mendukung &lt;br /&gt;lalu mempelajari  pengeboman2 atas Jerman. "The Strategic Bombing Survey" &lt;br /&gt;pada waktu  itu adalah satu rancangan untuk "Royal Air Force" untuk &lt;br /&gt;berkonsentrasi  melakukan pemboman terhadap perumahan para pekerja Jerman &lt;br /&gt;dengan  membiarkan target-target militer untuk menghancurkan &lt;br /&gt;moral/semangat  para pekerja Jerman. FEMA adalah sebuah lembaga pengganti &lt;br /&gt;alamiah  bagi "The Strategic Bombing Survey" di PPD 2. DR. Kurt Lewin, &lt;br /&gt;seorang  teorikus apa yang disebut oleh konspirator "Tavistock" sebagai &lt;br /&gt;manajemen  krisis, saat itu terlibat dalam dalam riset tsb. Lewin &lt;br /&gt;menggabungkan  ""The Strategic Bombing Survey" kedalam FEMA. -- DR. John &lt;br /&gt;Coleman  (4).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Metode kontrol perilaku yang dikembangkan oleh grup Dokter  Lewin telah &lt;br /&gt;diimplentasikan selama beberapa dekade, melalui media  yang dikuasai &lt;br /&gt;korporasi, sistem pendidikan yang korup,&amp;nbsp; dan budaya  industri &lt;br /&gt;medis/obat-obatan yang addiktif (dimana operasi obat-obat  milik &lt;br /&gt;pemerintah sangat menguntungkan. Obat-obatan "legal" atau  pipa-edar &lt;br /&gt;obat-obatan ilegal?). Sebagian besar ilmuwan yang  tergabung dalam proyek &lt;br /&gt;Lewin dan perumusan "fasisme bersahabat" ini  (sebagaimana proses yang &lt;br /&gt;dijelaskann dalam "Changing Images of Man"  yang diproduksi oleh para &lt;br /&gt;brainstormer di "Stanford Research  Institute") adalah ahli psikologi &lt;br /&gt;yahudi jerman dan rusia dan  ilmuwan sosial persuasi sekular, yang lari &lt;br /&gt;dari anti-semitism (jews  control terms sucks!) Eropa, sebelum perang, &lt;br /&gt;untuk kemudian bekerja  untuk Inggris dan Amerika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Riset yang berkembang dari ide ini  kemudia mulai berkembang di insitut &lt;br /&gt;yang cenderung rahasia  "Tavistock Institute", sebelum kemudian menyebar &lt;br /&gt;ke Atlantik lalu  masuk jaringan yayasan-yayasan (riset) Amerika, Think &lt;br /&gt;Tanks dan  institut2 lain. Institut2 ini telah berperan menjadi pemimpin &lt;br /&gt;bagi  kekuatan2 elit, menjalankan kampanye untuk menghancurkan Amerika &lt;br /&gt;dari  dalam.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para neo-konservatif zionis yang membajak kebijakan luar  negeri Amerika &lt;br /&gt;untuk kepentingan Israhell adalah produk dari korupsi  yang ditanamkan &lt;br /&gt;oleh para teorikus psikologis dan ilmuwan2 sosial  yahudi ini melalui &lt;br /&gt;yayasan elitis dan think tank. Ini adalah jalur  yang membawa mereka &lt;br /&gt;kepada kursi kekuasaan pemerintah dan meletakkan  Israhell secara tidak &lt;br /&gt;langsung pada punnggung penggembala,  mengamati dan menyesatkan &lt;br /&gt;gerombolan gembalaan Amerika.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut  semuanya adalah dari "pencucian otak oleh Zionis terhadap Amerika".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Metode  operasi yang dipilih oleh pegerakan ini adalah untuk merebut &lt;br /&gt;semangat  para konservatif dan memindahkannya kedalam satu bentuk fasisme &lt;br /&gt;baru,  yang dirancang setelah "Sosialisme Nasional". Keyakinan2 &lt;br /&gt;anti-muslim  yang mereka pegang menyediakan dasar bagi teori2 "master &lt;br /&gt;class"  mereka. Tujuan mereka adalah untuk membuktikan bahwa hanya yang &lt;br /&gt;kuat  layak diperlakukan sebagai manusia, menggunakan ideologi baru &lt;br /&gt;Amerika  yang disebut "exceptionalisme" atau "ketercualianisme" dan nasib &lt;br /&gt;yang  nyata. (5)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para konservatif zionis (zionist neocons) telah  mewariskan mesin &lt;br /&gt;pemerintah dan korporat yang telah&amp;nbsp; diambil alih  oleh agen2 zionis &lt;br /&gt;sebelumnya, menyertakan teknik2 pencucian otak  yang dikembangkan, dari &lt;br /&gt;metode psikiatri yang diciptakan sebagian  besar oleh para ahli &lt;br /&gt;psikologis yahudi. (6) Mereka telah  mengembangkan teori2 psikoterapi dan &lt;br /&gt;social engineering melalui  studi mereka soal sikap menyimpang alami dari &lt;br /&gt;manusia dan anti  semitisme dalam indoktrinasi psikologis Nazi di jantung &lt;br /&gt;fasis Eropa.  Ilmuwan sosial zionis mempelajari dunia yang telah &lt;br /&gt;terdistorsi oleh  nasionalisme fasis, mencoba menciptakan satu keilmuan &lt;br /&gt;untuk  memanipulasi kepribadian manusia, berharap dapat merubah mindset &lt;br /&gt;fasis  sehingga mungkin sungguh terjadi "never again" -- slogan Jews &lt;br /&gt;Defense  League, organisai teror rasis yahudi merujuk kepada "jangan &lt;br /&gt;sampai  terjadi lagi apa yg zionis sebut sebagai holocaust jerman.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para  propagandis pemerintahan korporat yang telah mempelajari karya &lt;br /&gt;mereka  (ilmuwan sosial tsb diatas) pada psikologi manusia&amp;nbsp; terburuk &lt;br /&gt;mengembangkan  sekelompok teknik psikoterapi yang sangat koersif dan &lt;br /&gt;manipulatif.  Pengkondisian therapis yang diciptakan oleh Sigmun Freud &lt;br /&gt;dan  rekannya menjadi landasan bagi teknik2 pencucian otak dan proses &lt;br /&gt;pengkondisian  terbalik, bertujuan untuk menghasilkan satu generasi baru &lt;br /&gt;para  fasis di Amerika dan dimanapun. Saat ini varian2 dari teknik2 &lt;br /&gt;psikologis  (spy-ops) ini sedang digunakan di setiap strata sosial untuk &lt;br /&gt;menguasai  dan memanipulasi sekelompok besar masyarakat yang mana yang &lt;br /&gt;sangat  jelas adalah memalui dunia periklanan, penyesatan informasi &lt;br /&gt;(disinformartioN)  oleh pemerintah dan melalui industri hiburan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para pengungsi  intelektual yahudi, yang telah lari dari NAZI Jerman dan &lt;br /&gt;Austria yg  kemdudian pindah ke Inggris dan Amerika, membawa elemen2 &lt;br /&gt;berbeda  dari Nazisme baru yang kemudian mereka merumuskannya kedalam &lt;br /&gt;ilmu2  spesialisasi dengan cara menginterpretasikan riset dan pengalaman &lt;br /&gt;pribadi  mereka. Mahasiswa neokonservatif didikan ilmuwan2 ini membentuk &lt;br /&gt;riset  mereka menjadi ilmu indoktrinasi politik (science of political &lt;br /&gt;indoctrination),  berdasarkan kepada kombinasi&amp;nbsp; pengetahun mereka akan &lt;br /&gt;teknik para  fasis dalam intimidasi dan penipuan.&amp;nbsp; zionis&amp;nbsp; Neokonservatif &lt;br /&gt;tidak  membangun mesin pemerintahnya, mereka hanya memasukan diri mereka &lt;br /&gt;sendiri  kedalam kursi kendali dan memaksa rakyat Amerika untuk berbaris &lt;br /&gt;senyap  di belakangnya. Melalui ketakutan dan intimidasi teroris, mereka &lt;br /&gt;memaksa  orag-orang untuk menerima ideologi fasis/rasis yang bila tidak &lt;br /&gt;dengan  cara demikian mereka tidak akan menerimanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mereka telah  mewariskan satu pemerintah yang mencari sendiri 'pelayan &lt;br /&gt;publik'  yang sebelumnya telah pensiun, sebagian besar diantaranya telah &lt;br /&gt;diindoktrinasi  dengan&amp;nbsp; ideologi baru di yayasan-yayasan (kebanyakan &lt;br /&gt;berasosiasi  dengan Tavistock Institute). Pare mentor mereka, para ahli &lt;br /&gt;psikologi  yahudi dan ilmuwan sosial yang merupakan pemain utama dalam &lt;br /&gt;sejarah  Tavistock, telah menyelesaikan persiapan yang baik dari kursi &lt;br /&gt;mereka  untuk ribuan yayasan dan think tank yang ada. The Tavistock &lt;br /&gt;Institute  adalah satu jejaring yayasan2 di Amerika dengan aset 6 Miliar &lt;br /&gt;Dollar  pertahun yang terdiri dari sepuluh institusi utama, 400 &lt;br /&gt;subsidiaries  serta 3000 kelompok studi dan think tank. Tavistock &lt;br /&gt;dibiayai oleh  "the Rockefeller Foundation". Dari posisi2 kuat ini, &lt;br /&gt;mereka  menerapkan teknik2 psikologis manipulatif yang telah dikembangkan &lt;br /&gt;oleh  Sigmun Freud dan para muridnya. (6)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Para ahli psikologi dan  ilmuwan sosial bekerja untuk Tavistock telah &lt;br /&gt;memasukan pemikikiran2  rendah Freud kedalam ideologi neokonservatif. Di &lt;br /&gt;Tavistock mereka  telah mengimplementasikan teknik pengkondisian massif &lt;br /&gt;sebagai satu  bagian dari rencana untuk menciptakan Fasis Amerika Zionis &lt;br /&gt;dan  sebuah dunia fasis. Rencana2 untuk kita sedikit lagi rampung.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Freud  mengungkapkan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Individu adalah musuh yang penting bagi  masyarakat dan memiliki &lt;br /&gt;keinginan2 bersifat insting yang harus  dibatasi agar masyarakat dapat &lt;br /&gt;berfungsi. Diantara keinginan2  bersifat insting ini adalah incest, &lt;br /&gt;kanibalisme dan kehausan  membunuh.."&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Karena orang kebanyakan adalah pemalas dan bodoh..  Jadi merusak adalah &lt;br /&gt;sifat alamiah manusia". Demikian klaimnya, bahwa  "adalah melalui mereka &lt;br /&gt;yang dapat memberikan contoh, yang dikenal  oleh masyarakat sebagai &lt;br /&gt;pemimpinnya, masyarakat dapat dipengaruhi  untuk melakukan pekerjaan dan &lt;br /&gt;renunciations yang padanya eksistensi  peradaban bergantung". Semua ini &lt;br /&gt;membentuk masyarakat yang liar jika  saja tidak untuk kekuatan2 yang &lt;br /&gt;beradab dan pemerintah yang  berkembang" - Dikutip dari "The Future of An &lt;br /&gt;Illusion" karya Sigmune  Freud (7).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di Tavistock penelitian2 Alxandre Kojeve terhadap  dialektika2 hegelian &lt;br /&gt;menyediakan pecahan teka-teki yang dicari oleh  para plotter zionis untuk &lt;br /&gt;memaksakan sati ideologi fasis baru  terhadap rakyat Amerika yang tak &lt;br /&gt;bersalah (unsuspecting). Adalah  interpretasi Kojeve terhadap "Hegel &lt;br /&gt;melalui lensanya Marx" dalam  thesisnya "End of History"&amp;nbsp; yang &lt;br /&gt;menghasilkan teori "clash of  civilization" Francis fukuyama. Lihat &lt;br /&gt;http://en.wikipedia.org/wiki/Alexandre_Kojeve&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan  menggunakan metode dialektika, mereka telah mengkonstruksi &lt;br /&gt;"bogeyman"  yang kredibel dalam bentuk &lt;br /&gt;Terorisme Islam, dengannya rakyat  Amerika digiring kedalam tangan &lt;br /&gt;terbuka Israel, sejak Negara Zionis  secara logis muncul sebagai &lt;br /&gt;anti-tesis dari para Islamis.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak  serangan 9/11 para Islamis diterlihat seperti menjadi kekuatan &lt;br /&gt;supranatural  yang sangat berbahaya. Kampanye gelap nan halus telah &lt;br /&gt;persis  berhasil menyamakan Islam secara keseluruhan dengan terorisme. &lt;br /&gt;Korporat  media telah menggelembungkan reputasi2 para Islamis sebagai &lt;br /&gt;teroris  dengan memfokuskan pada keberanian mereka melawan Soviet di &lt;br /&gt;Afghan.  Dalam ideologi neo-fasis yang telah diindoktrinasi, yang &lt;br /&gt;dirancang  setelah "Sosialisme Nasional/ National Socialism", orang-orang &lt;br /&gt;liberal  adalah para pengkhianat, para musuh polisi negara yang sedang &lt;br /&gt;berkembang.  Sedangkan para anti-liberal (konervatif) adalah agitator &lt;br /&gt;super-patriot  anti semit baru.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kampanye pelumpuhan pikiran mereka melalui  ketakutan dan intimidasi &lt;br /&gt;telah menciptakan kondisi dissonance dalam  pikiran khalayak Amerika, &lt;br /&gt;menjadikan mereka mudah mengikuti sugesti.  Dengan memanfaatkan metode &lt;br /&gt;cuci otak dari sekumpulan dinamika,  mereka membuat paradigma baru ini &lt;br /&gt;menjadi seperti sebuah "konsensus"  nasional. Hyper-pratiosm menjadi &lt;br /&gt;senjata untuk memaksakan satu  identitas kelompok fasis baru kedalam &lt;br /&gt;khalayak yang teracak  kesadarannya pasca 9/11. Pelajaran historis yang &lt;br /&gt;disampaikan oleh  pengungsi yahudi George Mosse (mentor dari agitator &lt;br /&gt;neo-konservatif  Michael Ledeen) mengenai keahlian2 indoktrinasi &lt;br /&gt;psikologis dan  politis yang digunakan oleh para propagandis Nazi, &lt;br /&gt;menunjukan jalan  transformasi fasis partai2 politik Amerika, dengan &lt;br /&gt;menggunakan  mitologi baru yang disebut Islamofasisme (8).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menurut ahli  psikologi yahudi lainnya, Martin Seligman, penulis buku &lt;br /&gt;berjudul  "Learned Optimism" (yang katanya merupakan antidot bagi &lt;br /&gt;ketakberdayaan  yang terpelajari), pikiran manusia dapat dilatih untuk &lt;br /&gt;secara pasif  dapat menerima situasi2 yang tidak mengenakan (9).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;".. dengan  meniadakan reaksi2 alamiah, yang pada saat normalnya bisa &lt;br /&gt;menimbulkan  usaha untuk melepaskan diri atau menguasai situasi. Ini &lt;br /&gt;adalah  kondisi depresi mendalam, yang dibentuk melalui keterlibatan yang &lt;br /&gt;lama  dalam realitas ketidakberdayaan .. Seorang dengan ketidakberdayaan &lt;br /&gt;bentukan  akan mudah menyerahkan tujuan-tujuannya jika ia beberapa kali &lt;br /&gt;gagal  dalam mencapainya. Orang seperti itu memperlihatkan apatisme, &lt;br /&gt;tidak  ada motivasi, depresi dan pesimis" (10).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Militer Amerika saat  ini sedang mengembangkan simulasi2 realitas virtual &lt;br /&gt;komputer,  berdasar teori ketidakberdayaan bentukan (learned &lt;br /&gt;helplessness),  untuk membantu operasi perang psikologis untuk membantu &lt;br /&gt;memanipulasi  penduduk dari seluruh bangsa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Tujuannya adalah untuk '....  menguji beberapa siklus aksi untuk &lt;br /&gt;mengantisipasi dan membentuk  perilaku musuh, yang netral ataupun kawan. &lt;br /&gt;Dengan mengaplikasikan  teori2 ekonomi dan psikologi manusia, para &lt;br /&gt;pengembangnya percaya  bahwa mereka dapat memprediksi bagaimana individu2 &lt;br /&gt;dan sekolompok  masa akan merespon berbagai tekanan.. Mereka mencoba &lt;br /&gt;mengantisipasi  bagaimana khalayak yang tertekan dapat dimanipulasi &lt;br /&gt;dengan cara  meningkatkan ketakutan dan ketidakberdayaan yang dipengarui &lt;br /&gt;ketidakmenentuan,  melalui pemunculan kejadian2 penyebab kepanikan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cara berfikir  A.I (kecerdasan buatan) dari simulasi2 komputer yang masif &lt;br /&gt;yang  digunakan program ini berdasar pada teori2 ahli psikologi kognitif &lt;br /&gt;keturunan  Israel Amerika, Daniel Kahneman (11).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jika kebangkitan kelas  rendah dapat ditunda hingga publik siap untuk &lt;br /&gt;menyerah dan siap  memberikan izin perbudakan dan pelanggaran legal, elit &lt;br /&gt;bisa mencapai  dominasi kekuatan. 12). TV mewakili mekanisme pemograman &lt;br /&gt;subliminal  (halus) untuk lingkaran perhatia manusia, yang telah &lt;br /&gt;diperkirakan  selama 14 detik, sebelum titik fokus lewat. Jika tidak &lt;br /&gt;karena  pengaruh yang kotinyu dari TV tingkatan perlawanan orang Amerika &lt;br /&gt;bisa  lebih tinggi:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Percobaan2 yang dilakukan oleh peneliti Herbert  Krugman menunjukan &lt;br /&gt;bahwa ketika seorang menonton TV, aktifitas otak  beralih dari bagian &lt;br /&gt;kiri otak ke bagian kanan. Paruh/ bagian kiri  dari otak adalah pusat &lt;br /&gt;aktifitas logis. Disini, informasi dipecah  menjadi komponen2 terpisah &lt;br /&gt;dan secara kritis dianalisis. Paruh/  bagian kanan otak, memperlakukan &lt;br /&gt;data yang masuk tidak secara  kritis, pemprosesan data lebih cenderung &lt;br /&gt;menghasilkan respon2  emosional daripada respon2 logis. Peralihan dari &lt;br /&gt;kiri ke kanan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersambung  &amp;gt;&amp;gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4679129560666021884-5082064292337242182?l=sonicfist.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sonicfist.blogspot.com/feeds/5082064292337242182/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sonicfist.blogspot.com/2008/08/melawan-pengendalian-pikiran.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4679129560666021884/posts/default/5082064292337242182'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4679129560666021884/posts/default/5082064292337242182'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sonicfist.blogspot.com/2008/08/melawan-pengendalian-pikiran.html' title='Melawan Pengendalian Pikiran'/><author><name>Sonicfist</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11178176864851064766</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4679129560666021884.post-6923412609932014281</id><published>2008-07-22T19:58:00.001+07:00</published><updated>2010-05-26T17:04:41.708+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='IWROTE'/><title type='text'>Rajab 28 OUR STATE was demolished</title><content type='html'>Tiga peristiwa penting terjadi di bulan suci Rajab. Peristiwa pertama  adalah Isra’ Mi’raj Nabi Muhammad SAW pada 27 Rajab. Kedua, adalah  pembebasan Baitul Maqdis pada 27 Rajab tahun 583 hijriah dari kaum  Salib. Ketiga, tragedi penghancuran khilafah oleh Inggris pada tanggal  28 Rajab tahun 1342 hijriah atau 3 Maret 1924. Setelah itu kaum muslimin  tidak memiliki institusi yang melindungi secara religius &amp;amp; politis.  &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dan? Black september, Perang Iran - Irak, Serangan Teluk 1991,  pembersihan etnik muslim Balkan, tanah kaum muslim menjadi arena perang  kepentingan kekuatan poros syetan dan poros rakus kapitalis barat,  Chech, Afrika, Afghan, dan lebih sejuta kaum muslim Irak dibersihkan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun  kawan, setelah para politisi barat dan media berusaha agar kata  'Khilafah' tidak menyeruak ke publik sejak 1924, ---agar tidak ada  pengembalian memori yang bisa menjadi pertanyaan2 akan kondisi ini dan  kaitannya dgn apa yang terjadi pada tanggal 28 Rajab tahun 1342  hijriah---, sekarang, nyatanya ia telah menjadi topik diskursus di  berbagai tempat di dunia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kata Khilafah saat ini tidak hanya  menjadi satu kata yang penting bagi gerakan2 Islam, namun menjadi satu  topik bagi para pengambil kebijakan di Barat, para analis, badan  intelejen, di Downing Street ataupun Washington DC. Apakah penyebutannya  dgn cara eksplisit atau implisit.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terlepas dari persepsi yang  mungkin berbeda dalam metode re-establishment / pendirian kembali  khilafah diantara gerakan Islam, Jumhur Ulama sepakat bahwa khilafah  adalah kewajiban kolektif kaum muslim. Haram hukumnya ketiadaan pemimpin  kaum muslimin melebihi tiga hari.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;One state, one flag, one army,  one security, one prosperity, one Imam, one Amir, for all muslim in the  world! united under Khilafah!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4679129560666021884-6923412609932014281?l=sonicfist.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sonicfist.blogspot.com/feeds/6923412609932014281/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sonicfist.blogspot.com/2008/07/rajab-28-our-state-was-demolished.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4679129560666021884/posts/default/6923412609932014281'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4679129560666021884/posts/default/6923412609932014281'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sonicfist.blogspot.com/2008/07/rajab-28-our-state-was-demolished.html' title='Rajab 28 OUR STATE was demolished'/><author><name>Sonicfist</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11178176864851064766</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4679129560666021884.post-3454166261042789719</id><published>2008-03-01T19:54:00.001+07:00</published><updated>2010-05-26T17:04:41.709+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='IWROTE'/><title type='text'>Walk For Khilafah: Long March, March 1st 2008</title><content type='html'>Harus berapa lama lagi kita menderita? Menjadi kelinci percobaan  berbagai senjata mutakhir, dari Bom Fosfor, Bom Napalm hingga Depleted  Uranium, menjadi target genosida, menjadi mainan para serdadu kuffar?  Harus berapa banyak lagi saudara kita disiksa, dan saudari kita  diperkosa? Harus berapa lama lagi kita hidup di bawah sistem yang tidak  kita inginkan? Harus berapa lama lagi kita hidup tanpa satu insitusi  yang melindungi harta, jiwa, darah dan Ideologi kita? Harus berapa lama  kita hanya bagai buih di lautan yang tidak memiliki kekuatan? Harus  berapa lama lagi kita jadi pecundang?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pada 3 Maret 1924 peristiwa  besar terjadi, Khilafah dihapuskan. Sejarah kelam ummat inipun dimulai.  Ironis, hanya sebagian kecil dari ummat ini yang menyadari, karena  terjadi depolitisasi parah yang dilakukan kuffar, membuat sebagian besar  ummat tidak menyadari apa yang terjadi. Terbukti dengan tidak adanya  gejolak yang berarti setelah konspirasi penghapusannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;84 tahun telah berlalu, kita tak akan pernah diam  kawan, tak akan pernah bungkam! Untuk terus meneriakan pentingnya  Khilafah. Biarlah para kuffar memanggil kita Islamo Fascist hanya karena  kita ingin hidup di bawah sistem ideologi kita. Biarlah, perang  pemikiran jadi omong kosong ketika kekuatan kuffar hanya terletak pada  persenjataan dan manipulasi media. Biarlah Khilafah kembali ketika  legitimasi para penguasa agen kapitalis kuffar hanya tinggal menunggu  ajal. Dan biarkan kami memilih sistem apa yang kami inginkan!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AKSI  SERENTAK&lt;br /&gt;Untuk memperingati dihapuskannya Khilafah, beberapa  kolektif di seluruh Indonesia yang tergabung dalam RISE! akan turun ke  jalan untuk melakukan aksi bertema "International Islamic Revolution  Underconstruction", serentak di berbagai kota.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk  kolektif-kolektif se Jabodetabek rencananya aksi berformat Long March  dengan Rute Lapangan Banteng Jakarta sampai Danau UI Depok. Standar,  akan ada orasi2 kecil dan pembagian Leaflet. Silahkan kawan download  Leafletnya di sini . Terima kasih klo kawan berinisiatif untuk membajak  dan menyebarkannya! Do that, dude!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Persenjataan yang kami bawa  selain leaflet adalah beberapa poster antara lain bercaption "Rise Islam  Rise Khilafah", "Demokrasi Pasti Mati", "Against Democracy,  Nationalism, Globalization, Capitalism, Communism" dan tentunya,  "International Islamic Revolution Underconstruction".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aksi  bersama ini serentak dilakukan di berbagai kota dan diorganisir oleh  RISE! dan disupport oleh:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kolektif :&lt;br /&gt;BlaBlu Community  (Serang), Brigade Lawan Arus ( Depok), Hambos Community (Jabodetabek),  Liberation Youth RIP (Bandung), The Pirates Community (Bandung),  Kolektif Jembatan Harokah (Jakarta &amp;amp; Bekasi), Liberation  Movement ( Samarinda), Liberation Youth Solo Raya (Solo), Menara  Revolusi (Makassar), reFRESH Community (Semarang), Liberationyouth.com,  Mainview.org;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Zines:&lt;br /&gt;Jurnal Omong Kosong, GrassRoot Zine, No  Compromise Zine, Revolt 'N Rise Zine, Openmind Minimagz, The Treasure,  High Voltage Zine, Savesgue Zine, One Liberation Zine, Suara Langit  Zine, Rebel Zine, Propaganda, Bunga Api Zine, Resist Zine.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Let's  take to the street, Let's walk for Khilafah!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4679129560666021884-3454166261042789719?l=sonicfist.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sonicfist.blogspot.com/feeds/3454166261042789719/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sonicfist.blogspot.com/2008/03/walk-for-khilafah-long-march-march-1st.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4679129560666021884/posts/default/3454166261042789719'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4679129560666021884/posts/default/3454166261042789719'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sonicfist.blogspot.com/2008/03/walk-for-khilafah-long-march-march-1st.html' title='Walk For Khilafah: Long March, March 1st 2008'/><author><name>Sonicfist</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11178176864851064766</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4679129560666021884.post-6451290680769683745</id><published>2008-01-03T19:55:00.003+07:00</published><updated>2010-05-26T17:04:41.709+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='IWROTE'/><title type='text'>Scene Report: Long March 1 Maret 2008</title><content type='html'>Beberapa kolektif yang tergabung dlm RISE! melakukan aksi Long March  menyusuri jalan2 utama Ibukota. Rute kami antara lain dimulai dari  Lapangan Banteng, Merdeka Selatan, Thamrin, Bundaran HI, Kuningan dan  seterusnya hingga daerah Jakarta Selatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kawan2 berangkat dari  tempat berbeda. Dari Markas Hambos, a.l kawan2 dari Bla Blu Community,  Brigade Lawan Arus dan The Pirates tiba di lokasi start long March,  Lapangan Banteng, terlebih dahulu. Sedangkan kawan2 dari LY RIP  berangkat dari Depok dan ada juga dari tempat lain. Ada juga kawan lain  yang bergabung ketika kami sudah di jalan. Antara lain Yusuf dari  GrassRoots Zine dan Openk dari BLA.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Baru  saja kami tiba Lapangan Banteng, Polisi setempat menanyakan Korlap.  Sial! Divan Semesta, korlap aksi Long March belum tiba, yang langsung  berangkat dari Depok. Di sela kami menunggu korlap kawan Thufail  Alghifari muncul. Kami berbincang soal aksi hari itu. Namun sayang doi  tidak bisa gabung dikarenakan ada tugas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setelah cukup lama  menunggu, akhirnya Divan Semesta muncul. Setelah tanya jawab dengan  Polisi, Long March pun segera dimulai dengan doa. Sepakat, Long March  dilakukan dengan dua baris, dipimpin Divan dan Pepei. Dengan iringan  tabuhan stick drum oleh kawan Cirex, BLA, pasukan berjumlah 25 itupun  berderap meninggalkan lapangan banteng dengan kawalan Polisi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dengan  Dress Code hitam-hitam, Bendera Hitam Merah dengan tulisan tauhid di  tenghnya, Poster-poster mencolok yang a.l berbunyi, "Rise Islam Rise  Khilafah", "Demokrasi Pasti Mati", "Against Democracy, Nationalism,  Globalization, Capitalism, Communism", dan teriakan-teriakan provokatif  seperti, "La Illa Ha Illa Alloh", "Kami ingin Khilafah", "Satukan Ummat  Dunia", Long March RISE! hari itu menjadi perhatian pengguna jalan dan  kumpulan massa lain yang kami lewati.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Leaflet, sebagai salah satu  senjata saat itu, kami bagikan kepada pejalan kaki, Satpam, Polisi,  Buruh Bangunan, pelajar, Ibu Ibu, Remaja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Setidaknya kami  melewati tiga kedutaan negara kapitalis yang sangat berperan aktif dalam  menjajah dan memendung kebangkitan yaitu, Kedubes USA, Inggris dan  Australia. Kami juga melewati Kedubes Serbia pernah membantai muslim  Kosovo. Walhasil kedubes2 inipun menjadi sasaran caci maki kami  khususnya Kedubes USA dan Inggris.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Selama aksi, beberapa kawan2  dari kolektif yang tergabung dalam RISE! bergantian melakukan orasi  bebas antara lain kawan Pepei, Dwijo (Hambos), Divan semesta  (Mainview.org), PYTM, Ade Abdillah, Reponpar (LY R.I.P) Solstance  (Liberationyouth.com), dan XXXX (Bla Blu Serang).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mencolok,  provokatif, berani, mengundang perhatian. Demikian adalah karakter aksi  dakwah yang dilakukan generasi pertama terbaik Islam dalam menyuarakan  kebenaran Islam walau dihadang dengan cemoohan, caci maki dan kekerasan.  Menyeruak di keramaian dengan seruan-seruan tegas dan berani.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Satu  gerakan yang muncul dari kesadaran tinggi akan ideologi yang diemban.  Begitu juga kami. Walau serba terbatas, aksi kami adalah cermin satu  kesadaran. Sadar bahwa satu Ideologi tanpa negara adalah absurd. Bahwa  Islam tanpa negara Islam, Khilafah, Imamah adalah absurd! Ketika banyak  yg mungkin untuk memilih pragmatis! &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Menggedor kesadaran massa  memang tidak mudah. Kompensasinya adalah kami memilih untuk tidak  terlalu serius. Makanya asoy saja ketika korlap berceloteh, "Anggap saja  jalan-jalan ringan. Jangan diberat-beratin". Walhasil kamipun benar2  rileks. Sesekali berhenti untuk istirahat. Aksi Long March yang awalnya  direncanakan berakhir di Depok, terpaksa kami akhiri di bilangan Tebet,  apalagi setelah mengetahui kawan Cirex dari BLA mengalami sedikit  masalah dengan Bootsnya :p However aksi kami memang sesuai rencana yaitu  berakhir di Depok!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berakhir di Depok dengan makan-makan ditengah  dinginnya kota Depok malam itu. Ya, akhirnya hak tubuh kami untuk  mendapat asupan setelah seharian 'gerak jalan', bisa terlaksana dengan  ikan bakar a la Depok.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kami telah berjalan dengan penuh  kesadaran, we have walked for Khilafah!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4679129560666021884-6451290680769683745?l=sonicfist.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sonicfist.blogspot.com/feeds/6451290680769683745/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sonicfist.blogspot.com/2008/01/scene-report-long-march-1-maret-2008.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4679129560666021884/posts/default/6451290680769683745'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4679129560666021884/posts/default/6451290680769683745'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sonicfist.blogspot.com/2008/01/scene-report-long-march-1-maret-2008.html' title='Scene Report: Long March 1 Maret 2008'/><author><name>Sonicfist</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11178176864851064766</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-4679129560666021884.post-4485597651375440206</id><published>2007-07-31T10:08:00.006+07:00</published><updated>2011-04-26T08:49:43.571+07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='IWROTE'/><title type='text'>Adalah Distribusi !!</title><content type='html'>&lt;span class="Apple-style-span" style="font-family: Arial; font-size: small;"&gt;&lt;span class="Apple-style-span" style="font-size: 13px;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Ada yang salah dengan perekonomian kita. Ya, di negeri yang kaya raya ini, kita harus rela mendengar berita bahwa telah terjadi busung lapar! Sialnya ada beberapa kasus dimana ini terjadi di daerah yang cukup hasil taninya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Di sisi lain kita bisa lihat bahwa sebagian besar tanah dikuasai para pengembang properti dan sebagian besar rakyat hidup tanpa lahan untuk apakah tempat tinggal ataupun sumber mata pencaharian!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apa yang terjadi adalah dalam sistem kapitalis bajingan yang sekarang diterapkan dengan segala bentuk teori dan aplikasi neo-liberal ekonomi. Pemerataan kekayaan adalah melalui mekanisme harga.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketika seseorang yang tidak mampu membeli pangan, papan maka ia tidak mendapat pemerataan. Artinya orang yang miskin selamanya tak akan mendapatkan kue pemerataan. Secara umum ini artinya mekanisme pasarlah yang melakukan pemerataan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi kapitalis sebenarnya tidak memiliki solusi yang tepat dalam hal pemerataan kekayaan dengan menyerahkan masalah pemerataan kepada pasar. Karena sudah pasti hanya mereka yang punya duit yang bisa merasakannya pemerataan itu malah mereka yang sangat kaya yang bisa mengakumulasikan barang konsumsi sehingga yang miskin tidak mendapat porsi. Dalam sistem kapitalis, ini adalah hak yang mesti dilindungi! Untuk utk memiliki apapun dengan cara apaun! Walau mesti mengorbankan khalayak umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sistem kapitalis yang memandang problem ekonomi adalah keterbatasan barang pemuas kebutuhan makanya solusi dari hal ini yang tercermin dalam pemikiran teori ekonomi kapitalis yang selalu berintikan bagaimana meningkatkan pertumbuhan ekonomi degan indikator besarnya GDP (gross domestic product).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Padahal sebenarnya masalah ekonomi adalah distribusi, demikian Islam berpendapat. GDP tidak bisa dijadikan sebagai barometer keberhasilan satu ekonomi negara. Mungkin saja GDP indonesia itu tinggi. Namun faktanya bahwa sebenarnya pendapatan perkapita yang merupakan hasil bagi pendapatan nasional dengan jumlah penduduk tidak mencerminlan pemeraatan pendapatan. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Contoh income nasional 2000 $ dibagi 2000 penduduk sama dengan 2 $ pendapatan perkapita. Faktanya yang 2000 $ ini sering dikuasai segelentir orang. Dimana kita lihat buktinya segelintir orang kaya raya, memeliki aset miliyaran dalam bentuk aset bergerak atau tidak dalam waktu yang sama rakyat kelaparan, tidak memiliki tanah,rumah dsb.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kita juga bisa melihat fakta bahwa dunia pertama yang terdiri dari negera2 kaya yang tergabung dalam G8 ternyata mengkonsumsi hampir sebagian besar hasil produksi. Padahal populasi mereka lebih kecil dari dunia ketiga yang terdiri dari negara berkembang. Pada saat di negara kaya, mereka membuang satu produk/ food dalam jumlah besar untuk mempertahankan kestabilan harga, di sisi lain pada saat yang sama jutaan orang kelaparan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dunia sains dan teknologi telah mampu melakukan rekayasa genetika dan diversifikasi pangan untuk menciptakan akselerasi panen dan peningkatan quantity hasil panen. Namun mengapa jutaan orang harus kelaparan ?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama dengan hak cipta, penemuan2 ilmiah yang sejatinya untu kemajuan ummat manusia secara umum, namun kemudian menjadi barang modal yang kepemilikannya eksklusif. Sehingga tidak ada alih teknologi. Malah melebar menjadi rintangan bagi mereka yang mampu mengembangkan teknologi yang sama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yah hak cipta yang kemudian mengakibatkan hadirnya monopoli sains dan teknologi serta pengembangannya oleh dunia pertama memang mampu melesatkan industri kontemporer. Namun sains dan teknologi tak lebih jadi sekrup kerakusan produksi kapitalis yang mana telah menciptakan kondisi pengeksplotasian alam secara parah dan meluas di dunia ketiga. Dalam waktu yang sama mereka mencela dunia ketiga yang mereka eksploitasi melalui tangan2 yang tak terlihat dalam bentuk utang2 yang berkedok investasi dll.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Cikarang, 31 Juli 2007, I was employed in EJIP&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/4679129560666021884-4485597651375440206?l=sonicfist.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://sonicfist.blogspot.com/feeds/4485597651375440206/comments/default' title='Post Comments'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://sonicfist.blogspot.com/2007/07/adalah-distribusi.html#comment-form' title='0 Comments'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4679129560666021884/posts/default/4485597651375440206'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/4679129560666021884/posts/default/4485597651375440206'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://sonicfist.blogspot.com/2007/07/adalah-distribusi.html' title='Adalah Distribusi !!'/><author><name>Sonicfist</name><uri>http://www.blogger.com/profile/11178176864851064766</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='16' height='16' src='http://img2.blogblog.com/img/b16-rounded.gif'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
